Kopi Robusta Super Asal Malinau Punya Rasa Menarik
Sabtu, 16 Oktober 2021 21:40 WIB
Salah seorang juri ‘Kaltara Menyeduh’ yang sekaligus coffee enthusiast Indonesia, Tatik Rahmawati. ANTARA/HO - Dinas KISP Provinsi Kaltara.
Tarakan (ANTARA) - Siapa sangka tanah Kalimantan Utara (Kaltara) mampu menghasilkan biji kopi berkualitas. Tanaman yang biasanya dijumpai di dataran tinggi, dapat kita jumpai dan rasakan kualitasnya di Bumi Benuanta.
Seperti pada acara ‘Kaltara Menyeduh’ yang digagas Dinas Pariwisata bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI) belum lama ini. Menggunakan biji kopi robusta super hasil pertanian kopi lokal dari Kabupaten Malinau.
"Kopi itu tumbuhan yang unik. Karena setiap daerah punya ciri khas dan potensi tersendiri," kata Salah seorang juri ‘Kaltara Menyeduh’ yang sekaligus coffee enthusiast Indonesia, Tatik Rahmawati di Tanjung Selor, Bulungan, Sabtu.
Seperti yang ia ketahui bahwa Kaltara atau daerah lainnya di Kalimantan bukan daerah pegunungan. Tapi ia takjub di Kaltara bisa memproduksi biji kopi yang luar biasa.
Pada umumnya memang kopi robusta itu terkenal dengan cita rasa yang pahit, tapi Tatik merasakan sensasi yang berbeda ketika mencicip kopi Malinau.
“Jadi dia (kopi robusta super, red) mempunyai tingkat sweetness yang tinggi, kalau lidah biasa mungkin merasakan pahit tapi ketika kita bolak-balik nyicip saya mendapatkan sensasi rasa karamel, coklat, sensasi pandan, sama ada sensasi manis buah semangka,” tambahnya
Perempuan yang sudah beberapa kali ke Kaltara ini berharap agar Kopi Kaltara menjadi tuan rumah di tanahnya sendiri. Sudah seharusnya masyarakat lokal bangga dengan produksi kopi sendiri.
“Sehingga ketika orang ingin mencicip kopi ini, datanglah ke Kaltara,” jelasnya.
Baca juga: Industri Kaltara Tunjukan Perkembangan yang Positif
Baca juga: Gubernur Kaltara Tindaklanjuti Sertifikasi Lahan Tambak
Seperti pada acara ‘Kaltara Menyeduh’ yang digagas Dinas Pariwisata bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI) belum lama ini. Menggunakan biji kopi robusta super hasil pertanian kopi lokal dari Kabupaten Malinau.
"Kopi itu tumbuhan yang unik. Karena setiap daerah punya ciri khas dan potensi tersendiri," kata Salah seorang juri ‘Kaltara Menyeduh’ yang sekaligus coffee enthusiast Indonesia, Tatik Rahmawati di Tanjung Selor, Bulungan, Sabtu.
Seperti yang ia ketahui bahwa Kaltara atau daerah lainnya di Kalimantan bukan daerah pegunungan. Tapi ia takjub di Kaltara bisa memproduksi biji kopi yang luar biasa.
Pada umumnya memang kopi robusta itu terkenal dengan cita rasa yang pahit, tapi Tatik merasakan sensasi yang berbeda ketika mencicip kopi Malinau.
“Jadi dia (kopi robusta super, red) mempunyai tingkat sweetness yang tinggi, kalau lidah biasa mungkin merasakan pahit tapi ketika kita bolak-balik nyicip saya mendapatkan sensasi rasa karamel, coklat, sensasi pandan, sama ada sensasi manis buah semangka,” tambahnya
Perempuan yang sudah beberapa kali ke Kaltara ini berharap agar Kopi Kaltara menjadi tuan rumah di tanahnya sendiri. Sudah seharusnya masyarakat lokal bangga dengan produksi kopi sendiri.
“Sehingga ketika orang ingin mencicip kopi ini, datanglah ke Kaltara,” jelasnya.
Baca juga: Industri Kaltara Tunjukan Perkembangan yang Positif
Baca juga: Gubernur Kaltara Tindaklanjuti Sertifikasi Lahan Tambak
Pewarta : Redaksi
Editor : Susylo Asmalyah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Badan Pengelola Perbatasan Kaltara Pastikan Tidak Ada Desa yang Hilang di Nunukan
24 January 2026 19:58 WIB
Akselerasi Pelayanan Publik, DKISP Gelar Workshop Pengembangan Dashboard Eksekutif
22 January 2026 10:18 WIB
Gubernur Kaltara Sampaikan Ketimpangan Harga dan Infrastruktur di Perbatasan
21 January 2026 20:03 WIB
Pemprov Kaltara Dukung Prognas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
09 January 2026 22:06 WIB
Terpopuler - Wisata & Hiburan
Lihat Juga
Wow, Ada Lomba Layangan Hias dan Lomba Agustusan di Pameran Kemerdekaan Tarakan Plaza
22 July 2025 9:11 WIB