Wagub Kaltara memberikan pembinaan langsung ASN
Kamis, 22 April 2021 12:04 WIB
Wakil Gubernur Kalimantan Utara Yansen TP memberikan pembinaan langsung kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya tenaga medis di Rumah Sakit Umun Daerah (RSUD) Tarakan. Dokumen Diskominfo Pemprov Kaltara.
Tarakan (ANTARA) - Wakil Gubernur Kalimantan Utara Yansen TP memberikan pembinaan langsung kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya tenaga medis dan teknis Rumah Sakit Umun Daerah (RSUD) Tarakan.
"Harapan kita, insan kesehatan, para medis, harus menyadari. Bapak ibu adalah aparat negara, bukan aparatnya rumah sakit saja. Tetapi aparat negara di Rumah Sakit Umum Tarakan,” kata Yansen di Tarakan, Kamis.
Dijelaskannya bahwa sesuai dengan instruksi dan arahan yang diberikan oleh Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang yang menyampaikan tentang membangun pemahaman kembali tentang konteks – konteks yang kerap digunakan saat bekerja.
"Amanah. Setiap hari kita mendengar tentang amanah. Tetapi kita tidak tahu di sisi mana kita sedang menjalankan amanah,” kata Yansen.
Dia katakan bahwa sebagai seseorang yang memiliki tanggung jawab pekerjaan tidak perlu ragu untuk menjalankan amanah. Yansen berkeyakinan bahwa sebagai manusia yang beragama, Tuhan sudah memberikan yang terbaik, terlebih bagi yang diberikan amanah.
"Amanah ini sudah melekat pada diri bapak ibu ketika dilantik menjadi ASN tenaga kesehatan. Para medis, telah diberikan amanah oleh sebab itu pemahaman ini harus kita refresh kan,” katanya.
Wagub menuturkan kunci untuk tetap prima melaksanakan tugas pekerjaan sebagai abdi negara adalah mengobarkan semangat bekerja setiap hari.
Selanjutnya, setelah seluruh ASN memahami tentang apa yang menjadi kewajibannya, harus dapat menghasilkan perilaku atau budaya yang baik sehingga memberikan pelayanan yang prima.
“Ini harapan saya, kita tidak hanya membangun tempat untuk berobat, tetapi rumah sakit ini bisa menjadi dimensi rujukan bagi dunia pendidikan, dunia wisata seperti hospital tourism,” harap wagub.
Yansen mengatakan bahwa seluruh ASN bahwa tugas ASN adalah melayani. Seorang ASN adalah pelayan masyarakat. Hal ini menjadi penekanan kepada seluruh ASN.
Harapannya, para pegawai di RSUD Tarakan, ASN maupun Pegawai Tidak Tetap sepanjang mendapatkan pelayanan dari negara melalui mekanisme rumah sakit, tetap menjadi bagian dalam menjalankan tugas negara.
Baca juga: Pemprov Kaltara ajukan lima arah pembangunan perbatasan di sidang JIM
"Harapan kita, insan kesehatan, para medis, harus menyadari. Bapak ibu adalah aparat negara, bukan aparatnya rumah sakit saja. Tetapi aparat negara di Rumah Sakit Umum Tarakan,” kata Yansen di Tarakan, Kamis.
Dijelaskannya bahwa sesuai dengan instruksi dan arahan yang diberikan oleh Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang yang menyampaikan tentang membangun pemahaman kembali tentang konteks – konteks yang kerap digunakan saat bekerja.
"Amanah. Setiap hari kita mendengar tentang amanah. Tetapi kita tidak tahu di sisi mana kita sedang menjalankan amanah,” kata Yansen.
Dia katakan bahwa sebagai seseorang yang memiliki tanggung jawab pekerjaan tidak perlu ragu untuk menjalankan amanah. Yansen berkeyakinan bahwa sebagai manusia yang beragama, Tuhan sudah memberikan yang terbaik, terlebih bagi yang diberikan amanah.
"Amanah ini sudah melekat pada diri bapak ibu ketika dilantik menjadi ASN tenaga kesehatan. Para medis, telah diberikan amanah oleh sebab itu pemahaman ini harus kita refresh kan,” katanya.
Wagub menuturkan kunci untuk tetap prima melaksanakan tugas pekerjaan sebagai abdi negara adalah mengobarkan semangat bekerja setiap hari.
Selanjutnya, setelah seluruh ASN memahami tentang apa yang menjadi kewajibannya, harus dapat menghasilkan perilaku atau budaya yang baik sehingga memberikan pelayanan yang prima.
“Ini harapan saya, kita tidak hanya membangun tempat untuk berobat, tetapi rumah sakit ini bisa menjadi dimensi rujukan bagi dunia pendidikan, dunia wisata seperti hospital tourism,” harap wagub.
Yansen mengatakan bahwa seluruh ASN bahwa tugas ASN adalah melayani. Seorang ASN adalah pelayan masyarakat. Hal ini menjadi penekanan kepada seluruh ASN.
Harapannya, para pegawai di RSUD Tarakan, ASN maupun Pegawai Tidak Tetap sepanjang mendapatkan pelayanan dari negara melalui mekanisme rumah sakit, tetap menjadi bagian dalam menjalankan tugas negara.
Baca juga: Pemprov Kaltara ajukan lima arah pembangunan perbatasan di sidang JIM
Pewarta : Redaksi
Editor : Susylo Asmalyah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Badan Pengelola Perbatasan Kaltara Pastikan Tidak Ada Desa yang Hilang di Nunukan
24 January 2026 19:58 WIB
Akselerasi Pelayanan Publik, DKISP Gelar Workshop Pengembangan Dashboard Eksekutif
22 January 2026 10:18 WIB
Gubernur Kaltara Sampaikan Ketimpangan Harga dan Infrastruktur di Perbatasan
21 January 2026 20:03 WIB
Pemprov Kaltara Dukung Prognas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
09 January 2026 22:06 WIB
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
Pemprov Kaltara Usulkan Pembangunan Rumah Sakit Tipe B di Tanjung Selor ke DPR
29 November 2025 21:13 WIB
Kader Kesehatan di Desa Ujung Tombak Mendeteksi Dini Masalah Kesehatan Ibu dan Anak
11 November 2025 7:25 WIB