Bogor (Antara News Kaltara) – Kreasi dan inovasi yang
dilakukan Pemerintah Provinsi Kaltara mendapatkan apresiasi. Kali ini,
Pengelolaan Informasi Geospasial yang mulai dikembangkan sejak tahun 2015 lalu
mendapatkan penghargaan
Bhumandala Award Kategori Simpul Jaringan Berkembang. Penghargaan diserahkan oleh Menteri PPN/Kepala
Bappenas Bambang P. S. Brodjonegoro kepada Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie dalam acara Peringatan Hari Informasi
Geospasial 2016 di Kantor Badan Informasi Geospasial, Cibinong, Bogor, Senin
(17/10). Irianto
menjelaskan, penghargaan yang melewati rangkaian penilaian yang ketat ini
diberikan karena Kaltara, meskipun sebagai daerah baru dimana saat ini berusia
tiga tahun dan enam bulan. Namun dinilai memiliki komitmen terhadap pengelolaan
Informasi Geospasial (IG) dan berhasil meletakkan pondasi demi terwujudnya
simpul jaringan.
“Kita memiliki komitmen
dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) untuk 5 tahun ke depan
Kaltara sudah menganggarkan kurang lebih Rp 20 miliar untuk kegiatan
geospasial. Alhamdulillah pondasi yang baru kita bangun mendapatkan apresiasi
dan penghargaan. Kami tidak berharap untuk menang, tapi masuk nominasi pun
cukup berbangga. Karena dari 34 provinsi, hanya Kaltara dan Kalimantan Timur
serta beberapa kabupaten kota diantaranya Sragen dan Kota Manado yang dinilai
oleh tim,â€ujarnya
Selain itu, lanjut
Irianto pihaknya berkomitmen menyusun sistem informasi tata ruang karena ke
depan manfaatnya sangat besar dan dibutuhkan bukan hanya oleh pemerintah tetapi
bagi swasta yang ingin berinvestasi di Kaltara.
Gubernur mengatakan,
simpul jaringan ini adalah institusi yang bertanggungjawab dalam
penyelenggaraan, pengumpulan, pemeliharaan, pemutakhiran, pertukaran dan
penyebarluasan tentang data lokasi geografis yang ada di provinsi Kalimantan
Utara.
“Salah satu produk kita
yaitu SIMTARU yang merupakan aplikasi online dengan menyajikan Informasi di
media publik sesuai kebutuhan masyarakat,†jelas Irianto.
Menurutnya, penerapan
aplikasi simtaru telah dilakukan sejak tahun 2015 lalu. Namun, akses secara
keseluruhan belum dapat diunduh oleh semua pihak. Sebab, Peraturan Rencana Tata
Ruang Wilayah Provinsi masih dalam tahap pembahasan bersama DPRD Kaltara
sehingga hanya dapat diakses beberapa intitusi seperti di lingkungan SKPD.
“Karena apa yang kami
upload di simtaru ini, data itu belum bisa dikatakan valid kalau belum ada
perda RTRW-nya,†jelasnya.
Hal yang menjadi dasar
penilaian dari Badan Informasi Gesopasial pusat yakni, berkaitan tentang
kuatnya urgensi IG untuk kawasan perbatasan Negara dan pengelolaan sumber daya
alam yang ada. Selain itu terkait kebijakan dan kelembagaan yang telah dibangun
terhadap IG dengan membentuk Pokja terhadap simpul jaringan yang ada di
masing-masing SKPD termasuk dukungan kebijakan anggaran.
“Simtaru hasil kerjasama Pemprov Kaltara bersama Lembaga
Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) dengan mencantumkan fitur SPBP (Sistem Pemantauan Bumi Provinsi)
yang memudahkan publik memperoleh data citra satelit resolusi menengah dan tinggi secara gratis,â€ujarnya.
Kaltara Kembali Raih Penghargaan - Raih Bhumandala Award Kategori Simpul Jaringan Berkembang
TERIMA PENGHARGAAN : Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie menerima penghargaan dalam Menteri/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro pada acara peringatan Hari Informasi Geospasial di Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (17/10). (dok humas)
TERIMA PENGHARGAAN : Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie menerima penghargaan dalam Menteri/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro pada acara peringatan Hari Informasi Geospasial di Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (17/10). (dok humas)