Satgas sebut Kota Kendari nihil kasus aktif COVID-19

id Satgas, kota, Kendari, nol, kasus, COVID-19

Satgas sebut Kota Kendari nihil kasus aktif COVID-19

Perkembangan kasus COVID-19 di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara per 14 Oktober 2021 yang menunjukkan semua pasien aktif COVID-19 telah sembuh. (ANTARA/HO-Satgas C0VID-19 Kota Kendari)

Kendari (ANTARA) - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menyatakan saat ini kotanya nihil kasus dari pasien terinfeksi SARS-CoV-2.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kendari Algazali di Kendari, Kamis, mengatakan semua pasien aktif di kota itu yang melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing karena masuk kategori orang tanpa gejala (OTG) telah sembuh.

"Alhamdulillah, per 14 Oktober 2021, kasus aktif COVID-19 di Kota Kendari yang sebelumnya tersisa tiga orang kini semua sembuh," kata dia.

Algazali menyampaikan, ketiga pasien OTG yang sembuh yaitu masing-masing satu orang dari Kecamatan Poasia, Kendari dan Kendari Barat.

Baca juga: Satgas: Pasien aktif COVID-19 di Kota Kendari tersisa tujuh orang

Baca juga: Pasien aktif COVID-19 di Kota Kendari tersisa 51 orang


Algazali menyampaikan perkembangan COVID-19 di daerah itu hari ini hanya terdapat pasien sembuh, sedangkan kasus positif tidak ada penambahan.

Secara keseluruhan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di daerah itu sebanyak 7.712 dari jumlah itu 7.617 persen dinyatakan sembuh. Sedangkan kasus meninggal sejak merebaknya wabah itu hingga saat ini tercatat 95 orang.

Algazali mengingatkan semua pihak agar menaati protokol kesehatan utamanya 5M yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas ketika menjalankan aktifitas produktif sehari-hari.

"Protokol kesehatan harus selalu dilakukan dalam menjalankan aktifitas kita sehari-hari sehingga tidak ada lagi warga yang terinfeksi COVID-19," kata Algazali menegaskan.

Dia juga mengajak masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi yang digalakkan pemerintah sebagai upaya meningkatkan imun tubuh sehingga mencegah dari infeksi virus corona jenis baru dan variannya,*

Baca juga: Kasus aktif COVID-19 di Kota Kendari turun menjadi 232 orang

Baca juga: Wali Kota Kendari tegaskan kartu vaksin bukan syarat pelayanan publik

Pewarta : Muhammad Harianto
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar