Logo Header Antaranews Kaltara

Kebakaran Menimpa Belasan Kios dan Rumah di Bulungan

Sabtu, 31 Januari 2026 05:13 WIB
Image Print
Peristiwa kebakaran yang melanda Tanjung Selor, Kalimantan Utara (Kaltara) Jumat (30/1) yang menghanguskan belasan kios atau rumah kontrakan diperkirakan terjadi pukul 18.30 WITA. (Istimewa)

Tanjung Selor (ANTARA) - Peristiwa kebakaran yang melanda Tanjung Selor, Kalimantan Utara (Kaltara) Jumat (30/1) yang menghanguskan belasan kios atau rumah kontrakan diperkirakan terjadi pukul 18.30 WITA.

Adapun lokasi kebakaran berada di Jl. Jelarai Raya, tepatnya di dekat bundaran Tugu Putri Lemlai Suri.

“Terjadi peristiwa kebakaran rumah kontrakan/kios sebanyak 11 unit pada hari Jumat (30/1) di dekat Telur Pecah (Tugu Putri Lemlai Suri),” kata Kapolresta Bulungan, Kombes Pol. Rofikoh Yunianto melalui Kasih Humas Aipda Hadi Purnomo.

Hadi mengatakan berdasarkan keterangan saksi atas nama Ehud Fernandus, pemilik konter telepon seluler yang kiosnya turut terbakar, sekira pukul 18.30 WITA.

Saat itu, Ehud sedang melakukan perbaikan telepon genggam di konter miliknya.

Secara tiba-tiba muncul garis-garis api di bagian depan konter tersebut, tidak lama kemudian api berhasil dipadamkan dengan menggunakan pasir.

Namun, setelah dilakukan pemadaman, diketahui bahwa api tidak hanya muncul di depan konter Ehud, melainkan juga di warung sembako serta tempat penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) milik Hasriani, di mana api muncul di samping garasi parkiran mobil milik Hasriani.

“Selanjutnya, secara tiba-tiba sebuah mobil keluar dari garasi dalam kondisi api masih menyala di samping tangki mobil jenis Hilux yang dikemudikan oleh Muhammad Dong,” kata Hadi.

Kemudian api terlihat membentuk garis di sepanjang jalan aspal saat mobil tersebut melaju meninggalkan warung dalam kondisi tangki BBM masih terbuka dan api masih menyala.

“Kemudian saudara Ehud langsung berteriak meminta bantuan untuk memadamkan api, sehingga pemilik Toko 77 segera menghubungi petugas pemadam kebakaran guna membantu proses pemadaman,” paparnya.

Sementara itu, keterangan dari Hasriani lanjut Kasi Humas Polresta Bulungan lagi, sekitar pukul 18.30 WITA, Hasriani duduk sambil menjaga toko.

Kemudian melihat api dari samping rumah milik Wiwi, kemudian Hasriani lari mengambil air untuk membantu menyiram.

Setelah itu, Hasriani menyuruh Muhammad Dong untuk menyelamatkan mobil Hilux yang terparkir di depan lokasi kebakaran dan api menyambar di mobil Hilux tersebut.

Setelah mobil tersebut dibawa menjauh, mobil tersebut menumpahkan minyak dan api menyambar ke aspal.

Hadi mengatakan dugaan sementara api berasal dari salah satu kios yang sedang beraktivitas memindahkan BBM.

“Dugaan sementara untuk api berasal dari salah satu kios saat menyalin BBM jenis pertalite di garasi parkiran warung/kios sembako,” bebernya.

Kemudian lanjutnya, api semakin membesar karena jeriken yang dipakai untuk menyalin BBM tumpah sehingga menyambar api menjadi membesar di sekitar toko/kios.

Untuk api berhasil dipadamkan sekira pukul 19.40 WITA dengan bantuan dari gabungan personel Pemadam Kebakaran (Damkar), TNI, Polri, Satpol PP serta masyarakat sekitar.

Dengan perlengkapan kendaraan Damkar Kabupaten Bulungan dan Provinsi Kalimantan Utara, serta dukungan AWC dan kendaraan taktis (rantis) milik POLRI.

Untuk kerugian yang dialami oleh 11 penghuni kios dan kontrakan tersebut diperkirakan mencapai kurang lebih Rp900 juta dan tidak ada korban jiwa.

“Untuk TKP saat ini telah dipasang garis polisi oleh personel Satuan Reskrim Polresta Bulungan guna untuk dapat dilakukannya penyelidikan terkait dengan kejadian kebakaran tersebut,” kata Hadi.
Baca juga: Kapolda Kaltara Tinjau Lokasi Kebakaran Asrama Polisi di Tarakan
Baca juga: Satlinmas Turut Berperan dalam Penanggulangan Bencana dan Kebakaran



Pewarta :
Editor: Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026