BPIP gandeng mahasiswa menggali nilai Pancasila dari karya seni

id BPIP,Bedah Musik,Untirta,nilai nilai pancasila

BPIP gandeng mahasiswa menggali nilai Pancasila dari karya seni

Tangkapan layar ketika Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Hariyono memberi sambutan dalam acara “Bedah Musik Kebangsaan: Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Lewat Musik” yang dikutip dari kanal YouTube BPIP RI, Jumat (24/9/2021). ANTARA/Putu Indah Savitri

Jakarta (ANTARA) - Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Hariyono mengajak mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) di Banten untuk menggali nilai-nilai Pancasila dari karya seni, khususnya seni musik.

“Mari kita gali dan kita kembangkan (nilai-nilai Pancasila, Red.) untuk menjadi bagian dari dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Hariyono dalam sambutannya ketika membuka acara “Bedah Musik Kebangsaan: Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Lewat Musik” yang dikutip dari kanal YouTube BPIP RI, Jumat.

Hariyono berpandangan, dunia seni mampu memadukan nilai-nilai lampau dengan nilai-nilai masa kini. Kemampuan tersebut, ujarnya, menunjukkan kolaborasi antara tradisi dan perkembangan zaman.

“Nanti nilai-nilai Pancasila juga begitu. Tidak menolak yang modern dan tidak terjebak dengan yang lampau,” kata dia pula.

Pancasila, kata Hariyono, harus bisa memadukan elemen-elemen tradisional dengan elemen-elemen modern. Perpaduan tersebut akan menjadi bagian dari dinamika kehidupan warga negara Indonesia (WNI) untuk mencapai mimpi dan tujuan para pejuang kemerdekaan.

“Mereka memimpikan Indonesia merdeka dan maju,” katanya lagi.

Selaras dengan yang disampaikan oleh Hariyono, Deputi Hubungan Antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi, dan Jaringan BPIP Paryono juga menyampaikan bahwa nilai-nilai Pancasila yang terkandung di dalam karya seni musik dapat membangkitkan karakter kebangsaan.

Oleh karena itu, dengan membedah musik, kemudian mempelajari berbagai narasi dan elemen penyusunnya, mahasiswa akan memahami nilai-nilai kebangsaan yang bisa menjadi acuan dalam berperilaku.

“Tujuan dari bedah musik ini, kita bisa menumbuhkan rasa kebangsaan di dalam diri mahasiswa,” ujar Paryono.

Acara Bedah Musik Kebangsaan dilakukan secara hybrid, yakni gabungan antara daring (dalam jaringan) dan luring (luar jaringan), Kamis (23/9). Sebanyak 50 mahasiswa mengikuti acara ini secara luring dan lebih dari 500 mahasiswa mengikuti secara daring.

Dalam menyelenggarakan acara ini, BPIP berkolaborasi dengan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Synergy for Indonesia, dan Indonesia Care.
Baca juga: Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Lewat Musik
Baca juga: MPR: Butuh "role model" implementasikan nilai-nilai Pancasila

Pewarta : Putu Indah Savitri
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar