Gubernur minta potensi wisata Malinau dioptimalkan
Senin, 26 April 2021 16:14 WIB
Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang saat melantik Wempi W Mawa dan Jakaria sebagai Bupati dan Wabup Malinau periode 2021-2024 di Tanjung Selor, Senin (26/4). Dokumen Diskominfo Pemprov Kaltara.
Tarakan (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang meminta agar potensi wisata di Malinau bisa dioptimalkan.
"Saya harap Bupati dan Wakil Bupati Malinau yang baru dapat membangun Malinau lebih baik lagi, khususnya mengembangkam potensi wisatanya," kata Zainal, usai melantik Wempi W Mawa dan Jakaria sebagai Bupati dan Wabup Malinau periode 2021-2024 di Tanjung Selor, Senin.
Malinau hakikatnya memiliki potensi wisata yang unik dan jarang dimiliki daerah lain, yakni obyek wana wisata dan konservasi.
Dari 1,3 juta hektare Taman Nasional Kayan Mentarang (TNKM) sekitar 60 berada di Malinau dan sisanya di Kabupaten Nunukan, Kaltara.
Kawasan TNKM berada tepat di kawasan perbatasan dengan Serawak dan Sabah.
Kawasan ini selain memiliki keanekaragaman hayati dari ekosistem hutan hujan tropis dataran rendah hingga tinggi.
Selain itu, terdapat peninggal situs Dayak kuno, yakni peti mati batu atau sarkofagus.
Potensi lain, yakni obyek wisata budaya khas pedalaman sehingga ia berharap
pemimpin baru dapat membangun dan mensejahterakan masyarakat di Malinau dengan meningkatkan desa wisata.
"Jika perlu desa wisata yang sudah ada saat ini lebih ditingkatkan lagi, tidak hanya ditambah, kalau bisa desa wisata yang sudah ada dibenahi juga," kata Gubernur.
Misalnya jika ada bagian bangunan yang catnya sudah pudar, agar diperbaharui lagi dan yang lainnya.
Infrastruktur
Terkait masalah infrastruktur di Malinau, Gubernur menginginkan Pemkab Malinau dapat mendukung penuh program Pemprov Kaltara, salah satunya menyukseskan pembangunan jalan Malinau tembus Krayan.
"Ini yang tidak kalah pentingnya (akses jalan Malinau-Krayan), saya mau Bupati dan Wabup Malinau dapat membantu Pemprov dalam membangun akses jalan tersebut. Kalau masalah anggaran nanti kita upayakan menarik dana yang ada di pusat," kata Gubernur.
Wempi dan Jakaria juga diingatkan untuk dapat bersinergi dengan Pemprov Kaltara dalam hal membangun Kaltara, termasuk Kabupaten Malinau.
Dia katakan bahwa dalam hal membangun daerah itu penting bersinergi, tidak hanya di Malinau tapi semua daerah di Kaltara harus bisa bersinergi untuk membangun Kaltara.
Baca juga: Malinau Tata Potensi Wisata
"Saya harap Bupati dan Wakil Bupati Malinau yang baru dapat membangun Malinau lebih baik lagi, khususnya mengembangkam potensi wisatanya," kata Zainal, usai melantik Wempi W Mawa dan Jakaria sebagai Bupati dan Wabup Malinau periode 2021-2024 di Tanjung Selor, Senin.
Malinau hakikatnya memiliki potensi wisata yang unik dan jarang dimiliki daerah lain, yakni obyek wana wisata dan konservasi.
Dari 1,3 juta hektare Taman Nasional Kayan Mentarang (TNKM) sekitar 60 berada di Malinau dan sisanya di Kabupaten Nunukan, Kaltara.
Kawasan TNKM berada tepat di kawasan perbatasan dengan Serawak dan Sabah.
Kawasan ini selain memiliki keanekaragaman hayati dari ekosistem hutan hujan tropis dataran rendah hingga tinggi.
Selain itu, terdapat peninggal situs Dayak kuno, yakni peti mati batu atau sarkofagus.
Potensi lain, yakni obyek wisata budaya khas pedalaman sehingga ia berharap
pemimpin baru dapat membangun dan mensejahterakan masyarakat di Malinau dengan meningkatkan desa wisata.
"Jika perlu desa wisata yang sudah ada saat ini lebih ditingkatkan lagi, tidak hanya ditambah, kalau bisa desa wisata yang sudah ada dibenahi juga," kata Gubernur.
Misalnya jika ada bagian bangunan yang catnya sudah pudar, agar diperbaharui lagi dan yang lainnya.
Infrastruktur
Terkait masalah infrastruktur di Malinau, Gubernur menginginkan Pemkab Malinau dapat mendukung penuh program Pemprov Kaltara, salah satunya menyukseskan pembangunan jalan Malinau tembus Krayan.
"Ini yang tidak kalah pentingnya (akses jalan Malinau-Krayan), saya mau Bupati dan Wabup Malinau dapat membantu Pemprov dalam membangun akses jalan tersebut. Kalau masalah anggaran nanti kita upayakan menarik dana yang ada di pusat," kata Gubernur.
Wempi dan Jakaria juga diingatkan untuk dapat bersinergi dengan Pemprov Kaltara dalam hal membangun Kaltara, termasuk Kabupaten Malinau.
Dia katakan bahwa dalam hal membangun daerah itu penting bersinergi, tidak hanya di Malinau tapi semua daerah di Kaltara harus bisa bersinergi untuk membangun Kaltara.
Baca juga: Malinau Tata Potensi Wisata
Pewarta : Susylo Asmalyah
Editor : Iskandar Zulkarnaen
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Badan Pengelola Perbatasan Kaltara Pastikan Tidak Ada Desa yang Hilang di Nunukan
24 January 2026 19:58 WIB
Akselerasi Pelayanan Publik, DKISP Gelar Workshop Pengembangan Dashboard Eksekutif
22 January 2026 10:18 WIB
Gubernur Kaltara Sampaikan Ketimpangan Harga dan Infrastruktur di Perbatasan
21 January 2026 20:03 WIB
Pemprov Kaltara Dukung Prognas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
09 January 2026 22:06 WIB
Terpopuler - Ekonomi & Teknologi
Lihat Juga
Catatan Ana Sriekaningsih: Local Currency Settlement (LCT) Menuju Kemandirian Ekonomi Nasional
30 January 2026 8:00 WIB
Telkomsel di Kalimantan Sukses Kawal Lonjakan Trafik 15,16% Selama Libur Natal dan Tahun Baru
14 January 2026 19:31 WIB
Perkuat Transformasi Digital, Transaksi Digital Pegadaian Tumbuh Empat Kali Lipat Sepanjang 2025
08 January 2026 16:07 WIB