Panglima TNI minta prajurit maksimal bantu pengamanan PON XX Papua

id Panglima TNI,PON XX Papua,pembukaan PON,pengamanan pon papua

Panglima TNI minta prajurit maksimal bantu pengamanan PON XX Papua

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kiri) dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kanan) mendampingi Presiden RI Joko Widodo (lima kiri) meresmikan arena olahraga PON XX Papua, Sabtu (2/10/2021). ANTARA/HO-Puspen TNI

Jakarta (ANTARA) - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto meminta seluruh prajurit yang membantu pengamanan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua agar bekerja secara maksimal dan penuh rasa tanggung jawab.

Panglima TNI menyampaikan pesan itu kepada prajurit dan anggota Polri di sela tugas mendampingi Presiden RI Joko Widodo meresmikan tujuh arena pertandingan PON XX di Papua, Sabtu.

“Prajurit TNI dan anggota Polri yang bertugas agar melaksanakan tugas pengamanan dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab,” kata Panglima TNI berpesan kepada pasukan pengamanan PON XX sebagaimana dikutip dari siaran tertulis yang diterima di Jakarta.

Sebanyak 9.371 pasukan gabungan TNI dan Polri bertugas menjaga ketertiban dan keamanan seluruh rangkaian acara PON XX Papua pada 2-15 Oktober 2021.

Pembukaan PON, yang dijadwalkan berlangsung Sabtu malam ini, rencananya akan dihadiri secara langsung oleh Presiden RI Joko Widodo bersama sejumlah menteri, dan pejabat terkait lainnya.

Panglima TNI dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo turut mendampingi Presiden dan mengawal kegiatan RI 1 di Papua, Sabtu.

Presiden sebelum membuka PON XX Papua, juga meresmikan tujuh arena olahraga, yang seluruhnya digunakan sebagai lokasi pertandingan. Presiden meresmikan tujuh arena olahraga itu dengan menandatangani prasasti yang ada di masing-masing lokasi.

Tujuh arena olahraga itu, yaitu Istora Papua Bangkit, Arena Akuatik, Arena Panahan, Arena Kriket, Arena Hoki, Arena Sepatu Roda, dan Arena Dayung.

Istora Papua Bangkit di Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura memiliki kapasitas 3.148 penonton. Bangunan seluas 7.740 meter persegi itu mengantongi tiga rekor MURI, yaitu pemasangan textile duct ring terpanjang, atap dome terluas tanpa baut, dan atap baja lengkung bentang terpanjang.

Tidak jauh dari Istora, Arena Akuatik di Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura merupakan bangunan seluas 17.783 meter persegi. Bangunan itu memiliki kapasitas 1.500 penonton. Arena Akuatik di Papua telah mendapatkan sertifikasi Federasi Renang Internasional (FINA).

Di Kampung Harapan, selain Istora Papua Bangkit dan Arena Akuatik, juga ada Arena Panahan yang berdiri di atas lahan seluas 33.600 meter persegi, sementara arena kompetisi luasnya 10.000 meter persegi.

Di Doyo Baru, Kabupaten Jayapura ada dua arena pertandingan yang diresmikan oleh Presiden, yaitu Arena Kriket dan Arena Hoki.

Kemudian, Arena Sepatu Roda di Bumi Perkemahan Waena, Kota Jayapura dibangun di atas lahan seluas 19.800 meter persegi, sementara luas arena kompetisi 5.320 meter persegi. Arena Sepatu Roda di Waena, Papua ini telah mengantongi sertifikasi FOP World Skate Standard.

Terakhir, Arena Dayung berada di Teluk Youtefa, Kota Jayapura. Kawasan Arena Dayung mencakup daerah reklamasi 19.771 meter persegi dan lintasan 1,7 hektare.
Baca juga: Ka Ops Deraku Cartenz pimpin apel pengamanan pembukaan PON Papua
Baca juga: Panglima TNI dan Kapolri pastikan PON Papua berlangsung aman

Pewarta : Genta Tenri Mawangi
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar