Banda Aceh kembali buka objek wisata setelah PPKM level 3

id Aceh,COVID-19,pariwisata,prokes,PPKM,zona merah,zona orange,ekonomi,bisnis

Banda Aceh kembali buka objek wisata setelah PPKM level 3

Wisatawan mengunjungi objek wisata Situs Tsunami Kapal PLTD Apung, di Desa Punge Blang Cut, Banda Aceh, Aceh, Sabtu (25/9/2021). ANTARA FOTO/Ampelsa.

Banda Aceh (ANTARA) - Pemerintah Kota Banda Aceh kembali membuka sejumlah objek wisata setelah keluar dari zona merah dan beralih ke zona orange, serta berada pada status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.

"Iya sudah kita buka kembali beberapa objek wisata, ini karena Banda Aceh sudah berstatus zona orange dan PPKM level 3," kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Banda Aceh Iskandar, di Banda Aceh, Senin.

Sebelumnya, sejak saat Banda Aceh ditetapkan sebagai daerah dengan resiko tinggi penularan COVID-19 dan PPKM level 4 seluruh tempat wisata ditutup, bahkan akses jalan menuju lokasi wisata pantai Ulee Lheue juga ditutup total.

Iskandar mengatakan, meskipun sejumlah tempat wisata sudah kembali dibuka, namun tidak bebas seperti biasanya, melainkan dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Baca juga: Pelaku UMKM Banda Aceh diminta tak layani wisatawan langgar prokes

Para wisatawan, kata Iskandar, diwajibkan disiplin prokes dengan selalu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan saat mengunjungi lokasi wisata.

Kemudian, kepada para pengelola diminta untuk mengawasi para pengunjung yang datang agar benar-benar mematuhi prokes, dan jangan sampai melebihi dari batasan 50 persen.

Tak hanya itu, lanjut Iskandar, pelaku usaha UMKM di lokasi wisata juga diimbau untuk menerapkan prokes dalam melaksanakan aktivitas jual-beli, jika tidak melayani mereka yang abai prokes.

Baca juga: Pembukaan objek wisata Banda Aceh untuk membantu UMKM

"Kita harapkan semua ketentuan prokes ini dijalankan dengan baik, dan tidak melayani para pengunjung yang tidak mematuhi prokes," ujarnya.

Iskandar menyampaikan, Pemerintah Banda Aceh terus melakukan berbagai upaya dalam memutuskan mata rantai penyebaran COVID-19 di ibu kota provinsi Aceh ini, salah satunya peningkatan vaksinasi.

"Alhamdulillah dalam beberapa waktu ini angka COVID-19 Banda Aceh sudah turun, dan upaya vaksinasi masyarakat sendiri sudah melebihi 60 persen," kata Iskandar.

Baca juga: Satgas COVID-19 Banda Aceh awasi tempat wisata dari pelanggaran prokes

Baca juga: Disbudpar Aceh optimistis sektor wisata kembali bergeliat


#ingatpesanibu 
#sudahdivaksintetap3M 
#vaksinmelindungikitasemua 
 

Pewarta : Rahmat Fajri
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar