Kabupaten Bekasi targetkan kekebalan kelompok dua pekan mendatang

id Percepatan target,Target kekebalan kelompok,Percepatan vaksinasi,Kekebalan dua pekan mendatang,Kabupaten Bekasi

Kabupaten Bekasi targetkan kekebalan kelompok dua pekan mendatang

Ketua Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bekasi Dani Ramdan melakukan rapat koordinasi penanganan COVID-19 di Command Center Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Senin (20/9). ANTARA/Pradita Kurniawan Syah.

Cikarang, Bekasi (ANTARA) - Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menargetkan kekebalan kelompok atau herd immunity bisa tercapai dalam dua pekan mendatang menyusul capaian vaksinasi yang signifikan di wilayah itu dalam beberapa hari terakhir.

"Selain untuk menekan kasus penyebaran, target itu dicanangkan demi menurunkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ke level 2," kata Ketua Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bekasi Dani Ramdan di Cikarang, Senin.

Dia mengatakan target percepatan pembentukan herd immunity dicanangkan setelah capaian vaksinasi menunjukkan peningkatan yang signifikan bahkan Kabupaten Bekasi pernah mencatatkan jumlah vaksinasi hingga 70.000 orang dalam satu hari.

"Jadi tentu saja ini target yang optimistis akan tercapai. Dengan segala percepatan yang dilakukan serta vaksinasi massal yang didukung seluruh kalangan, dalam satu-dua pekan ini optimis targetnya akan tercapai," katanya.

Baca juga: Dorong percepatan "herd immunity", PKS Bekasi gelar vaksinasi massal
Baca juga: Disdik Kota Bekasi evaluasi berjenjang PTM terbatas


Dani menyatakan capaian vaksinasi harian kini meningkat signfikan dari semula hanya sekitar 12.000-15.000 vaksin per hari menjadi hingga 40.000 sampai 50.000 vaksin. Rekor vaksinasi tertinggi terjadi pada Agustus lalu mencapai lebih dari 70.000 vaksin.

"Kalau laju harian vaksinasi bisa lebih dari 30.000-40.000 per hari, seperti rekor yang pernah dicapai kemarin sampai 70.000 per hari, maka menurut perhitungan Satgas Provinsi, pada Oktober 2021 Kabupaten Bekasi bisa menuntaskan 80 persen target vaksinasi," katanya.

Meningkatnya capaian vaksinasi, kata dia, tidak lepas dari bertambahnya jumlah relawan kesehatan dari semula hanya 600 orang kini mencapai 4.000 orang. Keaktifan pemerintah daerah dalam mengajukan pasokan vaksin ke pusat juga dinilai turut mempengaruhi.

Baca juga: Pemkot Bekasi buka sentra vaksinasi di Stadion Patriot
Baca juga: Penumpang kereta api di Stasiun Kranji Bekasi divaksinasi COVID-19


Dani mengaku vaksinasi saat ini telah menjangkau 52 persen atau sedikitnya 1.257.253 warga untuk dosis vaksin tahap pertama. Dengan vaksinasi masif yang terus dilakukan, dalam dua pekan ke depan, Dani optimistis target herd immunity 70 persen vaksin tahap pertama dapat tercapai.

"Jadi bukan hanya dilihat kasusnya yang memang sudah sangat menurun, tapi jika ingin PPKM turun ke level 2 ada syarat baru yaitu tingkat vaksinasi harus mencapai 70 persen. Sekarang sudah mencapai 52 persen, semoga dalam satu atau dua minggu ke depan, kita mencapai 70 persen itu sehingga bisa turun ke level 2," ucapnya.

Dani menjelaskan sejumlah langkah yang selama ini sudah dilakukan oleh Pemkab Bekasi dalam menekan angka kasus COVID-19 yakni dengan penerapan tempat isolasi mandiri terpusat, percepatan vaksinasi, serta disiplin menerapkan protokol kesehatan ketat.

"Kasus COVID-19 kita harus tetap berada di bawah, oleh karena itu caranya pertama yang kami terapkan agar setiap kasus positif harus isolasi di tempat isolasi terpusat, kedua vaksinasinya dipercepat, yang ketiga masker tetap dipakai," kata dia.

Baca juga: 23.602 dosis vaksin disuntikkan ke pengunjung mal di Bekasi
Baca juga: Wali Kota Bekasi ajak pekerja ikut vaksinasi
Baca juga: Kota Bekasi buka gerai pelayanan vaksinasi COVID-19 di pusat belanja

Pewarta : Pradita Kurniawan Syah
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar