Tarakan (ANTARA) - Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VI menyatakan jelang Ramadhan  dan masih di tengah wabah COVID-19, memastikan pasokan LPG tiga kilogram (kg) di wilayah Kalimantan aman. 

Pertamina MOR VI telah mempersiapkan langkah antisipatif dalam penyaluran LPG tiga kg untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama  Ramadhan di Kalimantan.

Region Manager Communication Relations dan CSR Kalimantan, Roberth MV Dumatubun mengatakan diantaranya antisipasi penambahan stok sebanyak 5,3 persen dari alokasi kebutuhan normal per bulan.

"Antisipasi penambahan stok ini diyakini cukup untuk mengakomodir peningkatan kebutuhan LPG tiga kg masyarakat Kalimantan menyambut bulan Ramadhan tahun ini," kata Roberth dalam siaran pers diterima di Tarakan, Kamis.

Mengingat pada bulan Ramadhan kebutuhan LPG cenderung meningkat untuk aktivitas masak-memasak ditambah kondisi COVID-19 untuk tetap berada di rumah. 

“Besaran peningkatan yang kami antisipasi untuk awal Ramadhan tahun 2020 di wilayah Kalimantan ini disesuaikan dengan realisasi kebutuhan LPG tiga Kg pada Ramadhan tahun lalu, yaitu sebesar 5,1 persen," kata Roberth.

Secara volume awal Ramadhan tahun 2020 ada penambahan sebesar 548.400 tabung. Jika dalam pelaksanaannya masih diperlukan adanya penambahan tentu akan dipenuhi jika memang sesuai dengan peruntukannya.

Rata-rata konsumsi LPG 3 Kg di wilayah Kalimantan sepanjang Januari sampai minggu ketiga April 2020 sekitar 395.118  tabung per hari, dengan antisipasi peningkatan sebesar 5.3 persen, maka pada bulan Ramadhan ini volume yang disiapkan Pertamina untuk Kalimantan mencapai 416.059 tabung/hari. 

Penambahan alokasi disalurkan secara bertahap dari tanggal 20 – 30  April melalui 242 agen PSO dan 2.045 pangkalan resmi Pertamina yang tersebar di seluruh wilayah Kalimantan. 

Pada awal Ramadhan tahun ini, Kalimantan Utara mendapatkan alokasi tambahan sebanyak 8.3 persen atau 7.560 tabung dari alokasi normal bulanan menjadi 98.940 tabung.

Untuk mendapatkan harga sesuai HET, masyarakat dapat membeli LPG di pangkalan resmi yang dapat dikenali masyarakat dari papan nama atau spanduk yang terpasang di areal pangkalan. Selain itu, masyarakat juga dapat membeli di SPBU dan modern outlet yang menyediakan produk LPG. 

Tidak hanya antisipasi peningkatan kebutuhan di LPG tiga kg, Pertamina juga menyiapkan antisipasi peningkatan kebutuhan LPG Non Subsidi (Bright Gas 5.5 Kg, Bright Gas 12 Kg, dan LPG 12 Kg) di Kalimantan sebesar 5,3 persen dari kebutuhan normal yakni 852.955 tabung/bulan.

Dengan adanya wabah COVID-19 saat ini, masyarakat diberikan kemudahan untuk mendapatkan tabung isi ulang LPG dan tidak perlu keluar rumah, masyarakat dapat menghubungi 135, layanan Pertamina Delivery Service akan melayani kebutuhan pembelian LPG Bright Gas baik 5.5 maupun 12 kg.
Baca juga: Agen LPG dikumpul agar HET terjamin
Baca juga: Pemprov Tingkatkan Pengawasan Distribusi BBM dan LPG

Pewarta : Redaksi
Editor : Susylo Asmalyah
Copyright © ANTARA 2024