Apeksi di kalimantan bahas COVID-19
Rabu, 23 Juni 2021 22:02 WIB
Wali Kota Tarakan Khairul saat membuka rapat kerja Komisariat Wilayah (Komwil) V Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Regional Kalimantan di Tarakan, Rabu (23/06/2021). HO - Dinas KISP Pemkot Tarakan.
Tarakan (ANTARA) - Isu penting pada rapat kerja Komisariat Wilayah (Komwil) V Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Kalimantan di Tarakan, yakni pemulihan ekonomi dan penanganan COVID-19.
“Penyelarasan antara pemulihan ekonomi dan penanganan pandemi. Jadi penanganan dari aspek kesehatan dan ekonomi," kata Wali Kota Tarakan Khairul di Tarakan, Rabu.
Menurutnya dalam mengatasi masalah ini diperlukan strategi bersama bagaimana mengatasi pandemi.
"Kalau tidak bisa secara nasional paling tidak di regional V Kalimantan ini, kita harus strategis sendiri untuk menangani,” katanya.
Khairul mengatakan bahwa sektor pariwisata dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang turut terganggu dengan adanya COVID-19.
Hal inilah yang menjadi rujukan untuk dibahas dalam isu strategis, karena UMKM ini memberi kontribusi 60 persen lebih dari Produk Domestik Bruto (PDB).
Raker Komwil V Apeksi Regional Kalimantan di Tarakan berlangsung dari tanggal 23 Juni - 24 Juni 2021 sampai dengan malam ini, di Kota Tarakan telah hadir perwakilan dari tujuh kota.
Dengan jumlah rombongan sebayak 157 orang yang mulai berdatangan bahkan mulai tanggal 22 Juni 2021 kemarin.
Khairul saat pembukaan pada Rabu malam menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota Komwil V APEKSI Regional Kalimantan yang telah mempercayakan Kota Tarakan sebagai tuan rumah pada Rakerwil kali ini.
Dia mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang sempat tercatat minus selama tiga kuartal berturut-turut.
Saat ini juga telah menunjukkan tanda-tanda perbaikan, tercatat pada Januari hingga Maret 2021 pertumbuhan ekonomi Kota Tarakan telah tumbuh 0,38 persen.
"Saya berharap, sebagai salah satu kota yang mengandalkan sektor perdagangan dan jasa. Berbagai even yang diselenggarakan di Kota Tarakan, termasuk gelaran Rakerwil APEKSI ini, dapat menjadi pendorong bagi pertumbuhan ekonomi di Kota Tarakan," kata Khairul.
Baca juga: Rakernas XIII APEKSI, Ajang Promosi Kaltara
Baca juga: Presiden Dijadwalkan Buka Rakernas APEKSI di Tarakan
“Penyelarasan antara pemulihan ekonomi dan penanganan pandemi. Jadi penanganan dari aspek kesehatan dan ekonomi," kata Wali Kota Tarakan Khairul di Tarakan, Rabu.
Menurutnya dalam mengatasi masalah ini diperlukan strategi bersama bagaimana mengatasi pandemi.
"Kalau tidak bisa secara nasional paling tidak di regional V Kalimantan ini, kita harus strategis sendiri untuk menangani,” katanya.
Khairul mengatakan bahwa sektor pariwisata dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang turut terganggu dengan adanya COVID-19.
Hal inilah yang menjadi rujukan untuk dibahas dalam isu strategis, karena UMKM ini memberi kontribusi 60 persen lebih dari Produk Domestik Bruto (PDB).
Raker Komwil V Apeksi Regional Kalimantan di Tarakan berlangsung dari tanggal 23 Juni - 24 Juni 2021 sampai dengan malam ini, di Kota Tarakan telah hadir perwakilan dari tujuh kota.
Dengan jumlah rombongan sebayak 157 orang yang mulai berdatangan bahkan mulai tanggal 22 Juni 2021 kemarin.
Khairul saat pembukaan pada Rabu malam menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota Komwil V APEKSI Regional Kalimantan yang telah mempercayakan Kota Tarakan sebagai tuan rumah pada Rakerwil kali ini.
Dia mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang sempat tercatat minus selama tiga kuartal berturut-turut.
Saat ini juga telah menunjukkan tanda-tanda perbaikan, tercatat pada Januari hingga Maret 2021 pertumbuhan ekonomi Kota Tarakan telah tumbuh 0,38 persen.
"Saya berharap, sebagai salah satu kota yang mengandalkan sektor perdagangan dan jasa. Berbagai even yang diselenggarakan di Kota Tarakan, termasuk gelaran Rakerwil APEKSI ini, dapat menjadi pendorong bagi pertumbuhan ekonomi di Kota Tarakan," kata Khairul.
Baca juga: Rakernas XIII APEKSI, Ajang Promosi Kaltara
Baca juga: Presiden Dijadwalkan Buka Rakernas APEKSI di Tarakan
Pewarta : Susylo Asmalyah
Editor : Iskandar Zulkarnaen
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jangan panik, virus ini sudah terdeteksi di Indonesia dan kenali gejala HMPV
07 January 2025 23:57 WIB, 2025
Presiden Jokowi luncurkan IndoVac, vaksin COVID-19 buatan dalam negeri
13 October 2022 11:17 WIB, 2022
COVID-19 naik lagi, 80.000 turis terjebak di Sanya China karena "lockdown"
09 August 2022 8:19 WIB, 2022
Menkes minta kembali pakai masker meski WHO nyatakan level COVID-19 Indonesia aman
13 July 2022 7:11 WIB, 2022
Subvarian baru corona muncul, Satgas anjurkan warga kembali pakai masker
12 July 2022 9:09 WIB, 2022
Terpopuler - Ekonomi & Teknologi
Lihat Juga
Telkomsel di Kalimantan Sukses Kawal Lonjakan Trafik 15,16% Selama Libur Natal dan Tahun Baru
14 January 2026 19:31 WIB
Perkuat Transformasi Digital, Transaksi Digital Pegadaian Tumbuh Empat Kali Lipat Sepanjang 2025
08 January 2026 16:07 WIB
Kesadaran Finansial Meningkat, Gen Z Dominasi Pertumbuhan Nasabah Tabungan Emas Pegadaian
07 January 2026 18:27 WIB