MenPPPA: Pemimpin daerah ujung tombak pengampu isu
Rabu, 29 Mei 2024 21:49 WIB
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga (tengah) dalam "Seminar Perempuan dan Kebangsaan" yang digelar di Rumah Kebangsaan dan Kebhinnekaan Pasraman Satyam Eva Jayate di Denpasar, Bali. ANTARA/HO-KemenPPPA
Jakarta (ANTARA) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga menilai pemimpin daerah menjadi ujung tombak yang dapat memberikan kesempatan bagi perempuan untuk berpartisipasi di berbagai aspek kehidupan.
"Siapa yang mengendalikan kebijakan terdekat dengan pusat untuk kepedulian isu perempuan dan anak, tidak lain adalah pemerintah daerah. Ujung tombak-nya adalah para pemimpin daerah, yaitu gubernur, bupati dan wali kota," kata Menteri Bintang Puspayoga dalam keterangan, di Jakarta, Rabu.
Hal itu dikatakannya dalam "Seminar Perempuan dan Kebangsaan" yang digelar di Rumah Kebangsaan dan Kebhinnekaan Pasraman Satyam Eva Jayate di Denpasar, Bali.
Menurut dia, setiap peluang dan kesempatan perempuan untuk bisa berkembang dan terlibat aktif dalam pembangunan tidak terlepas dari kemauan dan motivasi para pimpinan daerah beserta para pejabatnya.
Dikatakannya, masih banyak perempuan di Indonesia yang harus berjuang keras mewujudkan mimpinya sebagai perempuan yang dapat memberdayakan dirinya sendiri.
"Saat pandemi saya jadi lebih terbuka melihat kenyataan bahwa masih sangat banyak perempuan yang harus berjuang untuk bisa mewujudkan mimpinya, seperti contohnya para perempuan yang tinggal di wilayah 3T (terluar, terdepan, dan tertinggal)," kata Bintang Puspayoga.
Badan Pusat Statistik pada Februari 2024 mencatat penduduk Indonesia mencapai 275,7 juta jiwa. Jumlah ini terdiri atas 139,3 juta laki-laki dan 136,3 juta perempuan atau 50 persen dari total penduduk.
Jumlah perempuan yang hampir berimbang dengan laki-laki ini memberi peluang besar meningkatnya kesetaraan gender dan partisipasi perempuan di berbagai aspek kehidupan.
"Siapa yang mengendalikan kebijakan terdekat dengan pusat untuk kepedulian isu perempuan dan anak, tidak lain adalah pemerintah daerah. Ujung tombak-nya adalah para pemimpin daerah, yaitu gubernur, bupati dan wali kota," kata Menteri Bintang Puspayoga dalam keterangan, di Jakarta, Rabu.
Hal itu dikatakannya dalam "Seminar Perempuan dan Kebangsaan" yang digelar di Rumah Kebangsaan dan Kebhinnekaan Pasraman Satyam Eva Jayate di Denpasar, Bali.
Menurut dia, setiap peluang dan kesempatan perempuan untuk bisa berkembang dan terlibat aktif dalam pembangunan tidak terlepas dari kemauan dan motivasi para pimpinan daerah beserta para pejabatnya.
Dikatakannya, masih banyak perempuan di Indonesia yang harus berjuang keras mewujudkan mimpinya sebagai perempuan yang dapat memberdayakan dirinya sendiri.
"Saat pandemi saya jadi lebih terbuka melihat kenyataan bahwa masih sangat banyak perempuan yang harus berjuang untuk bisa mewujudkan mimpinya, seperti contohnya para perempuan yang tinggal di wilayah 3T (terluar, terdepan, dan tertinggal)," kata Bintang Puspayoga.
Badan Pusat Statistik pada Februari 2024 mencatat penduduk Indonesia mencapai 275,7 juta jiwa. Jumlah ini terdiri atas 139,3 juta laki-laki dan 136,3 juta perempuan atau 50 persen dari total penduduk.
Jumlah perempuan yang hampir berimbang dengan laki-laki ini memberi peluang besar meningkatnya kesetaraan gender dan partisipasi perempuan di berbagai aspek kehidupan.
Pewarta : Anita Permata Dewi
Editor : Susylo Asmalyah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menhut: Lahan Basah di Kaltara Berperan Penting blBagi Mata Pencaharian Masyarakat Lokal
07 February 2026 9:31 WIB
MIN 1 Bulungan Wakili Kaltara di Program Nasional POV Ramadhan 2026 Kemenag RI
05 February 2026 19:31 WIB
Kakanwil Kemenag Kaltara Klarifikasi Terkait Komitmen Negara Membina Guru Madrasah Swasta
04 February 2026 11:19 WIB
Walikota Tarakan Mengikuti Peringatan Isra Mikraj di Islamic Center Baitul Izzah
22 January 2026 13:42 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Menhut: Lahan Basah di Kaltara Berperan Penting blBagi Mata Pencaharian Masyarakat Lokal
07 February 2026 9:31 WIB
MIN 1 Bulungan Wakili Kaltara di Program Nasional POV Ramadhan 2026 Kemenag RI
05 February 2026 19:31 WIB
Kakanwil Kemenag Kaltara Klarifikasi Terkait Komitmen Negara Membina Guru Madrasah Swasta
04 February 2026 11:19 WIB
Walikota Tarakan Mengikuti Peringatan Isra Mikraj di Islamic Center Baitul Izzah
22 January 2026 13:42 WIB