Tanjung Selor (ANTARA) - Rumah Potong Hewan (RPH) Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menyembelih 65 ekor sapi kurban Idul Adha 1447 Hijriah dari masjid-masjid, masyarakat umum, instansi pemerintahan, organisasi keagamaan dan kemasyarakatan.
“Tahun ini sebanyak 65 ekor yang masuk di RPH ini. Agak menurun jumlahnya dari tahun sebelumnya,” ujar Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan, Kristiyanto, yang memantau langsung pelaksanaan penyembelihan di RPH, Jalan Sabanar Lama, Tanjung Selor, Kamis.
Penyembelihan di RPH, kata Kristiyanto, dilaksanakan bertahap dan hari pertama sebanyak 21 ekor yang disembelih. Kemudian dilanjutkan hingga tiga hari sampai selesai.
“Hampir seluruhnya dari Tanjung Palas sama Tanjung Selor yang masuk di RPH ini. Dari masjid-masjid dan juga ada dari masyarakat umum serta organisasi-organisasi menyembelih di sini,” katanya.
Sebelumnya, lanjut dia, RPH Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan sudah sejak (15/5) lalu membuka pendaftaran dan sudah menyampaikan agar minimal sehari sebelum disembelih, hewan kurbannya sudah diantar ke RPH.
“Sudah kita sampaikan agar sehari sebelum disembelih, hewan kurban sudah harus ada di RPH untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan dan juga agar hewan kurban tidak makan paling tidak 12 jam sebelum disembelih,” ujar Kristiyanto.
Setelah hewan kurban disembelih, lanjutnya, tim medis akan memeriksa jeroan atau hati apakah sehat atau tidak, dan terdapat cacing atau tidak.
“Kalau dari hasil pembelahan hati itu tidak ada cacingnya, maka sehat dan akan diberikan kepada pemiliknya. Tapi apabila terdapat cacingnya maka kami melarang untuk diberikan,” tuturnya.
Kemudian terkait adanya biaya retribusi, Kristiyanto membenarkan bahwa ada biaya untuk penyembelihan di RPH yang per ekornya Rp675 ribu, baik itu ukuran besar atau kecil.
“Untuk ini biayanya Rp675 ribu, retribusi sama tukang potong untuk mengerjakannya. Besar kecil sama. Karena untuk sapi yang dipotong itu ukurannya standar. Sehingga kami tidak membedakan antara sapi yang besar maupun kecil,” katanya.
Sementara itu, sebutnya, terkait Juru Sembelih Halal (Juleha) di RPH Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan yang bertugas sehari-hari hanya satu orang, namun ketika momen Idul Adha dibantu oleh Juleha para pedagang daging sapi yang ada di Kabupaten Bulungan.
“Nah kalau Idul Adha ini ada tambahan dari luar. Jadi Juleha para pedagang-pedagang itu kan dikumpulkan di sini, mereka yang memang sudah terlatih. Kalau tidak salah ada sekitar lima - delapan orang,” ungkapnya.
Dengan menyembelih di RPH, tentu kata dia, proses penyembelihan sesuai syariat Islam dengan Juleha yang sudah bersertifikat dan daging yang dihasilkan juga higienis, aman serta tentunya diawasi oleh dokter hewan.
Baca juga: PLN UIP KLT Salurkan 9 Hewan Kurban untuk Masyarakat
Baca juga: Warga RT 10-11 Desa Malinau Kota Nikmati Daging Sapi Dari Presiden RI