Logo Header Antaranews Kaltara

Gubernur Serahkan Bantuan Pendidikan

Jumat, 6 Januari 2017 11:43 WIB
Image Print
SIMBOLIS : Gubernur Kaltara menyerahkan secara simbolis bantuan bis sekolah, komputer dan printer kepada sekolah-sekolah di Kabupaten Bulungan, Rabu (4/1). (dok humas)

Tanjung Selor (Antara News Kaltara) - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambriemenyerahkan secara simbolis bantuan bis sekolah, komputer dan printer, kepadasekolah-sekolah di Kabupaten Bulungan.

Bantuantersebut bersumber dari anggaran bantuan keuangan Provinsi Kaltara (APBDPerubahan Tahun 2016). Penyerahan bantuan diserahkan di Kantor Dinas PendidikanBulungan, Rabu (4/1).

Sebanyak5 bis sekolah, 50 unit komputer, 52 unit printer akan diperuntukkan bagi SD danSMP, 26 unit komputer bagi SMA, 6 LCD infokus, 6 laptop dan 5 printer bagi TKdan PAUD. Sedangkan 10 laptop, 5 unit komputer, 5 unit UPS, 6 unit printerdiperuntukkan Dinas Pendidikan Bulungan.

Iriantomengatakan, pemberian bantuan ini adalah salah satu komitmen pemerintah untukbagaimana bisa bersama-sama memajukan pendidikan di Kaltara. Juga salah satuupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kaltara.

"Meskipunkita merupakan provinsi yang masih baru, namun ini langkah menunjukkan tekadkita dalam transparansi penyelenggaraan anggaran," katanya usaimenyerahkan bantuan secara langsung.

Iriantomenjelaskan, sejak 2015 bantuan keuangan ini telah dialokasikan sebesar Rp 10 M, namun tidak mampu terserap.Sehingga 2016 dikucurkan kembali sebesar Rp 4 M. "Tapiintinya, anak-anak kita merasa nyaman pergi ke sekolah juga guru-gurunya.Makanya kita beri bantuan bis sekolah, saya tau Bulungan itu wilayahluas," sebutnya.

Gubernurpada acara tersebut secara simbolis menyerahkan bantuan masing-masing bissekolah diperuntukkan Sekolah Luar Biasa(SLB) di Tanjung Selor, SMP Negeri 2 Tanjung Selor serta SMP Negeri 1 TanjungPalas Utara dan SMA negeri 1 TanjungPalas Barat.

Sementarauntuk komputer printer diserahkan kepada 8 SD dan 4 SMP di Tanjung Selor, 7 SDdan 4 SMP di Tanjung Palas, 3 SD dan 2 SMP di Tanjung Palas Timur, 3 SD dan 2SMP di Tanjung Palas Utara, 2 SD dan 1 SMP di Tanjung Palas Tengah, 2 SD dan 1SMP di Tanjung Palas Barat, 1 SD dan 2 SMP di Sekatak, 2 SD dan 2 SMP di Pesoserta 2 SMP di Peso Hilir.

Gubernurjuga mengatakan perlengkapan yang diberikan merupakan tidak sekedar instrumen,namun yang lebih penting dari pendidikan adalah bagaimana membentuk karakteranak didik menjadi lebih baik. Kepada pengajar se-Kaltara diimbau agarberkorelasi positif dengan upaya mempercepat akselerasi pembangunan di Kaltara.

"Jadikalau pendidikan itu maju maka insya Allah masyarakat, bangsa dan negara kitajuga maju. Kita dapat belajar dari negara lain seperti Jepang dan China. Tapigejala fenomenal saat ini kita makin meninggalkan ke-Indonesiaan kita. Kitaboleh belajar namun tidak meninggalkan ke-Indonesiaan kita," ujarnya.

Jadimenurut gubernur, pendidikan itu harus dievaluasi. Pengaruh produk pendidikansaat ini, kata gubernur sangat besar bagi keberhasilan Kaltara di masamendatang. Generasi muda akan menjadi cikal bakal manusia yang mengabdi didaerah maupun di daerah lain atau bahkan di negara lain.

Untukitu, Irianto menegaskan kembali, bantuan yang sudah diberikan jangan hanyadigunakan namun juga agar dapat dipelihara dengan baik agar pemanfaatannyalebih lama.

Karena banyak barang yang sudahdiberikan tetapi tidak dijaga, dirawat dan dipelihara dengan baik sehinggaakhirnya pemakaian 6 bulan saja sudah rusak," ucapnya. Selain itu, gubernur juga meminta agarbarang yang akan diterima, dipastikan kualitasnya baik dan sudah adapemeriksaan dari tim pemeriksa barang.

"Jangan sampaikualitasnya tidak sesuai dengan spesifikasi. Tapi yang kita lihat saat inikualitasnya sangat bagus semua," katanya.



Pewarta :
Editor: Firsta Susan Ferdiany
COPYRIGHT © ANTARA 2026