Gubernur dukung pengembangan bahasa isyarat di Kaltara
Minggu, 25 September 2022 18:45 WIB
Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum menghadiri peringatan HBII di Gedung Gadis Pemprov Kaltara, Sabtu (24/9). (dkisp)
Tanjung Selor (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Drs H. Zainal A Paliwang SH, M.hum., menghadiri Hari Bahasa Isyarat Internasional (HBII) 2022 yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin) Kaltara di Gedung Gabungan Dinas, Pemprov Kaltara, Sabtu (24/09/2022).
Hadir pula Wakil Gubernur Kaltara, Dr. Yansen TP. M.Si., Sekretaris Provinsi Kaltara, Dr H. Suriansyah M.AP., Asisten I bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Datu Iqro Ramadhan, S.Sos., M.Si., Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan Dr. Bustan, SE.,M.Si., dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara, Teguh Henri Susanto serta Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Gerkatin, Bambang Prasetyo.
Adapun Workshop bertujuan untuk memperkenalkan Bahasa Isyarat kepada masyarakat luas, agar masyarakat dapat berkomunikasi dengan saudara-saudari yang memiliki keistimewaan dan kemampuan berkomunikasi dengan cara yang berbeda.
Saat ini hampir semua media televisi menampilkan translator Bahasa Isyarat. Hal ini agar para mereka para difabel khususnya tuna rungu dapat mengerti dan memahami tentang setiap informasi yang disiarkan melalui media tersebut.
Gubernur dalam sambutannya mengatakan bersyukur berada di zaman ini, dimana kesadaran masyarakat sudah mulai meningkat untuk dapat memberikan perilaku adil kepada sesama Ciptaan Tuhan.
“Tentu ini merupakan suatu hal yang sangat positif, bahwa terlepas dari beberapa kekurangan yang ada, sejatinya kita semua adalah sama. Memiliki hak untuk diberlakukan dengan cara yang sama dan tidak membeda-bedakan,” ujar Gubernur Zainal.
Ia berharap kedepan di Kaltara bisa memberikan pelajaran bahasa isyarat kepada masyarakat.
“Saya berharap kedepan kita bisa memberikan pelajaran Bahasa Isyarat kepada masyarakat di Kaltara, yang mana kita sadari bahwa di Kaltara masih sedikit yang mengetahui tentang Bahasa Isyarat,” ucapnya.
Diakhir sambutannya Gubernur menyatakan mendukung pengembangan Bahasa Isyarat di Kaltara.
“Pemprov akan terus mendukung pengembangan identitas Bahasa Isyarat di Kaltara, agar saudara kita yang memiliki keistimewaan dan kemampuan berkomunikasi dengan cara yang berbeda bisa lebih nyaman berkomunikasi,” tutupnya. (dkisp)
Baca juga: Keakraban gubernur bersama para mahasiswa Kaltara di Yogjakarta
Baca juga: PKK Kaltara bantu veteran hingga kunjungi berbagai sekolah
Baca juga: MoU Kaltara-Yogyakarta tingkatkan SDM di Kalimantan Utara
Baca juga: MoU Kaltara-Yogyakarta tingkatkan SDM di Kalimantan Utara
Baca juga: Gubernur harap Presiden Jokowi resmikan PLBN Sei Pancang
Hadir pula Wakil Gubernur Kaltara, Dr. Yansen TP. M.Si., Sekretaris Provinsi Kaltara, Dr H. Suriansyah M.AP., Asisten I bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Datu Iqro Ramadhan, S.Sos., M.Si., Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan Dr. Bustan, SE.,M.Si., dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara, Teguh Henri Susanto serta Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Gerkatin, Bambang Prasetyo.
Adapun Workshop bertujuan untuk memperkenalkan Bahasa Isyarat kepada masyarakat luas, agar masyarakat dapat berkomunikasi dengan saudara-saudari yang memiliki keistimewaan dan kemampuan berkomunikasi dengan cara yang berbeda.
Saat ini hampir semua media televisi menampilkan translator Bahasa Isyarat. Hal ini agar para mereka para difabel khususnya tuna rungu dapat mengerti dan memahami tentang setiap informasi yang disiarkan melalui media tersebut.
Gubernur dalam sambutannya mengatakan bersyukur berada di zaman ini, dimana kesadaran masyarakat sudah mulai meningkat untuk dapat memberikan perilaku adil kepada sesama Ciptaan Tuhan.
“Tentu ini merupakan suatu hal yang sangat positif, bahwa terlepas dari beberapa kekurangan yang ada, sejatinya kita semua adalah sama. Memiliki hak untuk diberlakukan dengan cara yang sama dan tidak membeda-bedakan,” ujar Gubernur Zainal.
Ia berharap kedepan di Kaltara bisa memberikan pelajaran bahasa isyarat kepada masyarakat.
“Saya berharap kedepan kita bisa memberikan pelajaran Bahasa Isyarat kepada masyarakat di Kaltara, yang mana kita sadari bahwa di Kaltara masih sedikit yang mengetahui tentang Bahasa Isyarat,” ucapnya.
Diakhir sambutannya Gubernur menyatakan mendukung pengembangan Bahasa Isyarat di Kaltara.
“Pemprov akan terus mendukung pengembangan identitas Bahasa Isyarat di Kaltara, agar saudara kita yang memiliki keistimewaan dan kemampuan berkomunikasi dengan cara yang berbeda bisa lebih nyaman berkomunikasi,” tutupnya. (dkisp)
Baca juga: Keakraban gubernur bersama para mahasiswa Kaltara di Yogjakarta
Baca juga: PKK Kaltara bantu veteran hingga kunjungi berbagai sekolah
Baca juga: MoU Kaltara-Yogyakarta tingkatkan SDM di Kalimantan Utara
Baca juga: MoU Kaltara-Yogyakarta tingkatkan SDM di Kalimantan Utara
Baca juga: Gubernur harap Presiden Jokowi resmikan PLBN Sei Pancang
Pewarta : DKISP
Editor : Iskandar Zulkarnaen
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gubernur Kaltara Harapkan Program Pokir DPRD Dapat jadi Instrumen Pembangunan
11 February 2026 8:11 WIB
Badan Pengelola Perbatasan Kaltara Pastikan Tidak Ada Desa yang Hilang di Nunukan
24 January 2026 19:58 WIB
Akselerasi Pelayanan Publik, DKISP Gelar Workshop Pengembangan Dashboard Eksekutif
22 January 2026 10:18 WIB
Gubernur Kaltara Sampaikan Ketimpangan Harga dan Infrastruktur di Perbatasan
21 January 2026 20:03 WIB
Terpopuler - Kaltara
Lihat Juga
Kakanwil Kemenag Kaltara Ikuti Silaturahmi dan Rakor Forum Kakanwil se-Indonesia
30 January 2026 11:31 WIB
Kakanwil Kemenag Kaltara Dorong Rumah Ibadah Jadi Pelopor Cinta Lingkungan
26 January 2026 18:41 WIB