Itera buka Prodi Rekayasa Tata Kelola Air Terpadu pertama di Indonesia

id Itera,Lampung,Institut Teknologi Sumatra,Bandarlampung,Lampung Slatan,Mahasiswa,Pendidikan

Itera buka Prodi Rekayasa Tata Kelola Air Terpadu pertama di Indonesia

Rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera) Prof. Mitra Djamal. Minggu, (10/10/2021). (ANTARA/Ho-Humas Itera)

Bandarlampung (ANTARA) - Institut Teknologi Sumatera (Itera) resmi membuka Program Studi (Prodi) Rekayasa Tata Kelola Air Terpadu (TKA) yang disebut sebagai  pertama di Indonesia.

"Prodi tersebut saat ini sedang membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui jalur seleksi khusus, dan menyediakan beasiswa pendidikan penuh bagi tiga calon mahasiswa berprestasi yang terpilih," kata Rektor Itera Prof. Mitra Djamal di Bandarlampung, Minggu.

Dia menyebutkan pembukaan prodi baru tersebut merupakan bagian kontribusi Itera dalam memenuhi kebutuhan sumber daya manusia (SDM) di bidang rekayasa tata kelola air terpadu di Sumatera dan Indonesia yang semakin dibutuhkan.

Baca juga: Itera vaksinasi mahasiswa guna mendukung perkuliahan tatap muka

Ia pun mengatakan bahwa pihaknya juga langsung membuka jalur pendaftaran khusus pada prodi baru ini hingga memberikan beasiswa bagi calon mahasiswa yang berprestasi melalui seleksi khusus.

"Tentunya saya sangat bersyukur dengan izin yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi atas pembukaan prodi tersebut," kata dia.

Dosen Program Studi Prodi Rekayasa Tata Kelola Air Terpadu Itera, Rahma Yanda, S.Si., M.Eng., Ph.D., menjelaskan Prodi Rekayasa Tata Kelola Air Terpadu merupakan prodi yang mengintegrasikan ilmu, teknologi, kerekayasaan, manajemen dan tata kelola air.

Baca juga: Dirjen Dikti dukung percepatan pengembangan Itera menuju BLU

"Prodi ini memiliki kurikulum yang fokus pada bidang keairan, mengintegrasikan ilmu, teknologi, kerekayasaan, manajemen dan akuntabilitas dalam pengelolaan dan pemanfaatan air," kata dia.

Ia mengatakan bahwa prodi pertama di Indonesia ini, mengemban misi berkontribusi pada pemberdayaan potensi alam di wilayah Sumatera khususnya, dan Indonesia serta dunia melalui keunggulan dalam menyelenggarakan pendidikan sarjana di bidang rekayasa tata kelola air terpadu melalui proses pembelajaran yang berkualitas tinggi dan efisien.

Rahma menyebutkan prospek kerja bagi lulusan prodi ini sangat terbuka, mulai dari menjadi akademisi, praktisi dan peneliti, baik di lembaga pemerintahan maupun swasta yang berkaitan dengan bidang sumber daya air di antaranya yaitu Kementerian PUPR, Kementerian ESDM, Kementerian Pertanian, LIPI, LAPAN, PDAM, perusahaan konsultan dan kontraktor dan tenaga pengajar.

Baca juga: Mahasiswa Itera buat teknologi penyuling air laut tenaga surya

Baca juga: Rektor Itera minta wisudawan terapkan ilmu di masyarakat

Ia mengatakan pendaftaran prodi ini dibuka untuk lulusan SMA/MA jurusan IPA/ SMK atau sederajat dan Paket C yang lulus tahun 2019, 2020, dan 2021, dengan kuota mahasiswa baru angkatan pertama sebanyak 50 orang.

"Calon mahasiswa juga disyaratkan tidak buta warna dibuktikan dengan surat keterangan bebas buta warna yang akan diunggah saat pendaftaran. Beberapa dokumen pendaftaran yaitu rapor pendidikan SMA/SMK kekas XII legalisir, ijazah legalisir, dan surat keterangan hasil ujian nasional (SKHUN)," kata dia.

Pandaftaran dibuka 5-10 Oktober 2021, dan seleksi dilakukan pada 8 - 11 Oktober 2021, wawancara pada 11-12 Oktober 2021, dan awal perkuliahan akan dilaksanakan pada 18 Oktober 2021.

Informasi selengkapnya tentang pendaftaran prodi TKA ITERA dapat diakses melalui laman https://tka.itera.ac.id/ atau melalui akun instgram: @pmb.itera dan call center/WA: wa.me/+6285839171276.

Baca juga: FTUI gelar bursa karier virtual diikuti 13 ribu peserta

Baca juga: RSUI terima dukungan pengadaan fasilitas kesehatan dari Bank Mandiri

Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar