Tarakan (ANTARA) - Bursa bakal Calon Ketua Umum (Caketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Utara bertambah ramai dengan kesediaan Ahmad Maulana ikut bertarung. 

“Kalau misalnya banyak teman-teman mempercayai saya untuk ikut mencalonkan diri sebagai calon Ketua Umum KONI provinsi, dengan amanah itu saya siap,” kata Maulana di Tarakan, Senin.

Maulana saat ini menjabat Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (Pelti) Kaltara ini menyatakan siap maju jika didukung cabang olahraga (cabor) maupun KONI kabupaten dan kota. 

Dia mengaku, sejauh ini sudah ada beberapa cabor yang mempertanyakan keseriusannya maju. Selain cabor, ia juga mengaku telah berkomunikasi dengan KONI Nunukan.
 
Maulana kini menunggu dukungan dari cabor. Karena ia tidak menampik, tanpa dukungan, sulit untuk mencalonkan. Sesuai persyaratan, bakal calon ketua umum mendapat dukungan tertulis 15 cabor dan dua KONI kabupaten dan kota. 

“Percuma juga kalau kita misalnya punya ambisi untuk maju tetapi tidak didukung oleh cabor-cabor maupun KONI kabupaten kota," katanya.

Selain itu, ia juga akan meminta restu Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang. Untuk itu, ia menunggu dukungan cabor sebagai modal menghadap Gubernur guna meminta dukungan. 

Sambil menunggu, Maulana mengaku telah mengambil formulir bakal calon ketua umum pada Senin. 

“Kalau formulir sudah kita ambil tadi. Sekretaris IKASI, karena saya juga Ketua Umum Anggar,” kata Maulana.

Dia sendiri punya alasan ikut mencalonkan. Ia berniat ingin memperbaiki pembinaan dan prestasi olahraga Kaltara yang dinilainya tidak menunjukkan peningkatan. 
Baca juga: Dukungan 15 pengprov cabor syarat krusial caketum KONI Kaltara
Baca juga: Iwan Bule: Situasi PSSI seperti "roller coaster" saat dipimpinnya
 

Pewarta : Redaksi
Editor : Susylo Asmalyah
Copyright © ANTARA 2024