Satu unit speedboat terbakar di Tarakan
Sabtu, 16 April 2022 16:35 WIB
Satu unit speedboat terbakar di Tarakan, Kalimantan Utara, Sabtu (17/4). ANTARA/tangkapan layar.
Tarakan (ANTARA) - Speedboat Masagenae yang parkir di kawasan pos Satuan Patroli Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) XIII terbakar di Tarakan, Kalimantan Utara, Sabtu.
"Kronologis terbakarnya kapal tersebut diduga karena percikan api yang muncul saat perbaikan pompa air di belakang kapal," kata Kasat Polair Polres Tarakan, Iptu Jamzani di Tarakan.
Speedboat yang berkapasitas mesin 200 PK sebanyak dua unit terbakar sekira pukul 12.30 Wita.
"Jadi ada dua orang yang sedang memperbaiki mesin pompa air di bagian belakang kapal dan tiba-tiba ada saksi mata yaitu Ismail yang melihat percikan api dari bagian belakang yang menyambar langsung jeriken berisi bensin cadangan," kata Jamzani.
Saat ini, kedua orang tersebut yakni Khaerul merupakan motoris speedboat dan Hendra merupakan Anak Buah Kapal (ABK) menjadi korban dari speedboat terbakar.
Keduanya melompat ke laut untuk menyelamatkan diri, namun keduanya mengalami luka bakar.
Saat ini Khaerul dan Hendra telah diberikan penanganan pertama dengan kondisi luka bakar 13,5 persen.
Khaerul mengalami luka pada bakar pada bagian muka, leher dan tangan, sedangkan Hendra juga mengalami luka yang sama.
"Tapi keduanya masih dalam kondisi sadar sekarang," kata Jamzani.
Adapun kondisi speedboat saat ini masih berada di gusung sedang menunggu evakuasi. Speedboat Masegenae merupakan speedboat yang melayani penumpang yang carteran.
"Kalau kondisi bodynya masih ada saja tidak hangus sepenuhnya, tapi bagian dalam nya sudah habis semua," katanya.
Baca juga: Ditemukan selamat, penumpang yang loncat dari speed boat di Nunukan
"Kronologis terbakarnya kapal tersebut diduga karena percikan api yang muncul saat perbaikan pompa air di belakang kapal," kata Kasat Polair Polres Tarakan, Iptu Jamzani di Tarakan.
Speedboat yang berkapasitas mesin 200 PK sebanyak dua unit terbakar sekira pukul 12.30 Wita.
"Jadi ada dua orang yang sedang memperbaiki mesin pompa air di bagian belakang kapal dan tiba-tiba ada saksi mata yaitu Ismail yang melihat percikan api dari bagian belakang yang menyambar langsung jeriken berisi bensin cadangan," kata Jamzani.
Saat ini, kedua orang tersebut yakni Khaerul merupakan motoris speedboat dan Hendra merupakan Anak Buah Kapal (ABK) menjadi korban dari speedboat terbakar.
Keduanya melompat ke laut untuk menyelamatkan diri, namun keduanya mengalami luka bakar.
Saat ini Khaerul dan Hendra telah diberikan penanganan pertama dengan kondisi luka bakar 13,5 persen.
Khaerul mengalami luka pada bakar pada bagian muka, leher dan tangan, sedangkan Hendra juga mengalami luka yang sama.
"Tapi keduanya masih dalam kondisi sadar sekarang," kata Jamzani.
Adapun kondisi speedboat saat ini masih berada di gusung sedang menunggu evakuasi. Speedboat Masegenae merupakan speedboat yang melayani penumpang yang carteran.
"Kalau kondisi bodynya masih ada saja tidak hangus sepenuhnya, tapi bagian dalam nya sudah habis semua," katanya.
Baca juga: Ditemukan selamat, penumpang yang loncat dari speed boat di Nunukan
Pewarta : Redaksi
Editor : Susylo Asmalyah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kapus Inafis Bareskrim Polri Kunjungi Korban Kecelakaan Speedboat di RSUD Tanjung Selor
11 February 2025 8:45 WIB
Kapolda Kaltara Turun Langsung ke Lokasi Kecelakaan Speedboat di Sungai Kayan
11 February 2025 3:07 WIB
Rapat Kerja Komisi Gabungan lanjutan terkait kepemilikan speedboat di Kota Tarakan
06 September 2024 18:12 WIB, 2024
Rapat Dengar Pendapat Bersama Asosiasi Speedboat Tanah Kuning -- Mangkupadi
28 November 2023 5:37 WIB, 2023
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Polisi Berhasil Selamatkan Seorang Ibu Paruh Baya Dari Serangan Buaya di Tarakan
19 January 2026 20:41 WIB