Tenaga Pendidik Dituntut Kuasai Teknologi
Rabu, 11 September 2024 14:03 WIB
Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum memberikan pengarahan pada Workshop Peningkatan Kompetensi Guru se-Kecamatan Bunyu, Rabu (11/9). (dkisp)
Tanjung Selor (ANTARA) - Pengaruh perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang sangat cepat dewasa ini, menuntut para pendiri untuk dapat memanfaatkan hasil – hasil teknologi dalam proses belajar dan terampil mengakses ilmu pengetahuan terkait yang lebih luas.
Disampaikan Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., ketika membuka secara resmi kegiatan Workshop Peningkatan Kompetensi Guru se-Kecamatan Bunyu di SMA Negeri 1 Bunyu, Rabu (11/9).
Dalam momen tersebut Gubernur Zainal mengapresiasi atas semua dukungan khususnya dari PT. Lamindo Inter Multikan memberikan dukungan corporate social responsibility (CSR) dengan mengusung tema “Optimalisai Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Inklusi”.
“Workhshop ini di desain sebagai wadah untuk menggali potensi luar biasa dari integrasi TIK dalam konsep pembelajaran yang inklusif,” kata Gubernur Zainal.
Multimedia pembelajaran merupakan media pembelajaran yang mempunyai kekuatan dalam mentransfer informasi, karena pembelajaran berlangsung dengan tidak hanya membaca mendengar tetapi dengan melihat penjelasan yang berupa animasi.
Karena itu, ia mendorong para tenaga pendidik untuk mampu mengembangkan keterampilan membuat media pembelajaran yang dapat berjalan lebih efektif dan menarik kemudian membangkitkan motivasi serta memancing kreativitas peserta didik.
Gubernur menyebut kehadiran workshop ini mampu menjadi forum untuk mengidentifikasi hambatan-hambatan yang mungkin terjadi dalam mengimplementasikan teknologi serta merumuskan strategi kongkrit untuk mengatasi tantangan tersebut.
“Saya percaya bahwa workshop ini akan menjadi langkah penting dalam memahami secara lebih mendalam memanfaatkan teknologi dapat menjadi alat yang kuat untuk memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan bagi semua individu, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus,” tuntasnya.
Dalam kegiatan ini dikuti 80 peserta guru, turut hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara, Dr. Teguh Henri Sutanto, M.Pd, Deputi Geneal Manager PT. Lamindo Inter Multikon, Hamzah Kasim, tokoh masyarakat, H Abdul Wahab.(dkisp).
Baca juga: Kontingen PON Kaltara Tampil Menggunakan Pakaian dan Aksesoris Khas Kaltara
Baca juga: Orientasi DPRD Kaltara, anggota dewan diharapkan wujudkan pemerintahan bersih
Disampaikan Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., ketika membuka secara resmi kegiatan Workshop Peningkatan Kompetensi Guru se-Kecamatan Bunyu di SMA Negeri 1 Bunyu, Rabu (11/9).
Dalam momen tersebut Gubernur Zainal mengapresiasi atas semua dukungan khususnya dari PT. Lamindo Inter Multikan memberikan dukungan corporate social responsibility (CSR) dengan mengusung tema “Optimalisai Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Inklusi”.
“Workhshop ini di desain sebagai wadah untuk menggali potensi luar biasa dari integrasi TIK dalam konsep pembelajaran yang inklusif,” kata Gubernur Zainal.
Multimedia pembelajaran merupakan media pembelajaran yang mempunyai kekuatan dalam mentransfer informasi, karena pembelajaran berlangsung dengan tidak hanya membaca mendengar tetapi dengan melihat penjelasan yang berupa animasi.
Karena itu, ia mendorong para tenaga pendidik untuk mampu mengembangkan keterampilan membuat media pembelajaran yang dapat berjalan lebih efektif dan menarik kemudian membangkitkan motivasi serta memancing kreativitas peserta didik.
Gubernur menyebut kehadiran workshop ini mampu menjadi forum untuk mengidentifikasi hambatan-hambatan yang mungkin terjadi dalam mengimplementasikan teknologi serta merumuskan strategi kongkrit untuk mengatasi tantangan tersebut.
“Saya percaya bahwa workshop ini akan menjadi langkah penting dalam memahami secara lebih mendalam memanfaatkan teknologi dapat menjadi alat yang kuat untuk memperluas akses dan meningkatkan kualitas pendidikan bagi semua individu, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus,” tuntasnya.
Dalam kegiatan ini dikuti 80 peserta guru, turut hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara, Dr. Teguh Henri Sutanto, M.Pd, Deputi Geneal Manager PT. Lamindo Inter Multikon, Hamzah Kasim, tokoh masyarakat, H Abdul Wahab.(dkisp).
Baca juga: Kontingen PON Kaltara Tampil Menggunakan Pakaian dan Aksesoris Khas Kaltara
Baca juga: Orientasi DPRD Kaltara, anggota dewan diharapkan wujudkan pemerintahan bersih
Pewarta : Rilis
Editor : Iskandar Zulkarnaen
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Badan Pengelola Perbatasan Kaltara Pastikan Tidak Ada Desa yang Hilang di Nunukan
24 January 2026 19:58 WIB
Akselerasi Pelayanan Publik, DKISP Gelar Workshop Pengembangan Dashboard Eksekutif
22 January 2026 10:18 WIB
Gubernur Kaltara Sampaikan Ketimpangan Harga dan Infrastruktur di Perbatasan
21 January 2026 20:03 WIB
Pemprov Kaltara Dukung Prognas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
09 January 2026 22:06 WIB
Terpopuler - Rilis Pers
Lihat Juga
Wakapolda Kaltara Hadiri Penyerahan Secara Digital DIPAdan Buku Daftar Alokasi TKD2025
15 December 2024 5:30 WIB, 2024
FKPT Kaltara hadiri rakor antisipasi lonjakan sembako dan kelangkaan BBM
06 December 2024 21:00 WIB, 2024
Kapolda Kaltara Terima Kunjungan Silaturahmi Harmonis Bersama FKUB dan FPK Kaltara
08 October 2024 5:25 WIB, 2024
HUT TNI ke-79, Pjs. Gubernur Togap Himbau TNI-Polri Jaga Netralitas Pilkada 2024
06 October 2024 12:50 WIB, 2024
Tertarik Potensi Kaltara, Investor Korsel Tawarkan Teknologi Baterai
06 October 2024 12:48 WIB, 2024
Orientasi dan Pendalaman Tugas DPRD pada BPSDM Kementerian Dalam Negeri di Jakarta.
03 October 2024 5:06 WIB, 2024