Jakarta (ANTARA) - Pisang goreng terpilih sebagai kudapan goreng penutup terbaik di dunia (deep-fried desserts in the world) menurut versi TasteAtlas, menempati posisi pertama dari total 50 kudapan goreng yang berasal dari berbagai negara.

"Yeay! Pisang goreng dari Indonesia jadi makanan pencuci mulut goreng terbaik di dunia versi tasteatlas.com," tulis Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno melalui unggahan di Instagram-nya, Kamis (16/2) malam.

Unggahan yang menyertakan daftar susunan dari TasteAtlas itu juga diunggah ulang oleh akun Instagram Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Sebelumnya, daftar tersebut juga telah dibagikan TasteAtlas melalui akun Instagram-nya pada Selasa (14/2).

"Bukan termasuk pilihan yang paling sehat, tetapi sangat populer di hampir setiap masakan dan budaya," tulis TasteAtlas.

Pisang goreng menempati posisi pertama, bahkan mengalahkan kudapan goreng populer lainnya seperti churros dari Spanyol yang hanya menduduki peringkat sembilan, donat dari Amerika Serikat yang menduduki peringkat delapan belas, hingga es krim goreng dari Amerika Serikat yang menempati peringkat kedua puluh tujuh.

"Indonesia memang luar biasa, makanya yuk berwisata #DiIndonesiaAja!" tulis Sandiaga lagi masih dalam unggahan yang sama.
 






Lihat postingan ini di Instagram









 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (@kemenparekraf.ri)


TasteAtlas merupakan "ensiklopedia" daring yang memetakan berbagai jenis makanan dan minuman lokal di seluruh dunia. Menurut halaman resminya, TasteAtlas telah membuat katalog lebih dari 10.000 makanan dan minuman serta masih ada puluhan ribu yang belum diteliti dan dipetakan.

TasteAtlas didirikan oleh jurnalis dan pengusaha Kroasia Matija Babi. Dalam wawancara dengan TimeOut, menurut Babi, TasteAtlas mengandalkan ulasan dari ahli gastronomi alih-alih ulasan berupa komentar anonim oleh pengguna. Untuk pisang goreng TasteAtlas memberikan peringkat 4,6.

Pewarta : Redaksi
Editor : Iskandar Zulkarnaen
Copyright © ANTARA 2024