PLN sambung gratis listrik ke 200 rumah miskin di Makassar

id Sambungan listrik gratis,PLN sulserabar,Warga kurang mampu

PLN sambung gratis listrik ke 200 rumah miskin di Makassar

Pihak PLN menyerahkan bantuan kepada Salah seorang warga penerima bantuan penyambungan listrik gratis di taman Pakui, Makassar, Sulawesi Selatan. (Foto/HO/dok PLN Sulselrabar.)

Makassar (ANTARA) - Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Wilayah (UIW) Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara (Sulselrabar) akan menyambung listrik gratis kepada 200 rumah di Makassar, Sulawesi Selatan.

"Sasaran program ini adalah masyarakat tidak mampu dan yang menyambung listrik langsung dari jaringan PLN di Kota Makassar dan Kabupaten sekitarnya," kata General Manager PLN UIW Sulselrabar Bambang Yusuf melalui siaran persnya diterima, Minggu.

Ia mengatakan, PLN UIW Sulselrabar menjadi pionir yang menginisiasi dan memberikan bantuan penyambungan listrik gratis pertama di Sulawesi. Ini dilakukan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat utamanya kurang mampu.

"Saat ini telah tersambung empat rumah tangga miskin di Kota Makassar dan Kabupaten sekitarnya," tutur Bambang.

Penyambungan dilaksanakan secara simbolis oleh General Manager Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran Sulawesi Suroso Iskandar di Taman Pakui Sayang Kota Makassar (24/3) dengan daya 450 VA melalui program CSR PLN Unit Induk Wilayah Sulselrabar.

Salah seorang pelanggan, Sitti Maemunah warga jalan Nusantara Baru yang mendapat penyambungan listrik secara gratis, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada PLN karena program tersebut bisa mengurang biaya penyambungan listrik.

Bagi keluarga yang menyambung dengan levering (sambung langsung) membayar lebih mahal dibandingkan keluarga yang tersambung listriknya langsung ke PLN.

Sebagai contoh, keluarga yang menyambung listrik secara langsung menghabiskan biaya kurang lebih Rp40 ribu per bulannya, sedangkan bila menggunakan listrik PLN dengan daya 450 VA pelanggan hanya membayar kurang lebih Rp30 ribu.

Artinya, masih ada penghematan Rp10 ribu. Pelanggan bisa lebih banyak menggunakan peralatan listrik seperti lampu, pemasak nasi, televisi, dan setrika.*

 

Pewarta : M Darwin Fatir
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar