
Anggota Komisi VII DPR RI: UMKM Kaltara Kita Utamakan Untuk Naik Kelas

Tanjung Selor (ANTARA) - Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR) Rahmawati terus mendorong pengusaha Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) untuk naik kelas.
“UMKM Kaltara kita utamakan untuk naik kelas,” ujarnya di acara Open House Idul Adha 1447 Hijriah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara, Rabu.
Upaya yang ia lakukan untuk menjadikan UMKM Kaltara naik kelas yaitu bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian RI menggelar pelatihan-pelatihan UMKM pengembangan produk hingga bisa ekspor ke luar negeri.
“Ada bantuan dan pelatihan-pelatihan yang kita berikan bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian. Itu terus kita tingkatkan,” katanya.
Tentu, kata Rahmawati, UMKM juga harus diberikan kemudahan untuk mendapatkan kredit dan kreditnya juga harus ringan.
“Sekarang bank-bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) sudah memprioritaskan dengan cara tidak perlu pakai jaminan dan diberikan akses yang mudah agar mereka bisa berkembang dan punya modal sendiri,” tuturnya.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kaltara, Hasriyani mengatakan Pemprov Kaltara terus melakukan pendampingan, pelatihan, sosialisasi, hingga penguatan akses permodalan bagi pelaku usaha sesuai dengan kewenangan.
“Meski di tengah kondisi efisiensi anggaran, kita pastikan proses pembinaan dan pengawasan terhadap UMKM tetap berjalan, termasuk monitoring terhadap promosi dan pengembangan usaha para pengusaha UMKM,” katanya.
Menurutnya, perkembangan UMKM di Kaltara saat ini cukup positif dengan adanya sejumlah produk lokal telah menembus pasar nasional hingga internasional.
“Kalau kita lihat, memang produk-produk UMKM kita sudah banyak yang pasarnya bukan hanya lokal, tetapi juga nasional bahkan internasional,” ucapnya.
Baca juga: Jumlah UMKM di Kabupaten Malinau Meningkat Setiap Tahun
Baca juga: Nobar Piala Dunia 2026, TVRI Kaltara Rangkul UMKM
Pewarta : Agus Salam
Editor:
Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
