Pemprov Kaltara Meraih Penghargaan Terbaik Pertama dari BKN
Selasa, 25 Juni 2024 19:04 WIB
Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalimantan Utara meraih penghargaan terbaik pertama dengan kategori Instansi yang Berkomitmen Dalam Pengembangan Kompetensi Berbasis Sistem Terintegrasi Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN) se-Wilayah Kerja Kantor Regional VIII Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Tahun 2024. ANTARA/HO-DKISP Kaltara.
Tarakan (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) berhasil meraih penghargaan terbaik pertama dengan kategori Instansi yang Berkomitmen Dalam Pengembangan Kompetensi Berbasis Sistem Terintegrasi Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN) se-Wilayah Kerja Kantor Regional VIII Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Tahun 2024.
“Alhamdulillah, untuk wilayah Kamreg VIII BKN, Kaltara yang tertinggi untuk ASN yang mengikuti program BKN terkait dengan pengembangan kompetensi ASN," kata Plt. Kepala BKD Kaltara, Andi Amriampa di Tanjung Selor Bulungan, Selasa.
Penghargaan itu diberikan dalam acara Rapat Koordinasi se-Wilayah Kerja Kantor Regional VIII BKN di Bekasi, Senin (24/6).
Menurutnya ada beberapa kategori penilaian yang dilaksanakan BKN, tapi Pemprov Kaltara yang berhasil mendapat penilaian tersebut, penilaian tersebut yaitu menjadi salah satu instrumen pelaksanaan sistem Merit.
Pelaksanaan kegiatan pengembangan kompetensi ASN berbasis sistem terintegrasi SIASN beberapa waktu lalu telah berhasil mendongkrak sistem Merit Pemprov Kaltara menjadikan nilai baik
“Kalau sebelumnya nilainya kurang, pada tahun ini nilainya sudah masuk ke kategori baik," ujarnya.
Berdasarkan sistem Merit Pemprov Kaltara mendapat total bobot nilai sebesar 254 poin, dengan indeks nilai 0,62, sehingga mendapatkan kategori baik.
Ia menilai, keberhasilan yang didapat ini tidak luput dari hasil kerja keras seluruh jajaran yang sudah berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dan peningkatan yang baik dalam manajemen ASN.
Kendati demikian Andi Amriampa menegaskan yang lebih penting dan utama sebenarnya penerapan manajemen talenta untuk mendukung terlaksananya sistem Merit tersebut.
“Sebenarnya hasil pengembangan kompetensi itu sudah masuk sebagai Data Manajemen Talenta Nasional karena itu sistem sudah terintegrasi, harapannya ASN Kaltara dapat mengikuti itu dan terpetakan,” katanya.
Dalam kegiatan Rakor ini turut dihadiri BKD/ BKPSDM/BKPP seluruh provinsi kabupaten/kota se-wilayah Kanreg VIII BKN yang terdiri dari Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Utara.
Baca juga: Asosiasi Dosen Indonesia Berperan Untuk Memajukan Pendidikan di Kaltara
Baca juga: Kaltara-BRGM dan Bank Dunia tanam mangrove di lahan 344 hektare
“Alhamdulillah, untuk wilayah Kamreg VIII BKN, Kaltara yang tertinggi untuk ASN yang mengikuti program BKN terkait dengan pengembangan kompetensi ASN," kata Plt. Kepala BKD Kaltara, Andi Amriampa di Tanjung Selor Bulungan, Selasa.
Penghargaan itu diberikan dalam acara Rapat Koordinasi se-Wilayah Kerja Kantor Regional VIII BKN di Bekasi, Senin (24/6).
Menurutnya ada beberapa kategori penilaian yang dilaksanakan BKN, tapi Pemprov Kaltara yang berhasil mendapat penilaian tersebut, penilaian tersebut yaitu menjadi salah satu instrumen pelaksanaan sistem Merit.
Pelaksanaan kegiatan pengembangan kompetensi ASN berbasis sistem terintegrasi SIASN beberapa waktu lalu telah berhasil mendongkrak sistem Merit Pemprov Kaltara menjadikan nilai baik
“Kalau sebelumnya nilainya kurang, pada tahun ini nilainya sudah masuk ke kategori baik," ujarnya.
Berdasarkan sistem Merit Pemprov Kaltara mendapat total bobot nilai sebesar 254 poin, dengan indeks nilai 0,62, sehingga mendapatkan kategori baik.
Ia menilai, keberhasilan yang didapat ini tidak luput dari hasil kerja keras seluruh jajaran yang sudah berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dan peningkatan yang baik dalam manajemen ASN.
Kendati demikian Andi Amriampa menegaskan yang lebih penting dan utama sebenarnya penerapan manajemen talenta untuk mendukung terlaksananya sistem Merit tersebut.
“Sebenarnya hasil pengembangan kompetensi itu sudah masuk sebagai Data Manajemen Talenta Nasional karena itu sistem sudah terintegrasi, harapannya ASN Kaltara dapat mengikuti itu dan terpetakan,” katanya.
Dalam kegiatan Rakor ini turut dihadiri BKD/ BKPSDM/BKPP seluruh provinsi kabupaten/kota se-wilayah Kanreg VIII BKN yang terdiri dari Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Utara.
Baca juga: Asosiasi Dosen Indonesia Berperan Untuk Memajukan Pendidikan di Kaltara
Baca juga: Kaltara-BRGM dan Bank Dunia tanam mangrove di lahan 344 hektare
Pewarta : Redaksi
Editor : Susylo Asmalyah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Badan Pengelola Perbatasan Kaltara Pastikan Tidak Ada Desa yang Hilang di Nunukan
24 January 2026 19:58 WIB
Akselerasi Pelayanan Publik, DKISP Gelar Workshop Pengembangan Dashboard Eksekutif
22 January 2026 10:18 WIB
Gubernur Kaltara Sampaikan Ketimpangan Harga dan Infrastruktur di Perbatasan
21 January 2026 20:03 WIB
Pemprov Kaltara Dukung Prognas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
09 January 2026 22:06 WIB
Terpopuler - Kaltara
Lihat Juga
Kakanwil Kemenag Kaltara Ikuti Silaturahmi dan Rakor Forum Kakanwil se-Indonesia
30 January 2026 11:31 WIB
Kakanwil Kemenag Kaltara Dorong Rumah Ibadah Jadi Pelopor Cinta Lingkungan
26 January 2026 18:41 WIB
Bupati Bulungan Serahkan Bantuan Truk Serbaguna BNPB saat Apel Gabungan OPD
26 January 2026 18:32 WIB