8 orang dengan status PDP di Tarakan
Kamis, 26 Maret 2020 19:15 WIB
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tarakan, Devy Ika Indriana. Antara/Susylo Asmalyah
Tarakan (ANTARA) - Sebanyak 8 orang masuk dalam status Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dengan 2 orang terkonfirmasi negatif sedangkan 6 orang masih dalam perawatan.
Sedangkan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 59 orang, dimana pemantauan dilakukan oleh puskesmas sesuai wilayah tempat tinggal ODP.
“Jumlah ODP yang sudah selesai menjalani pemantauan sebanyak 16 orang, dinyatakan sehat serta mendapatkan surat keterangan sehat dari puskemas,” kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tarakan, Devy Ika Indriana di Tarakan, Kamis.
Warga yang melaporkan diri melalui hotline Dinas Kesehatan setelah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit, tanpa gejala dengan kondisi sehat sebanyak 283 orang dan akan terus dilakukan pemantauan kondisi.
Kemudian jumlah orang yang memiliki riwayat kontak erat resiko tinggi sebanyak 2 orang. Saat ini tetap dilakukan karantina rumah dan pemantauan kondisi kesehatan.
“Agenda selanjutnya dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tarakan akan melaksanakan desinfeksi melalui penyemprotan desinfektan di fasilitas umum dan jalan raya utama Tarakan,” kata Devy.
Pelaksanaan kegiatan direncanakan pada tanggal 27-28 Maret 2020. Lokasi pelaksanaan penyemprotan di fasilitas umum, jalan utama, sekitar pasar, pelabuhan dan bandara.
Baca juga: WHO minta serang balik COVID-19 saat "lockdown"
Baca juga: Gubernur Kaltara iimbau untuk pertahankan Zero Positif Covid-19
Sedangkan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 59 orang, dimana pemantauan dilakukan oleh puskesmas sesuai wilayah tempat tinggal ODP.
“Jumlah ODP yang sudah selesai menjalani pemantauan sebanyak 16 orang, dinyatakan sehat serta mendapatkan surat keterangan sehat dari puskemas,” kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tarakan, Devy Ika Indriana di Tarakan, Kamis.
Warga yang melaporkan diri melalui hotline Dinas Kesehatan setelah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit, tanpa gejala dengan kondisi sehat sebanyak 283 orang dan akan terus dilakukan pemantauan kondisi.
Kemudian jumlah orang yang memiliki riwayat kontak erat resiko tinggi sebanyak 2 orang. Saat ini tetap dilakukan karantina rumah dan pemantauan kondisi kesehatan.
“Agenda selanjutnya dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tarakan akan melaksanakan desinfeksi melalui penyemprotan desinfektan di fasilitas umum dan jalan raya utama Tarakan,” kata Devy.
Pelaksanaan kegiatan direncanakan pada tanggal 27-28 Maret 2020. Lokasi pelaksanaan penyemprotan di fasilitas umum, jalan utama, sekitar pasar, pelabuhan dan bandara.
Baca juga: WHO minta serang balik COVID-19 saat "lockdown"
Baca juga: Gubernur Kaltara iimbau untuk pertahankan Zero Positif Covid-19
Pewarta : Redaksi
Editor : Susylo Asmalyah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jangan panik, virus ini sudah terdeteksi di Indonesia dan kenali gejala HMPV
07 January 2025 23:57 WIB, 2025
Presiden Jokowi luncurkan IndoVac, vaksin COVID-19 buatan dalam negeri
13 October 2022 11:17 WIB, 2022
COVID-19 naik lagi, 80.000 turis terjebak di Sanya China karena "lockdown"
09 August 2022 8:19 WIB, 2022
Menkes minta kembali pakai masker meski WHO nyatakan level COVID-19 Indonesia aman
13 July 2022 7:11 WIB, 2022
Subvarian baru corona muncul, Satgas anjurkan warga kembali pakai masker
12 July 2022 9:09 WIB, 2022
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
Pemprov Kaltara Usulkan Pembangunan Rumah Sakit Tipe B di Tanjung Selor ke DPR
29 November 2025 21:13 WIB