Tarakan (Antara News Kaltara)-  Open Turnament Tenis Men’s Future 2015 yang mengambil tajuk Piala Gubernur Kalimantan Utara mendapat dukungan penuh dari Pemprov Kaltara. Bahkan dalam kesempatan itu, Penjabat Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie menyaksikan langsung pertandingan sejumlah petenis dari berbagai negara. Pertandingan diselenggarakan di lapangan Tenis Indoor Telaga Keramat , dimulai sejak 30 Maret hingga berakhir 5 April mendatang.

    Selama bertugas menjadi Pj Gubernur Kaltara, bagi Irianto ini merupakan turnamen tenis kedua. “Ini sudah dua kali bagi saya, kita pemprov mendukung penuh terutama terkait dukungan finansial. Secara pribadi dan dewan pengawas Bankaltim mendorong agar bank tersebut menjadi sponsor utama,” ujar Irianto, kemarin (31/3).

      Terlaksananya turnamen ini, karena mendapat pembiayaan sepenuhnya dari pihak sponsor utama. Pemprov dalam hal ini memberikan fasilitas dan disesuaikanb dengan kemampuan APBD. “Insya Allah ajang kejuaraan ini dapat dilaksanakan setiap tahunnya. Diharapkan dengan adanya tenis internasional seperti ini bisa dijadikan sarana promosi Kaltara dan khususnya Kota Tarakan,” kata Irianto.

     Selain itu, dengan adanya turnamen ini memberikan keuntungan dari prestasi olahraga dan kegiatan ekonomi lokal. Karena petenis yang bertanding datang dari berbagai negara, diantaranya Amerika Serikat, Selandia Baru, Malaysia, Thailand, Jepang dan tuan rumah Indonesia. “Mereka (petenis) datang kemari dengan biaya sendiri, hotel sendiri dan belanja di Tarakan. Secara tidak langsung mereka menjadi turis mancanegera,” imbuhnya.

     Untuk hadiah Men’s Future 2015 ini jumlah yang disiapkan sebesar USD 10 ribu. Menurut Irianto, hadiah merupakan salah satu yang menarik. Tetapi dengan hadiah yang ada saat ini, sudah banyak peserta. Soal hadiah akan ditentukan sponsor utama. “Ke depan jika pemprov Kaltara mempunyai keuangan yang memadai, tentu punya niat meningkatkan jumlah hadiah,” cetusnya.

     Sekadar informasi, bahwa kemarin (31/3) telah memulai babak utama. Sejumlah petenis Indonesia pun turun bertanding. Salah satu unggulan Indonesia, Christoper Rungkat berpasangan dengan petenis Toshihide Matsuji (Jepang), berhadapan dengan Nam Hoang Ly (Vietnam)/Jirat Navasirisomboon (Thailand). Bahkan petenis Tarakan, Ahmad Maulana Bezuri pun bertanding, menghadapi petenis Thomas Brechemier (Perancis). Masih ada beberapa petenis Indonesia bertanding memperebutkan tiket ke babak berikutnya.