50 Rumah Ludes Terbakar di Tarakan Saat Hari Raya Idul Adha
Kamis, 29 Juni 2023 18:01 WIB
Kebakaran terjadi di Jalan Gajah Mada RT 21 Kelurahan Karang Anyar Pantai, Tarakan, Kamis (29/6) ludes terbakar saat Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah. ANTARA/HO-Humas Polres Tarakan.
Tarakan (ANTARA) - Sebanyak 50 unit rumah di Jalan Gajah Mada RT 21 Kelurahan Karang Anyar Pantai, Tarakan, Kamis ludes terbakar saat Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah.
"Untuk rumah saat ini kami belum bisa memastikan jumlah (rumah terbakar), tapi kalau kami perkirakan mungkin ini lebih dari 50 rumah," kata Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (PMK) Pemkot Tarakan Eko Santoso.
Dia mengatakan akan melakukan koordinasi dengan RT maupun Kelurahan Karang Anyar Pantai dan instansi terkait jumlah korban kebakaran.
"Mudah mudahan bisa segera mendapatkan informasi data yang lebih akurat, karena tadi kami juga sempat berkoordinasi dengan kepala pelaksana BPBD," katanya.
Guna minta bantuan untuk bisa dikoordinasikan terutama jika diperlukan untuk penampungan semacam tenda darurat untuk warga di penampungan sementara dalam kondisi kedaruratan.
Peristiwa kebakaran terjadi pada hari Kamis (29/6), dimana Kantor PMK Tarakan menerima laporan pada pukul 10.27 WITA.
"Kami langsung perintahkan unit kami yang terdekat ada di sektor barat dan mereka baru bisa merapat ke lokasi tempat kejadian kebakaran pada pukul 10.40 WITA dan disusul oleh beberapa unit dari kendaraan personel yang ada di Mako Kampung 1 dan Pertamina," kata Eko.
Mengenai penyebab kebakaran saat ini masih belum diketahui. Tim investigasi kebakaran pihak kepolisian akan menyelidiki dan memastikan penyebab terjadinya kebakaran.
Pada kebakaran ini ada korban bernama Taufik yang mengalami cedera pada tulang kering kaki kanan mengalami luka dan sudah dievakuasi oleh tim medis dari PMI ke RSUD dr Jusuf SK.
Baca juga: Polresta Bulungan Olah TKP Kebakaran yang Menewaskan Empat Orang
Baca juga: 11 ruko di Malinau hangus terbakar
"Untuk rumah saat ini kami belum bisa memastikan jumlah (rumah terbakar), tapi kalau kami perkirakan mungkin ini lebih dari 50 rumah," kata Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (PMK) Pemkot Tarakan Eko Santoso.
Dia mengatakan akan melakukan koordinasi dengan RT maupun Kelurahan Karang Anyar Pantai dan instansi terkait jumlah korban kebakaran.
"Mudah mudahan bisa segera mendapatkan informasi data yang lebih akurat, karena tadi kami juga sempat berkoordinasi dengan kepala pelaksana BPBD," katanya.
Guna minta bantuan untuk bisa dikoordinasikan terutama jika diperlukan untuk penampungan semacam tenda darurat untuk warga di penampungan sementara dalam kondisi kedaruratan.
Peristiwa kebakaran terjadi pada hari Kamis (29/6), dimana Kantor PMK Tarakan menerima laporan pada pukul 10.27 WITA.
"Kami langsung perintahkan unit kami yang terdekat ada di sektor barat dan mereka baru bisa merapat ke lokasi tempat kejadian kebakaran pada pukul 10.40 WITA dan disusul oleh beberapa unit dari kendaraan personel yang ada di Mako Kampung 1 dan Pertamina," kata Eko.
Mengenai penyebab kebakaran saat ini masih belum diketahui. Tim investigasi kebakaran pihak kepolisian akan menyelidiki dan memastikan penyebab terjadinya kebakaran.
Pada kebakaran ini ada korban bernama Taufik yang mengalami cedera pada tulang kering kaki kanan mengalami luka dan sudah dievakuasi oleh tim medis dari PMI ke RSUD dr Jusuf SK.
Baca juga: Polresta Bulungan Olah TKP Kebakaran yang Menewaskan Empat Orang
Baca juga: 11 ruko di Malinau hangus terbakar
Pewarta : Redaksi
Editor : Susylo Asmalyah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Joe Biden perkirakan jumlah warga tewas kebakaran Los Angeles terus meningkat
12 January 2025 17:56 WIB, 2025
Apa yang terjadi dibalik kebakaran hutan ratusan hektare kawasan elit Amerika
11 January 2025 9:50 WIB, 2025
INTI dan Koarmada RI Gelar Baksos Bantu Korban Kebakaran di Kemayoran
15 December 2024 8:29 WIB, 2024
Pemprov Kaltara Pastikan Siswa Terdampak kebakaran Desa Long Beluah Dapat Beasiswa
22 May 2024 2:39 WIB, 2024
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Polisi Berhasil Selamatkan Seorang Ibu Paruh Baya Dari Serangan Buaya di Tarakan
19 January 2026 20:41 WIB