
Generasi Muda Harus Tahan Banting

Nunukan(Antara News Kaltara) - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H IriantoLambrie, menjadi Pembina Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Palang MerahIndonesia (PMI) ke-72. Acara ini sekaligus dirangkai dengan acara Jumpa BaktiGembira (Jumbara) ke-1 tingkat ProvinsiKaltara di Nunukan, Senin (18/9).
Dalamsambutannya, Gubernur mengajak para generasi muda untuk memiliki karakter yangtahan banting. Hal ini sejalan dengan Tema yang diambil, 'Pandai, Manusiawi danTangguh'. "Saya berharap, acara yang seperti ini, dapat membentuk karaktergenerasi muda Kaltara," kata Gubernur.
Gubernurpun mengakui, sangat senang bertemu dengan peserta Jumbara. Sebab, di dalam benakgenerasi muda selalu ada semangat yang membara. Karena itu, Gubernur mengajakseluruh peserta dapat menanamkan semangat itu untuk hal yang positif, khususnyauntuk berkontribusi membangun bangsa khususnya Kaltara. "Saya sangatsenang bisa bertemu dengan generasi muda, calon pemimpin masa depan. Saya salutdengan PMI yang ikut berkontribusi membangun bangsa," jelasnya.
Iriantomengatakan, saat ini bangsa Indonesia sedang mengalami situasi yang begitukompleks. Perubahan yang sering terjadi tanpa diduga, memaksa tiap sumberdayamanusia yang dituntut kompetitif. "Saya ingin mengutip ucapan PresidenJoko Widodo, dewasa ini bangsa kita mengalami situasi yang kompleks. Perubahanyang sering tidak terduga, yang memaksa kita untuk bersaing bagi kita denganbangsa lain," tambahnya.
Sehingga,Sumberdaya Manusia (SDM) di Indonesia, khususnya Kaltara harus bergerak cepat,untuk meningkatkan kapasitasnya. Sebab jika tidak bergerak cepat, tentu membuatIndonesia akan ketinggalan dari bangsa lain. "Begitu pun Kaltara, kita harus mampu bergerak cepat. Agarpembangunan di kawasan perbatasan dapat berjalan dengan baik dan tidakketinggalan dari daerah lainnya," terangnya.
Karena itu, melalui peringatan HUT PMI ke-72 ini, Irianto terus mengajakseluruh elemen masyarakat dan generasi muda untuk dapat bergerak cepat. Sebabmajunya sebuah daerah bukan terlihat dari besar kecilnya daerah, atau kaya ataumiskin. Tetapi akan terlihat dari apakah daerah tersebut mampu bergerak cepatatau tidak. "Mari bergerak cepat, untuk membangun Kaltara yangsejahtera," tuntas Irianto.
Pewarta :
Editor:
Firsta Susan Ferdiany
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
