Tiga kasus positif COVID-19 bertambah di Kaltara
Minggu, 16 Agustus 2020 21:17 WIB
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kaltara, Agust Suwandy. Antara/Susylo Asmalyah
Tarakan (ANTARA) - Sebanyak tiga kasus positif COVID-19 bertambah di Kalimantan Utara yang tersebar di Tarakan dua orang yang berinisial AF (23) dan AS (53), kemudian satu orang di Bulungan dengan inisial SM (49).
“Total kumulatif kasus positif COVID-19 di Kaltara sebanyak 328 orang sedangkan yang sembuh 287 orang,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kaltara, Agust Suwandy di Tanjung Selor, Minggu.
Kasus positif COVID-19 yang meninggal dua orang, sedangkan yang masih dirawat sebanyak 39 orang yang tersebar di Tarakan 22 orang, enam orang di Bulungan, lima orang di Nunukan dan enam orang di Malinau.
Selanjutnya jumlah suspek yang diisolasi sebanyak 56 orang. Kasus suspek bila seseorang memiliki salah satu kriteria berikut yakni orang dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara/wilayah Indonesia yang melaporkan transmisi lokal.
Kemudian orang dengan salah satu gejala/tanda ISPA pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi/probable COVID-19. Serta orang dengan ISPA berat/pneumonia berat yang membutuhkan perawatan di rumah sakit dan tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan.
“Untuk kasus probable di Kaltara ada 18 orang, kasus probable yakni kasus suspek dengan ISPA berat/meninggal dengan gambaran klinis yang meyakinkan COVID-19 dan belum ada hasil pemeriksaan laboratorium RT-PCR,” kata Agust.
Baca juga: Insentif tak kunjung cair, penggali makam jenazah COVID-19 mengeluh
Baca juga: Kantor Menkumham ditutup setelah ada pegawai positif COVID-19
“Total kumulatif kasus positif COVID-19 di Kaltara sebanyak 328 orang sedangkan yang sembuh 287 orang,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kaltara, Agust Suwandy di Tanjung Selor, Minggu.
Kasus positif COVID-19 yang meninggal dua orang, sedangkan yang masih dirawat sebanyak 39 orang yang tersebar di Tarakan 22 orang, enam orang di Bulungan, lima orang di Nunukan dan enam orang di Malinau.
Selanjutnya jumlah suspek yang diisolasi sebanyak 56 orang. Kasus suspek bila seseorang memiliki salah satu kriteria berikut yakni orang dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara/wilayah Indonesia yang melaporkan transmisi lokal.
Kemudian orang dengan salah satu gejala/tanda ISPA pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi/probable COVID-19. Serta orang dengan ISPA berat/pneumonia berat yang membutuhkan perawatan di rumah sakit dan tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan.
“Untuk kasus probable di Kaltara ada 18 orang, kasus probable yakni kasus suspek dengan ISPA berat/meninggal dengan gambaran klinis yang meyakinkan COVID-19 dan belum ada hasil pemeriksaan laboratorium RT-PCR,” kata Agust.
Baca juga: Insentif tak kunjung cair, penggali makam jenazah COVID-19 mengeluh
Baca juga: Kantor Menkumham ditutup setelah ada pegawai positif COVID-19
Pewarta : Redaksi
Editor : Susylo Asmalyah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jangan panik, virus ini sudah terdeteksi di Indonesia dan kenali gejala HMPV
07 January 2025 23:57 WIB, 2025
Hoaks! Surat Edaran Kemenkes wajibkan masker mulai 15 Desember 2023
18 December 2023 14:57 WIB, 2023
Presiden sebut Pemerintah belum putuskan imbau pakai masker soal COVID-19
16 December 2023 8:39 WIB, 2023
Catatan Ilham Bintang - Jumpa Farhan Faris, TikToker tampan yang dapat berkah dari Pandemi COVID-19
10 June 2023 6:18 WIB, 2023
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
Di Balik Keterbatasan, Asa Itu Datang: YKB Daerah Kaltara Bantu Dua Anak Tunanetra di Bulungan
25 February 2026 9:30 WIB