Tanjung Selor (Antara News Kaltara) -– Gubernur Kalimantan Utara Dr H
Irianto Lambrie mengatakan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kaltara
akan segera terbentuk. Saat ini pembentukan kepengurusan Baznas Kaltara telah
berproses dan setelah ada Surat keputusan Gubernur akan segera dilakukan
pelantikan. Pemprov Kaltara sedang menunggu rekomendasi nama-nama dari Baznas RI
“Tahapan penjaringan dan seleksi sudah dilaksanakan,
sekarang memasuki tahapan pengusulan rekomendasi kepada Baznas RI sebagai dasar
penerbitan surat keputusan Gubernur,”kata Gubernur usai bertemu dengan Kepala Kementerian Agama (Kemenag)
Kaltara Suriansyah di Rumah jabatan Gubernur Kaltara, Selasa (4/10).
Dalam pertemuan tersebut, Irianto juga
dilaporkan terkait pengelolaan zakat di wilayah Kaltara yang dilaksankan oleh Baznas
Kabupaten/Kota. Hasil dari penghimpunan zakat, Infaq, dan sedekah sampai bulan Agustus
2016 se-Kabupaten/Kota diperoleh Rp 10,187 miliar.
Irianto menilai dengan jumlah penduduk yang ada
di Kaltara, angka tersebut masih sangat
terlalu kecil. Salah satu strategi yang bisa dilakukan untuk mengoptimalkan
penghimpunan zakat, Infaq, dan Sedekah diantaranya pembuatan Pergub, perbub,
dan perwali, serta perda sebagai payung hukum untuk optimalisasi penghimpunan zakat dari ASN,BUMN,BUMD,
termasuk kepada karyawan perusahaan atau swasta.
Selain itu dilakukan peningkatan kemampuan
amilin sebagai pengelola zakat pada
Baznas Provinsi dan Kabupaten/Kota serta penyediaan sarana dan prasarana serta
biaya operasional melalui APBD sebagai pendukung kegiatan pengelolaan zakat dan
baznas.
Gubernur juga mengatakan, dirinya dilaporkan
bahwa 3-4 Oktober kemarin, telah
dilaksanakan kegiatan entri data Nasional tahun 2016. Kegiatan nasional
tersebut melibatkan Baznas se-Indonesia dimana seluruh Baznas kabupaten dan
kota berkumpul untuk melakukan entri data pengimpunan dan penyaluran zakat di
wilayah secara online langsung ke pusat data Baznas RI.
“Kegiatan entri data tersebut menggunakan
Aplikasi (Sistem Informasi dan Manajemen Baznas) SIMBA berbasis IT,â€ujarnya.
Irianto mengatakan dengan kegiatan yang
dilaksanakan selama dua hari tersebut, diharapkan dapat diketahui jumlah Zakat
yang terhimpun dan tersalurkan secara Nasional. Tujuan lainnya adalah menyusun
program strategis secara nasional dengan berdasarkan potensi zakat yang sudah
bisa diketahui tersebut.
Selain itu, Irianto mengatakan hari ini, Rabu
(5/10) akan dilaksanakan kegiatan video conference bersama Menteri Agama RI. Materi
dialog seputar pengelolaan zakat di daerah, potensi, realisasi, dan
permasalahannya. (hmsprov)
Data Perolehan Zakat, Infaq, dan sedekah hingga Agustus 2016 yaitu:
Total 10.187.000.000.
Baznas Kaltara Segera Terbentuk
Rabu, 5 Oktober 2016 9:01 WIB
ABADIKAN MOMEN : Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie mengabadikan momen bersama dengan Baznas Tarakan dan Bulungan di Rumah Jabatan Gubernur, Selasa (4/10). (dok humas)
Pewarta :
Editor : Iskandar Zulkarnaen
Copyright © ANTARA 2026