
MIN 1 Bulungan Wakili Kaltara di Program Nasional POV Ramadhan 2026 Kemenag RI

Tanjung Selor (ANTARA) - Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Bulungan terpilih mewakili sekolah dan madrasah di Provinsi Kalimantan Utara dalam Program Ramadhan 2026 M/1447 H POV (Pendis On Vlog) yang diselenggarakan oleh Humas Pendidikan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia.
Program ini melibatkan satuan pendidikan terpilih dari 36 provinsi di Indonesia, dan Kalimantan Utara menjadi salah satu provinsi yang mendapat kepercayaan tersebut dengan MIN 1 Bulungan sebagai perwakilan.
Terpilihnya MIN 1 Bulungan menjadi kebanggaan tersendiri bagi dunia pendidikan madrasah di Kalimantan Utara. Kepercayaan dari tingkat nasional ini menunjukkan bahwa kreativitas, inovasi, serta semangat literasi digital peserta didik madrasah di daerah mampu bersaing dan mendapat pengakuan secara nasional.
Menanggapi capaian tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Utara Muh. Saleh, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya kepada MIN 1 Bulungan beserta seluruh pihak yang terlibat.
“Kami sangat mengapresiasi terpilihnya MIN 1 Bulungan sebagai perwakilan Kalimantan Utara pada Program POV Ramadhan Pendis Kemenag RI. Ini menjadi bukti bahwa madrasah di daerah mampu berinovasi, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi serta literasi digital,” ujar Saleh.
Ia menambahkan bahwa prestasi ini sejalan dengan komitmen Kementerian Agama dalam mendorong transformasi pendidikan madrasah yang unggul, moderat, dan berdaya saing.
“Madrasah tidak hanya menjadi pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga ruang tumbuhnya kreativitas, karakter, dan kecintaan terhadap budaya lokal. Kami berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi madrasah lainnya di Kalimantan Utara untuk terus berinovasi dan berprestasi,” tambahnya.
Dalam Program POV Ramadhan 2026 ini, peserta didik diharapkan memproduksi video vlog aktivitas keseharian di sekolah selama bulan Ramadhan dengan menampilkan kekhasan daerah masing-masing.
MIN 1 Bulungan memilih menggunakan bahasa Bulungan serta menampilkan makanan khas daerah, Lawa, sebagai bentuk pelestarian budaya lokal sekaligus penguatan identitas daerah melalui media digital.
Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Utara berharap keikutsertaan MIN 1 Bulungan dalam program nasional ini dapat semakin menguatkan peran madrasah sebagai pelopor literasi digital yang berakar pada nilai keislaman dan kearifan lokal.
Baca juga: Kakanwil Kemenag Kaltara Klarifikasi Terkait Komitmen Negara Membina Guru Madrasah Swasta
Baca juga: Harapan Kakanwil Kemenag Kaltara Pada Harlah 100 Tahun Nahdlatul Ulama
Pewarta : Redaksi
Editor:
Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
