Tanjung Selor (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Utara melaksanakan kegiatan pelepasan da’i dan da’iyah ke wilayah terdepan, tertinggal dan terluar (3T).
“Saudara-saudara berangkat bukan hanya membawa materi dakwah, tetapi juga membawa kepedulian, ketulusan, dan semangat melayani," kata Kepala Kanwil Kemenag Kaltara Muh. Saleh di Tanjung Selor, Selasa.
Dia mengharapkan para da’i dan da’iyah adalah sahabat bagi masyarakat, dengarkan kebutuhan mereka dan hadir dengan hati.
Pelepasan ini menjadi bagian dari komitmen Kemenag dalam memperluas layanan keagamaan sekaligus memperkuat pembinaan umat di wilayah yang memiliki tantangan geografis dan sosial.
Para da’i dan da’iyah yang diberangkatkan diharapkan menjadi garda terdepan dalam menyebarkan nilai-nilai keagamaan yang menyejukkan, mempererat kerukunan, serta menghadirkan dakwah yang solutif di tengah masyarakat.
Saleh menegaskan bahwa program pengiriman da’i ke wilayah 3T merupakan amanah mulia yang tidak sekadar tugas formal, tetapi bentuk pengabdian yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Ia menambahkan bahwa kehadiran da’i di wilayah 3T diharapkan mampu menguatkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin, menjadi teladan dalam akhlak sehari-hari, sekaligus menjadi perekat kerukunan umat beragama.
“Dakwah yang paling dirasakan masyarakat adalah keteladanan. Senyum, kesabaran, dan kepedulian sering kali lebih bermakna daripada kata-kata panjang,” ujarnya.
Kakanwil juga mengingatkan bahwa tantangan wilayah 3T membutuhkan kesiapan mental dan fisik. Para da’i diminta meluruskan niat karena Allah SWT, menjaga kesehatan dan kekompakan.
Serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat serta pemerintah setempat, dan mengedepankan pendekatan dakwah yang santun, sejuk, dan penuh hikmah.
“Keberhasilan pengabdian bukan diukur dari seberapa banyak ceramah yang disampaikan, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat. Jika kehadiran kita membawa ketenangan dan harapan, di situlah dakwah menemukan maknanya,” kata Saleh.
Kakanwil juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya program ini dan berharap setiap langkah pengabdian para da’i menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.
Saleh berpesan agar para da’i menjadi pelita di wilayah 3T untuk menerangi umat dengan ilmu, akhlak dan keteladanan.
Baca juga: MIN 1 Bulungan Wakili Kaltara di Program Nasional POV Ramadhan 2026 Kemenag RI
Baca juga: Kakanwil Kemenag Kaltara Klarifikasi Terkait Komitmen Negara Membina Guru Madrasah Swasta