Pelabuhan Nunukan waspadai virus corona
Kamis, 23 Januari 2020 19:24 WIB
Nunukan waspadai virus corona di perbatasan (Ant)
Nunukan (ANTARA) - Kantor Kesehatan Pelabuhan di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara mewaspadai penyebaran virus corona baru.
"Kami telah melakukan langkah-langkah kongkrit terkait merebak virus corona yang berasal dari Tiongkok ini dengan mewaspadai setiap penumpang kapal dari dan ke Malaysia," ujar Koordinator Kesehatan Pelabuhan Nunukan, dr Baharullah di Nunukan, Jumat.
Langkah itu sesuai arahan dari Kementerian Kesehatan, ujarnya.
Meskipun, imbuhnya, penyakit akibat virus corona yang kini menelan 17 korban tewas dan ratusan terinfeksi belum dilaporan terjangkit di negara tetangga Malaysia atau Filipina.
Malaysia (Sabah) dan Filipina Selatan adalah dua wilayah negara yang sangat dekat dengan Sebatik, Nunukan, Kaltara.
Bahkan, Sebatik berbatasan langsung darat dan laut dengan Tawau, Sabah.
Sebatik Nunukan berbatasan darat dengan Malaysia (Ant/iskandar zulkarnaen) Pihaknya telah melakukan pemantauan dan pengawasan untuk deteksi dini terhadap seluruh penumpang yang datang maupun berangkat ke Tawau Malaysia.
Serta anak buah kapal yang berasal dari luar negeri di Kabupaten Nunukan.
Saat ini, kata Baharullah, Kesehatan Pelabuhan Nunukan telah dilengkapi pendeteksi suhu tubuh (thermal scanner) untuk memeriksa penumpang di pintu masuk dan keluar Terminal Pelabuhan Tunon Taka.
"Baik datang maupun ke Tawau kita periksa," ujanya.
Apabila menemukan penumpang yang terdeteksi dengan suhu badan di atas standar, 38 derajat celicius maka segera dilakukan pemeriksaan intensif
Langkah-langkah yang dilakukan Kesehatan Pelabuhan Nunukan akhir-akhir ini, hanya dalam bentuk kewaspadaan saja.
Pemerintah Malaysia belum melaporkan ada warganya yang terinfeksi virus Corona.
Virus corona baru kini menjadi perhatian dunia termasuk Indonesia yang melakukan tindakan-tindakan antisipasi secara dini.
Kabupaten Nunukan sebagai wilayah perbatasan maka tentunya patut dijadikan jalur waspada oleh pemerintah.
Mengingat pelintas batas berlangsung setiap hari dari Malaysia.
China pada Kamis memblokade Wuhan dan Huanggang, dua kota yang berada di pusat wabah virus corona baru, yang telah menewaskan 17 orang dan menjangkiti hampir 600 lainnya.
Baca juga: 17 meninggal, dua kota China diblokade
Baca juga: Emas naik dipicu kekhawatiran Virus Corona
Baca juga: Virus Corona sebab Kota Wuhan diisolasi
"Kami telah melakukan langkah-langkah kongkrit terkait merebak virus corona yang berasal dari Tiongkok ini dengan mewaspadai setiap penumpang kapal dari dan ke Malaysia," ujar Koordinator Kesehatan Pelabuhan Nunukan, dr Baharullah di Nunukan, Jumat.
Langkah itu sesuai arahan dari Kementerian Kesehatan, ujarnya.
Meskipun, imbuhnya, penyakit akibat virus corona yang kini menelan 17 korban tewas dan ratusan terinfeksi belum dilaporan terjangkit di negara tetangga Malaysia atau Filipina.
Malaysia (Sabah) dan Filipina Selatan adalah dua wilayah negara yang sangat dekat dengan Sebatik, Nunukan, Kaltara.
Bahkan, Sebatik berbatasan langsung darat dan laut dengan Tawau, Sabah.
Sebatik Nunukan berbatasan darat dengan Malaysia (Ant/iskandar zulkarnaen) Pihaknya telah melakukan pemantauan dan pengawasan untuk deteksi dini terhadap seluruh penumpang yang datang maupun berangkat ke Tawau Malaysia.
Serta anak buah kapal yang berasal dari luar negeri di Kabupaten Nunukan.
Saat ini, kata Baharullah, Kesehatan Pelabuhan Nunukan telah dilengkapi pendeteksi suhu tubuh (thermal scanner) untuk memeriksa penumpang di pintu masuk dan keluar Terminal Pelabuhan Tunon Taka.
"Baik datang maupun ke Tawau kita periksa," ujanya.
Apabila menemukan penumpang yang terdeteksi dengan suhu badan di atas standar, 38 derajat celicius maka segera dilakukan pemeriksaan intensif
Langkah-langkah yang dilakukan Kesehatan Pelabuhan Nunukan akhir-akhir ini, hanya dalam bentuk kewaspadaan saja.
Pemerintah Malaysia belum melaporkan ada warganya yang terinfeksi virus Corona.
Virus corona baru kini menjadi perhatian dunia termasuk Indonesia yang melakukan tindakan-tindakan antisipasi secara dini.
Kabupaten Nunukan sebagai wilayah perbatasan maka tentunya patut dijadikan jalur waspada oleh pemerintah.
Mengingat pelintas batas berlangsung setiap hari dari Malaysia.
China pada Kamis memblokade Wuhan dan Huanggang, dua kota yang berada di pusat wabah virus corona baru, yang telah menewaskan 17 orang dan menjangkiti hampir 600 lainnya.
Baca juga: 17 meninggal, dua kota China diblokade
Baca juga: Emas naik dipicu kekhawatiran Virus Corona
Baca juga: Virus Corona sebab Kota Wuhan diisolasi
Pewarta : Rusman
Editor : Iskandar Zulkarnaen
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polda Kaltara Sinergi Dengan BMKG dan UPTD Pelabuhan Tengkayu Tingkatkan Keselamatan Pengguna Perairan
02 February 2025 13:20 WIB, 2025
Operasi Lilin Kayan 2024-2025 : Langkah Sinergis Pengamanan Pasca Tahun Baru di Pos Yan dan Pelabuhan Speed Tanjung Selor
02 January 2025 8:01 WIB, 2025
Langkah Pengamanan dan Pengawasan Ketat di Pelabuhan Tengkayu 1 Tarakan Selama Arus Mudik Natal dan Tahun Baru
29 December 2024 20:09 WIB, 2024
Optimalisasi Pengamanan di Pelabuhan Tengkayu 1 Tarakan Selama Operasi Lilin Kayan
27 December 2024 7:45 WIB, 2024
Polda Kaltara Patroli Dialogis dalam Rangka OPS Lilin Kayan 2024 di Pelabuhan Tengkayu 1 Tarakan
24 December 2024 7:02 WIB, 2024
Terpopuler - Diksosbud
Lihat Juga
Kakanwil Kemenag Kaltara Bangun Semangat Kebersamaan Bersama Guru dan Siswa MTsN Malinau
20 January 2026 11:20 WIB
Kakanwil Kemenag Kaltara Tinjau Pembangunan Laboratorium dan Perpustakaan MTsN Malinau
20 January 2026 11:10 WIB
Sekolah Binaan Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Raih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional 2025
17 December 2025 16:42 WIB