Kaltara harapkan peningkatan PAD pada pajak kendaraan
Kamis, 20 Oktober 2022 15:32 WIB
Wagub Kaltara, Dr Yansen TP, M.Si memberikan arahan pada Rakor Tim Pembina Samsat Tingkat Provinsi Kalimantan Utara tahun 2022 di Kayan Multifunction Hall, Hotel Tarakan Plaza, Kamis (20/10). (dkisp)
Tarakan (ANTARA) - Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Dr Yansen TP M.Si mengungkapkan, salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang harus dimaksimalkan adalah pajak daerah. Misalnya, Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan (BBNKB) yang penerimaannya melalui Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat).
Diketahui kontribusi PKB dan BBNKB pada tahun 2022 sebesar 45 persen terhadap pajak daerah dan 31 persen terhadap keseluruhan pendapatan asli daerah dengan jumlah pajak daerah sebesar Rp411,3 miliar dan PAD sebesar Rp594,9 miliar.
“Meski masih harus ditingkatkan pencapaiannya, dapat dikatakan bahwa PKB dan BBNKB cukup besar dalam memberikan sumbangsih terhadap pajak daerah dan PAD Kalimantan Utara,”kata Wagub dalam Rakor Tim Pembina Samsat Tingkat Provinsi Kalimantan Utara tahun 2022.
Oleh karena itu Wagub menyambut baik terlaksananya Rakor yang berlangsung pada Kamis (20/10) itu. Dengan tema, 'Optimalisasi Sinergitas Pembina Samsat Tingkat Provinsi Kalimantan Utara Dalam Rangka Peningkatan PAD, PNPB, dan SWDKLLJ Guna Mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional', ia berharap Rakor tersebut dapat mendiskusikan upaya peningkatan penerimaan PAD, PNBB dan SWDKLLJ di provinsi ke 34 ini.
Termasuk juga untuk mengatasi kendala dan hambatan yang dialami. Serta menghasilkan solusi serta langkah dalam menyiasati pungutan pajak daerah di kondisi pemulihan ekonomi nasional.
“Saya mengharapkan segenap jajaran tim pembina samsat dapat semakin solid dalam melakukan tugasnya. Saudara semua merupakan garda terdepan dalam peningkatan PAD Kalimantan Utara serta peningkatan PNBP dan SWDKLLJ,” ujarnya.
Ia pun meminta untuk meningkatkan pelayanan publik yang optimal dan transparan.
“Para wajib pajak adalah warga Kalimantan Utara juga. Perlakukanlah mereka seperti keluarga, karena Kaltara adalah Rumah Kita dan pada akhirnya pajak yang kita pungut akan digunakan juga untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat sera pemulihan ekonomi rakyat,” tuntasnya. (dkisp)
Baca juga: Kaltara peringkat 3 Nasional Teknologi Tepat Guna Unggulan 2022
Baca juga: Lantik petinggi PT BKJ, Gubernur serukan integritas
Baca juga: Gubernur Kaltara ajak lestarikan warisan budaya
Baca juga: Kaltara komitmen tingkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah
Baca juga: Gubernur responden pertama pendataan Regsosek 2022 di Kaltara
Baca juga: Paparkan Kondisi Eksisting Kaltara di Depan Pejabat Kementerian Sabah
Diketahui kontribusi PKB dan BBNKB pada tahun 2022 sebesar 45 persen terhadap pajak daerah dan 31 persen terhadap keseluruhan pendapatan asli daerah dengan jumlah pajak daerah sebesar Rp411,3 miliar dan PAD sebesar Rp594,9 miliar.
“Meski masih harus ditingkatkan pencapaiannya, dapat dikatakan bahwa PKB dan BBNKB cukup besar dalam memberikan sumbangsih terhadap pajak daerah dan PAD Kalimantan Utara,”kata Wagub dalam Rakor Tim Pembina Samsat Tingkat Provinsi Kalimantan Utara tahun 2022.
Oleh karena itu Wagub menyambut baik terlaksananya Rakor yang berlangsung pada Kamis (20/10) itu. Dengan tema, 'Optimalisasi Sinergitas Pembina Samsat Tingkat Provinsi Kalimantan Utara Dalam Rangka Peningkatan PAD, PNPB, dan SWDKLLJ Guna Mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional', ia berharap Rakor tersebut dapat mendiskusikan upaya peningkatan penerimaan PAD, PNBB dan SWDKLLJ di provinsi ke 34 ini.
Termasuk juga untuk mengatasi kendala dan hambatan yang dialami. Serta menghasilkan solusi serta langkah dalam menyiasati pungutan pajak daerah di kondisi pemulihan ekonomi nasional.
“Saya mengharapkan segenap jajaran tim pembina samsat dapat semakin solid dalam melakukan tugasnya. Saudara semua merupakan garda terdepan dalam peningkatan PAD Kalimantan Utara serta peningkatan PNBP dan SWDKLLJ,” ujarnya.
Ia pun meminta untuk meningkatkan pelayanan publik yang optimal dan transparan.
“Para wajib pajak adalah warga Kalimantan Utara juga. Perlakukanlah mereka seperti keluarga, karena Kaltara adalah Rumah Kita dan pada akhirnya pajak yang kita pungut akan digunakan juga untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat sera pemulihan ekonomi rakyat,” tuntasnya. (dkisp)
Baca juga: Kaltara peringkat 3 Nasional Teknologi Tepat Guna Unggulan 2022
Baca juga: Lantik petinggi PT BKJ, Gubernur serukan integritas
Baca juga: Gubernur Kaltara ajak lestarikan warisan budaya
Baca juga: Kaltara komitmen tingkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah
Baca juga: Gubernur responden pertama pendataan Regsosek 2022 di Kaltara
Baca juga: Paparkan Kondisi Eksisting Kaltara di Depan Pejabat Kementerian Sabah
Pewarta : DKISP
Editor : Iskandar Zulkarnaen
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Akselerasi Pelayanan Publik, DKISP Gelar Workshop Pengembangan Dashboard Eksekutif
22 January 2026 10:18 WIB
Gubernur Kaltara Sampaikan Ketimpangan Harga dan Infrastruktur di Perbatasan
21 January 2026 20:03 WIB
Pemprov Kaltara Dukung Prognas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
09 January 2026 22:06 WIB
Terpopuler - Ekonomi & Teknologi
Lihat Juga
Telkomsel di Kalimantan Sukses Kawal Lonjakan Trafik 15,16% Selama Libur Natal dan Tahun Baru
14 January 2026 19:31 WIB
Perkuat Transformasi Digital, Transaksi Digital Pegadaian Tumbuh Empat Kali Lipat Sepanjang 2025
08 January 2026 16:07 WIB
Kesadaran Finansial Meningkat, Gen Z Dominasi Pertumbuhan Nasabah Tabungan Emas Pegadaian
07 January 2026 18:27 WIB