BKSDA datangkan pawang cegah gangguan harimau di Aceh Selatan

id Berita Aceh Terkini,Berita Aceh,Berita Aceh Terbaru,BKSDA,Harimau Sumatera

BKSDA datangkan pawang cegah gangguan harimau di Aceh Selatan

Dokumentasi pawang harimau bernama Syarwani (70) pada 2009. Sekarang dia dipanggil Kantor Konservasi Sumber Daya Alam Tapaktuan, Aceh Selatan, dari Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, untuk membantu memindahkan harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) yang masuk ke kawasan pemukiman warga di Seuleukat, Kecamatan Bakongan Timur, Kabupaten Aceh Selatan. FOTO ANTARA/Irwansyah Putra

Meulaboh (ANTARA) - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh mendatangkan pawang harimau guna melakukan penanganan terhadap adanya seekor harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae), yang masuk ke perkebunan warga di kawasan Seuleukat, Kecamatan Bakongan Timur, Kabupaten Aceh Selatan.

Kepala Seksi Wilayah II BKSDA Subulussalam Aceh, Hadi Sofyan, yang dihubungi dari Meulaboh, Rabu mengatakan pawang harimau itu bernama Syarwani dari Meulaboh, ibu kota Kabupaten Aceh Barat.

Baca juga: Pemkab datangkan pawang atasi gangguan harimau di Aceh

“Kami sengaja mendatangkan pawang guna membantu penanganan gangguan harimau di Aceh Selatan,” kata Sofyan.

Ia mengatakan, ada harimau yang diketahui masuk ke perkebunan di kawasan Aceh Selatan, setelah mereka mendapatkan laporan dari masyarakat.

Baca juga: Pawang didatangkan untuk atasi gangguan harimau di Aceh Selatan

Mereka berharap dengan kehadiran pawang harimau ke Aceh Selatan, gangguan satwa liar yang dilindungi negara itu akan dapat teratasi.

Sebelumnya, Sofyan meminta masyarakat agar jangan mendekat ke areal perkebunan yang dilaporkan ada harimaunya itu karena belum diketahui bagaimana kondisi harimau sumatera itu.

Baca juga: BBKSDA Riau datangkan pawang harimau asal Aceh

"Ttim BKSDA Aceh masih berada di tempat lokasi, berupaya melakukan penggiringan agar harimau kembali masuk hutan. Mudah-mudahan harimau tersebut menjauh dari perkebunan, sehingga warga dapat beraktivitas seperti biasa di kebun mereka," kata dia.

Baca juga: Singa Kebun Binatang Bunuh Pawang

Pewarta : Teuku Dedi Iskandar
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar