Pejabat pengawas Kaltara digembleng selama 104 hari
Selasa, 10 September 2024 6:29 WIB
Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kaltara Pollymart Sijabat di Bulungan, Senin membuka kegiatan PKP. (ANTARA/HO-DKISP Kaltara)
Tarakan (ANTARA) - Sebanyak 30 pejabat pengawas Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara mengikuti pelatihan kepemimpinan di lingkungan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Angkatan ke-18, mulai pekan ini.
"Pelatihan melibatkan 30 orang pejabat. Pejabat pengawas Kaltara digembleng selama 104 hari," kata Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kaltara Pollymart Sijabat di Bulungan, Selasa.
Pollymart mengatakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkompeten memiliki peran strategis menentukan keberhasilan pembangunan karena memiliki fungsi sebagai pelaksana kebijakan.
Ia berharap melalui pelatihan ini dapat membentuk pemimpin yang memiliki kompetensi yang dibutuhkan dalam dunia kerja.
“Kita sadari bersama bahwa agar dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat dibutuhkan kerja keras. Terutama di wilayah Kaltara banyak masyarakat yang masih belum terjangkau infrastruktur yang memadai,” ungkapnya.
Baginya, tantangan ini akan melahirkan peluang untuk menghasilkan kreativitas dan inovasi.
Menyoroti inovasi dalam pelayanan public, ia mengingatkan kepada peserta tentang core value ASN Berakhlak yang mana ASN mampu memahami dan mempraktikkan tugas pokok dan fungsinya sesuai jabatan dan nilai-nilai yang ada.
“Karena dengan begitu, kita berharap masyarakat Kaltara dapat merasakan manfaatnya melalui pelayanan yang dilakukan dengan setulus hati,” katanya.
"Pelatihan melibatkan 30 orang pejabat. Pejabat pengawas Kaltara digembleng selama 104 hari," kata Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kaltara Pollymart Sijabat di Bulungan, Selasa.
Pollymart mengatakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkompeten memiliki peran strategis menentukan keberhasilan pembangunan karena memiliki fungsi sebagai pelaksana kebijakan.
Ia berharap melalui pelatihan ini dapat membentuk pemimpin yang memiliki kompetensi yang dibutuhkan dalam dunia kerja.
“Kita sadari bersama bahwa agar dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat dibutuhkan kerja keras. Terutama di wilayah Kaltara banyak masyarakat yang masih belum terjangkau infrastruktur yang memadai,” ungkapnya.
Baginya, tantangan ini akan melahirkan peluang untuk menghasilkan kreativitas dan inovasi.
Menyoroti inovasi dalam pelayanan public, ia mengingatkan kepada peserta tentang core value ASN Berakhlak yang mana ASN mampu memahami dan mempraktikkan tugas pokok dan fungsinya sesuai jabatan dan nilai-nilai yang ada.
“Karena dengan begitu, kita berharap masyarakat Kaltara dapat merasakan manfaatnya melalui pelayanan yang dilakukan dengan setulus hati,” katanya.
Pewarta : Susylo Asmalyah
Editor : Iskandar Zulkarnaen
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Badan Pengelola Perbatasan Kaltara Pastikan Tidak Ada Desa yang Hilang di Nunukan
24 January 2026 19:58 WIB
Akselerasi Pelayanan Publik, DKISP Gelar Workshop Pengembangan Dashboard Eksekutif
22 January 2026 10:18 WIB
Gubernur Kaltara Sampaikan Ketimpangan Harga dan Infrastruktur di Perbatasan
21 January 2026 20:03 WIB
Pemprov Kaltara Dukung Prognas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
09 January 2026 22:06 WIB
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Polisi Berhasil Selamatkan Seorang Ibu Paruh Baya Dari Serangan Buaya di Tarakan
19 January 2026 20:41 WIB