Kasus positif COVID-19 harian 26 provinsi di RI kurang dari 10 orang

id COVID-19,kasus harian

Kasus positif COVID-19 harian 26 provinsi di RI kurang dari 10 orang

Ilustrasi - Tes usap COVID-19. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.

Jakarta (ANTARA) - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 melaporkan berdasar data yang dihimpun hingga Rabu siang menunjukkan bahwa kasus positif COVID-19 harian 26 provinsi di Indonesia kurang dari 10 orang.

Data Satgas Penanganan COVID-19 yang diterima di Jakarta, Rabu, menyebutkan provinsi tersebut antara lain Sumatera Utara, Banten, Bali, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Bangka Belitung, Kalimantan Utara, Sumatera Barat dan Sulawesi Utara.

Kemudian Provinsi Aceh, Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Tengah, Riau, Jambi, Lampung, Kepulauan Riau, Papua dan Maluku Utara.

Baca juga: Kasus positif COVID-19 harian kurang dari 10 ada di 21 provinsi

Sementara itu, Provinsi Bengkulu, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Barat dan Maluku tercatat mengalami nol kasus harian positif COVID-19.

Secara keseluruhan, kasus positif COVID-19 harian bertambah 480 orang pada hari ini, total 4.249.323 orang di Indonesia terkonfirmasi positif COVID-19.

Namun demikian, sebanyak 531 pasien positif COVID-19 sembuh sehingga penyintas COVID-19 di Indonesia menjadi berjumlah 4.096.194 orang.

Baca juga: DKI dan Jabar dominasi penambahan kasus terkonfirmasi harian

Hingga saat ini, kasus aktif COVID-19 turun 65 orang sehingga 9.537 orang di Indonesia tercatat masih dalam perawatan dan isolasi.

Sementara itu, korban meninggal dunia akibat COVID-19 bertambah 14 orang. Total kasus meninggal karena COVID-19 menjadi 143.592 jiwa.

Satgas COVID-19 mencatat sebanyak 299.600 spesimen sedang dalam pemeriksaan tenaga kesehatan dan laboratorium, sementara sebanyak 7.082 orang diawasi sebagai suspek COVID-19.

Baca juga: Dinkes catat kasus harian COVID-19 di Lampung bertambah 11 pasien

Baca juga: Dinkes sebut zona hijau COVID-19 di Gunung Kidul capai 99,79 persen


Pewarta : Sanya Dinda Susanti
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar