ANTARA - ​​Yayasan Sejarah dan Budaya Kaltara menggelar dialog hibrida bertajuk "Urgensi Kampus/Fakultas Budaya di Kaltara" guna mendesaknya wadah akademik melestarikan kearifan lokal di wilayah perbatasan. Digelar di Aula Kantor Gubernur Kalimantan Utara pada Rabu (24/6), momentum ini untuk memetakan langkah konkret persiapan sumber daya manusia serta kolaborasi lintas sektor demi merawat situs sejarah dan meneguhkan identitas Bumi Benuanta. (Rohil Fidiawan Mokmin/Dudy Yanuwardhana/Winanto)