Tarakan (ANTARA) - Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 116 di Tarakan Kalimantan Utara untuk semua pekerjaan   pada sasaran tambahan sesuai dengan target  kini memasuki tahap penyelesaian.

"Alhamdulillah semua berjalan lancar dan sudah masuk tahap penyelesaian, termasuk jalan 1.000 meter di Pantai Amal selain sebagai urat nadi perekonomian juga mitigasi bencana," kata Komandan Kodim 0907/Tarakan Letkol Inf Reza Fajar Lesmana selaku Dansatgas TMMD ke 116 di Tarakan, Senin.

Terkait ancaman Tsunami di Pantai Amal,  maka kegiatan TNI Manunggal itu juga membuka jalur mitigasi bencana alam, khususnya
pembangunan jalan di RT 4 Kelurahan Amal oleh Satgas TMMD membuka  jalur baru untuk warga di RT 5 dan RT 6. 

Hal paling penting dengan dibuka jalan ini adalah sebagai jalur mitigasi bencana alam.

Masyarakat sekitar Pantai Amal bila terjadi bencana alam tsunami tidak perlu melalui jalur yang sudah ada karena terlalu jauh menuju titik kumpul (assembly point) yang telah ditetapkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tarakan. 

Mitigasi bencana alam tsunami di Tarakan karena memiliki sesar potensi tsunami.  Terutama di wilayah pesisir Pantai Amal.

Selain itu, untuk jalur pengangkutan rumput laut dari hasil Budi daya di daerah Pantai Amal.

Saat ini, ada jalan ke lokasi RT 4, RT 5 dan RT 6, Namun ini jalur yang dibuka Satgas TMMD merupakan jalur alternatif dan lebih dekat, apalagi jalur yang lama terkadang kondisi jalannya rusak.

Dia mengatakan kegiatan TMMD oleh Kodim 0907/Tarakan merupakan sebuah langkah dan bakti TNI untuk rakyat dengan membangun jalan dan rehab rumah tidak layak huni.

"Apa yang kita lakukan pada kegiatan TMMD di Kelurahan Pantai Amal adalah sebuah kinerja kami untuk masyarakat, mendekatkan diri kepada masyarakat dan mengabdikan diri buat masyarakat, yang tujuan akhirnya adalah kesejahteraan masyarakat,” kata Reza.

Pelaksanaan kegiatan TMMD yang diantaranya membangun badan jalan baru sepanjang 1.000 meter sebagai akses perekonomian dan untuk mitigasi bencana,adalah salah satu langkah pengabdian TNI untuk mensejahterakan masyarakat.

Sementara itu, menurut Buton selaku Ketua RT 4 kelurahan Pantai Amal mengatakan, pembangunan jalan dan rehab enam unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang akan hampir selesai hari ini, sangat dinanti warga, terkhusus warga RT 4.

Diakuinya, adanya TMMD ini, dirinya bersama dengan keluarga dan masyarakat Pantai Amal khususnya sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan TNI Khususnya Kodim 0907/Tarakan.

“Kalau tidak bantuan dari TMMD ini, kemungkinan tidak akan ada akses jalan yang sudah lama kami impikan," ungkapnya.

Ia berharap dalam program TMMD ini dapat terus berjalan dalam pembangunan Desa dan juga membantu warga yang kurang mampu.  “Semoga ini dapat berjalan terus di tahun-tahun ke depan,“ kata Buton.

 


Pewarta : Susylo Asmalyah
Editor : Iskandar Zulkarnaen
Copyright © ANTARA 2024