Tarakan (ANTARA) - Prihatin dengan kondisi keluarga pasien yang tempat tinggalnya jauh dari Rumah Sakit Umum (RSU) Jusuf SK Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Rahmawati sediakan secara gratis rumah singgah.

“Alhamdulillah hari ini kita meresmikan rumah singgah untuk keluarga pasien masyarakat Kaltara yang dirawat di RSU Jusuf SK,” ujarnya di Kota Tarakan, Senin.

Rahmawati mengaku sering berkunjung ke rumah sakit dan ketika menjenguk orang sakit ia melihat keluarga pasien terpaksa harus tidur di mushala, kursi-kursi hingga emperan rumah sakit. Karena itulah, ia menyediakan rumah singgah untuk keluarga pasien.

“Saya sering berkunjung ketika menjenguk orang di rumah sakit, rumah sakit umum, rumah sakit yang ada di mana-mana, kebanyakan pengantar pasien justru ketika pasiennya sembuh malah mereka itu yang menjadi sakit,” katanya.

Sebab, kata anggota Komisi VII DPR RI daerah pemilihan Kaltara ini, saat mendampingi atau menjaga pasien, paling hanya satu orang yang boleh berada di dalam ruangan. Sedangkan keluarga lainnya yang mungkin mendampingi dari luar Kota Tarakan terpaksa harus tidur di mana saja di lingkungan rumah sakit.

Karena itulah ia menyiapkan hunian atau rumah singgah untuk keluarga pasien masyarakat Kaltara yang khususnya dari luar Tarakan seperti daerah pedalaman dan perbatasan yang tidak punya keluarga atau tempat menginap di Tarakan.

“Mudah-mudahan dengan rumah singgah yang gratis ini bisa memfasilitasi mereka. Pasiennya sehat, yang menunggu juga sehat dan saat pulang ke daerahnya semua sehat,” tuturnya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan menyambut baik adanya rumah singgah gratis bagi keluarga pasien RSU Jusuf SK, khususnya masyarakat Kaltara yang disediakan oleh Anggota DPR RI Rahmawati.

“Pemkot memberikan apresiasi yang tinggi sekali dengan adanya rumah singgah, karena ini yakni bentuk kehadiran negara,” ujar Wakil Walikota Tarakan, Ibnu Saud Is saat menghadiri peresmian rumah singgah tersebut.

Menurutnya, melalui Anggota DPR Rahmawati, adanya rumah singgah itu menandakan hadirnya negara bagi masyarakat Kaltara, khususnya keluarga pasien yang sedang dirawat.

Ia menilai rumah singgah yang telah disediakan sangat layak untuk ditempati keluarga pasien yang ingin beristirahat, mandi dan sebagainya.

“Barangkali tentu tidak mewah, tapi layak dan nyaman. Dari sini ke rumah sakit itu mungkin tidak sampai 70 langkah dan supaya lebih cepat kalau misalnya ada apa-apa keluarganya,” katanya.

Ibnu berharap dengan adanya rumah singgah ini membuat keluarga lebih tenang dan nyaman, serta pasien juga termotivasi untuk lekas sehat karena adanya pendampingan keluarga secara langsung.

“Dengan adanya keluarga spirit pasien untuk sembuh itu ada. Mudah-mudahan dengan akses yang dekat ini membuat pasien maupun yang keluarga yang menunggu ini betul-betul merasa aman dan nyaman,” tuturnya.
Baca juga: Anggota Komisi VII DPR RI: UMKM Kaltara Kita Utamakan Untuk Naik Kelas
Baca juga: Kunjungi Gudang Bulog, Anggota DPR RI Sebut Mutu Beras Terjaga