Tanjung Selor (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) memastikan ketersediaan dan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG aman menjelang Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru). Pasalnya, tim pegawas dan pengendalian pendistribusian BBM dan LPG Provinsi Kaltara telah bersurat ke PT Pertamina (Persero) meminta agar Pertamina menjaga stabilisasi pasokan aman untuk persiapan Nataru. Bahkan, tim secara intens telah berkoordinasi dengan Pertamina melakukan pegawasan serta mencari langkah antisipasi ketika ada permasalahan di lapangan.

Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Provinsi (Setprov) Kaltara Rohadi mengungkapkan, jika sesuai kuota ketersediaan BBM dan LPG di Kaltara saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari. Hanya saja, memang akan ada penambahan distribusi yang diminta langsung oleh lembaga penyalur.

Selain itu, mengingat kebutuhan masyarakan akan BBM dan LPG cenderung meningkat menjelang Nataru. “Untuk menghadapi lonjakan permintaan terhadap BBM dan LPG menjelang Nataru, serta permintaan langsung dari lembaga penyalur maka pendistribusian BBM dan LPG akan ditambah. Pertamina menyiapkan 7 hingga 8 persen untuk penambahan penyaluran BBM dan LPG di Kaltara,” kata Rohadi.

Sebagai informasi, sesuai data dari Pertamina, per Oktober 2020, tercatat realisasi penyaluran BBM berjenis solar di Provinsi Kaltara mencapai 22,806 kilo liter atau 74 persen dari kuota 30,415 kilo liter. BBM berjenis kerosene di Nunukan, realisasinya mencapai 590 kilo liter atau 80,27 persen dari kuota 735 kilo liter. Dan untuk BBM berjenis premium, realisasinya mencapai 59,115 kilo liter atau 70,49 persen dari kuota 83,861 kilo liter. Sedangkan LPG 3 kilogram, realisasinya mencapai 9,464 metrik ton atau 83 persen dari kuota 11,293 metrik ton.


Pewarta : Reky
Uploader : Firsta Susan Ferdiany
Copyright © ANTARA 2024