KKP Tarakan dilengkapi pelindung cegah virus corona
Minggu, 26 Januari 2020 9:59 WIB
Petugas Kantor Kesehatan Penumpang (KKP) Kelas II Tarakan untuk mencegah terinfeksi virus corona menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker N95 dan sarung tangan. Dokumen KKP II Tarakan
Tarakan (ANTARA) - Petugas Kantor Kesehatan Penumpang (KKP) Kelas II Tarakan untuk mencegah terinfeksi virus corona menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker N95 dan sarung tangan.
"Setiap petugas yang kontak dengan penumpang kita pakaikan APD berupa masker N95 dan sarung tangan, kita siapkan ambulans evakuasi penyakit menular dan petugas dengan APD lengkap," kata Kepala KKP Kelas II Tarakan, Ahmad Hidayat di Tarakan, Minggu.
Dijelaskan bahwa saat ini pihak KKP kelas II Tarakan sudah melakukan koordinasi
dengan pihak penerbangan, bandara, pelabuhan, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dan Kabupaten/Kota.
Serta rumah sakit rujukan tentang penanganan terhadap suspect sesuai rencana kontijensi yang sudah disusun bersama, katanya.
"Saat ini ada tiga lokasi yang sudah dipasang thermal scanner untuk mendeteksi penumpang yang dari dari luar negeri terutama Tawau, Malaysia. Pemasangan itu sudah dipasang sesuai SOP," kata Hidayat.
Tiga kawasan yang dipasang thermal scanner di Kaltara ada di Pelabuhan Nunukan, Pelabuhan Malundung Tarakan dan Bandara Juata.
Ditambahkannya untuk antisipasi bila ada penumpang yang terdeteksi infeksi virus corona maka langsung dilakukan evakuasi menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) menyampaikan pengidap virus corona di negara tersebut menjadi empat orang setelah adanya tambahan satu orang pengidap, yakni seorang laki-laki berusia 40 tahun dari Wuhan, China.
"Kami ingin menyampaikan mengenai satu lagi kasus yang dipastikan terjangkit 2019 novel coronavirus (2019-nCoV). Kasus ini tidak mempunyai kaitan dengan tiga kasus positif yang telah dilaporkan pada Sabtu pagi," ujar Dirjen Kesehatan Malaysia Datuk Dr Noor Hisham Bin Abdullah di Kuala Lumpur, Sabtu malam (25/01).
Baca juga: Kaltara harus waspada, di Malaysia empat terinfeksi Virus Corona
Baca juga: Mengenal dan mencegah virus corona
"Setiap petugas yang kontak dengan penumpang kita pakaikan APD berupa masker N95 dan sarung tangan, kita siapkan ambulans evakuasi penyakit menular dan petugas dengan APD lengkap," kata Kepala KKP Kelas II Tarakan, Ahmad Hidayat di Tarakan, Minggu.
Dijelaskan bahwa saat ini pihak KKP kelas II Tarakan sudah melakukan koordinasi
dengan pihak penerbangan, bandara, pelabuhan, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dan Kabupaten/Kota.
Serta rumah sakit rujukan tentang penanganan terhadap suspect sesuai rencana kontijensi yang sudah disusun bersama, katanya.
"Saat ini ada tiga lokasi yang sudah dipasang thermal scanner untuk mendeteksi penumpang yang dari dari luar negeri terutama Tawau, Malaysia. Pemasangan itu sudah dipasang sesuai SOP," kata Hidayat.
Tiga kawasan yang dipasang thermal scanner di Kaltara ada di Pelabuhan Nunukan, Pelabuhan Malundung Tarakan dan Bandara Juata.
Ditambahkannya untuk antisipasi bila ada penumpang yang terdeteksi infeksi virus corona maka langsung dilakukan evakuasi menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) menyampaikan pengidap virus corona di negara tersebut menjadi empat orang setelah adanya tambahan satu orang pengidap, yakni seorang laki-laki berusia 40 tahun dari Wuhan, China.
"Kami ingin menyampaikan mengenai satu lagi kasus yang dipastikan terjangkit 2019 novel coronavirus (2019-nCoV). Kasus ini tidak mempunyai kaitan dengan tiga kasus positif yang telah dilaporkan pada Sabtu pagi," ujar Dirjen Kesehatan Malaysia Datuk Dr Noor Hisham Bin Abdullah di Kuala Lumpur, Sabtu malam (25/01).
Baca juga: Kaltara harus waspada, di Malaysia empat terinfeksi Virus Corona
Baca juga: Mengenal dan mencegah virus corona
Pewarta : Redaksi
Editor : Susylo Asmalyah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jangan panik, virus ini sudah terdeteksi di Indonesia dan kenali gejala HMPV
07 January 2025 23:57 WIB, 2025
Presiden Jokowi luncurkan IndoVac, vaksin COVID-19 buatan dalam negeri
13 October 2022 11:17 WIB, 2022
COVID-19 naik lagi, 80.000 turis terjebak di Sanya China karena "lockdown"
09 August 2022 8:19 WIB, 2022
Menkes minta kembali pakai masker meski WHO nyatakan level COVID-19 Indonesia aman
13 July 2022 7:11 WIB, 2022
Subvarian baru corona muncul, Satgas anjurkan warga kembali pakai masker
12 July 2022 9:09 WIB, 2022
Terpopuler - Kaltara
Lihat Juga
Kapolda Kaltara Pimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Pengamanan Idul Fitri
11 March 2026 10:42 WIB
KUHP Baru Berlaku, UU Pers Tetap Jadi Instrumen Utama Lindungi Kebebasan Pers
10 March 2026 9:07 WIB