Catatan Ilham Bintang -Tokoh bioskop Indonesia Johan Tjasmadi meninggal dunia
Jumat, 7 Oktober 2022 10:43 WIB
Catatan Ilham Bintang - Tokoh bioskop Indonesia Johan Tjasmadi meninggal dunia (Ist)
Jakarta (ANTARA) - Innalillahi Wainnailaihi Rojiun.
Telah berpulang,
HM Johan Tjasmadi, Tokoh Film dan Bioskop Indonesia. Ia wafat Jumat (7/10) pukul 09.00 WIB di rumahnya, Jalan Kebon Jeruk Jakarta Barat. Almarhum meninggal dalam usia 85 tahun. Meninggalkan seorang istri, anak dan cucu.
Berita duka itu disampaikan oleh Ibu Hj Nurhayati, isteri almarhum. Menurut Hj Nurhayati, Pak Johan wafat akibat sakit parkinson yang dideritanya tiga tahun terakhir.
HM Johan Tjasmadi lahir 1 Juni 1937 di Pekalongan. Semasa hidup, lebih separuh usianya diabdikan di dunia film, memimpin organisasi film dan bioskop. Ia juga memproduksi film dan beberapa kali menjadi penulis skenario dan sutradara film.
Almarhum salah satu tokoh penting perfilman khususnya perbioskopan di Tanah Air. Pak John -- begitu akrab dipanggil puluhan tahun memimpin GPBSI ( organisasi bioskop) dan beberapa kali menjadi Ketua Panitia Festival Film Indonesia.
Selain itu ia juga aktif menulis kolom di berbagai media pers, dan menerbitkan Majalah Film.
Ia mengawali karir di film dari bawah sekali. Lalu meningkat menjadi menejer bioskop Orion (1954).
Daya tarik film membuat ia meninggalkan pekerjaannya di bidang transportasi dan EMKL (1957-1959) dan perdagangan umum (1960-1965).
Terpilih pertama kali sebagai Ketua GPBSI perwakilan Jakarta tahun 1967 merangkap sebagai sekjen GPBSI Pusat 4 periode berturut (1970-1974 sampai 1987-1992) dan Ketua Umum GPBSI Pusat 1992-1997.
Ia menjadi anggota Dewan Film Nasional (1979-1992) dan sebagai ketua Umum Panitia Tetap (Pantap) Festival Film Indonesia (1988-1992).
Selanjutnya, ia terpilih sebagai Ketua Badan Pertimbangan Perfilman Nasional (BP2N), pengganti/pelanjut Dewan Film. Pak John pernah juga menjadi anggota MPR-DPR RI 3 masa bhakti, 1987-1992, 1992-1997 dan 1997-2002.
Mantan Pemimpin Umum Majalah FILM itu adalah penerima Hadiah "Jamaluddin Malik pada 1993”Terakhir ia menjadi produser pelaksana film kolosal Fatahillah (1996-1997). Jenasah almarhum akan dimakamkan ba’da Salat Jumat di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
(* H Ilham Bintang,
- wartawan senior dan pengusaha Indonesia juga dikenal sebagai "raja infotainment" serta "pelopor jurnalistik infotainment" di Indonesia.
- Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat.
- Pendiri Cek & Ricek).
Baca juga: Catatan Ilham Bintang - Mengenang Wartawan Senior Hermansyah
Baca juga: Catatan Ilham Bintang - Selamat jalan Pak Irsyad
Baca juga: Catatan Ilham Bintang - In Memoriam Rima Melati: "Artis Dengan Lingkup Pergaulan dari Presiden hingga Pelayan Resto"
Telah berpulang,
HM Johan Tjasmadi, Tokoh Film dan Bioskop Indonesia. Ia wafat Jumat (7/10) pukul 09.00 WIB di rumahnya, Jalan Kebon Jeruk Jakarta Barat. Almarhum meninggal dalam usia 85 tahun. Meninggalkan seorang istri, anak dan cucu.
Berita duka itu disampaikan oleh Ibu Hj Nurhayati, isteri almarhum. Menurut Hj Nurhayati, Pak Johan wafat akibat sakit parkinson yang dideritanya tiga tahun terakhir.
HM Johan Tjasmadi lahir 1 Juni 1937 di Pekalongan. Semasa hidup, lebih separuh usianya diabdikan di dunia film, memimpin organisasi film dan bioskop. Ia juga memproduksi film dan beberapa kali menjadi penulis skenario dan sutradara film.
Almarhum salah satu tokoh penting perfilman khususnya perbioskopan di Tanah Air. Pak John -- begitu akrab dipanggil puluhan tahun memimpin GPBSI ( organisasi bioskop) dan beberapa kali menjadi Ketua Panitia Festival Film Indonesia.
Selain itu ia juga aktif menulis kolom di berbagai media pers, dan menerbitkan Majalah Film.
Ia mengawali karir di film dari bawah sekali. Lalu meningkat menjadi menejer bioskop Orion (1954).
Daya tarik film membuat ia meninggalkan pekerjaannya di bidang transportasi dan EMKL (1957-1959) dan perdagangan umum (1960-1965).
Terpilih pertama kali sebagai Ketua GPBSI perwakilan Jakarta tahun 1967 merangkap sebagai sekjen GPBSI Pusat 4 periode berturut (1970-1974 sampai 1987-1992) dan Ketua Umum GPBSI Pusat 1992-1997.
Ia menjadi anggota Dewan Film Nasional (1979-1992) dan sebagai ketua Umum Panitia Tetap (Pantap) Festival Film Indonesia (1988-1992).
Selanjutnya, ia terpilih sebagai Ketua Badan Pertimbangan Perfilman Nasional (BP2N), pengganti/pelanjut Dewan Film. Pak John pernah juga menjadi anggota MPR-DPR RI 3 masa bhakti, 1987-1992, 1992-1997 dan 1997-2002.
Mantan Pemimpin Umum Majalah FILM itu adalah penerima Hadiah "Jamaluddin Malik pada 1993”Terakhir ia menjadi produser pelaksana film kolosal Fatahillah (1996-1997). Jenasah almarhum akan dimakamkan ba’da Salat Jumat di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
(* H Ilham Bintang,
- wartawan senior dan pengusaha Indonesia juga dikenal sebagai "raja infotainment" serta "pelopor jurnalistik infotainment" di Indonesia.
- Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat.
- Pendiri Cek & Ricek).
Baca juga: Catatan Ilham Bintang - Mengenang Wartawan Senior Hermansyah
Baca juga: Catatan Ilham Bintang - Selamat jalan Pak Irsyad
Baca juga: Catatan Ilham Bintang - In Memoriam Rima Melati: "Artis Dengan Lingkup Pergaulan dari Presiden hingga Pelayan Resto"
Pewarta : Redaksi
Editor : Iskandar Zulkarnaen
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Usai viral olok-olok penjual teh, Miftah Maulana mundur dari Utusan Khusus Presiden
06 December 2024 15:12 WIB, 2024
Hakim vonis bebas guru honorer Supriyan,i kasus tuduhan aniaya siswa Konawe Selatan
25 November 2024 14:21 WIB, 2024
Catatan Rizal Effendi - Salah satu Bapak Film Indonesia itu telah tiada
16 November 2024 18:12 WIB, 2024
Terpopuler - Sosok
Lihat Juga
Usai viral olok-olok penjual teh, Miftah Maulana mundur dari Utusan Khusus Presiden
06 December 2024 15:12 WIB, 2024
Hakim vonis bebas guru honorer Supriyan,i kasus tuduhan aniaya siswa Konawe Selatan
25 November 2024 14:21 WIB, 2024
Catatan Rizal Effendi - Salah satu Bapak Film Indonesia itu telah tiada
16 November 2024 18:12 WIB, 2024