BKKBN ajak masyarakat perkuat Pancasila dengan 8 fungsi keluarga

id BKKBN,Pancasila,8 fungsi keluarga

BKKBN ajak masyarakat perkuat Pancasila dengan 8 fungsi keluarga

Tangkapan layar ketika Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Nopian Andusti (kanan) memberi paparan materi dalam seminar nasional bertajuk “Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Membangun Keluarga Indonesia yang Berkarakter Pancasila” yang disiarkan secara langsung di kanal YouTube BPIP RI, Rabu (27/10/2021). ANTARA/Putu Indah Savitri

Jakarta (ANTARA) - Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Nopian Andusti mengajak masyarakat untuk memperkuat Pancasila dengan mengimplementasikan delapan fungsi keluarga dalam kehidupan sehari-hari.

"Nilai-nilai Pancasila akan tertanam di dalam masyarakat dengan cara melaksanakan delapan fungsi keluarga secara optimal," kata Nopian ketika memberi paparan materi dalam seminar nasional bertajuk Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Membangun Keluarga Indonesia yang Berkarakter Pancasila yang disiarkan secara langsung di kanal YouTube BPIP RI, Rabu.

Adapun delapan fungsi keluarga yang dimaksudkan oleh Nopian adalah fungsi keagamaan, fungsi sosial budaya, fungsi cinta kasih, fungsi perlindungan, fungsi reproduksi, fungsi sosialisasi dan pendidikan, fungsi ekonomi, serta fungsi pembinaan lingkungan.

Fungsi keluarga telah diatur di dalam Peraturan Pemerintah Nomor 87 Tahun 2014 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana, dan Sistem Informasi Keluarga.

Nilai-nilai luhur Pancasila, kata Nopian, terkandung di dalam setiap fungsi keluarga. Oleh karena itu, ketika suatu keluarga telah melaksanakan delapan fungsi keluarga dengan baik, dia meyakini nilai-nilai luhur dalam Pancasila dapat terimplementasikan dengan baik pula.

"Misalnya, fungsi sosial budaya. Orang tua menjadi contoh dalam bertutur kata, bersikap, dan bertindak. Ini merupakan implementasi nilai Pancasila Sila Kedua dan Sila Ketiga," ucap Nopian.

Di sisi lain, kehadiran BKKBN merupakan bentuk dari kehadiran negara di dalam keluarga untuk membantu anggota keluarga beradaptasi dan menjawab tantangan era digitalisasi.

BKKBN, kata dia, akan memberi penguatan kapasitas bagi orang tua dan keluarga tentang pengasuhan pada era Revolusi Industri 4.0, menjamin terlaksananya fungsi keluarga, melakukan pendekatan menggunakan strategi dan media yang relevan, hingga mengintervensi Generasi Z sebagai calon orang tua.

"Mari kita bangun kekuatan ketahanan keluarga agar dapat menghasilkan generasi-generasi yang hebat dan betul-betul menanamkan nilai-nilai Pancasila," kata Nopian.

Baca juga: Kepala BKKBN sebut UAI tunjukkan Indonesia memiliki toleransi tinggi

Baca juga: BKKBN: Keluarga berkualitas kunci sukses Indonesia Emas 2045

Pewarta : Putu Indah Savitri
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar