Hoaks begal Warteg tertangkap

id Begal tertangkap hoals,Begal warteg clurit,Hoax begal tertangkap,Hoaks begal tertangkap,Hoaks begal warteg,Hoaks warung tegal,Hoax warung tegal

Hoaks begal Warteg tertangkap

Hoaks begal tertangkap yang banyak dibagikan di medsos

Jakarta (ANTARA) - Polisi memastikan berita tertangkapnya dua dari tiga begal di Warung Tegal Warteg Mamoka Jakarta Selatan yang beredar di media sosial adalah hoaks.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Andi Sinjaya Ghalib di Jakarta, Rabumembantahnya.

"Ini dulu ditangkap sama Krimum Selatan di Lampung, pelaku tersebut baru keluar Lapas 1,5 bulan setelah menjalani hukuman kasus di Jaksel," kata Andi mengklarifikasi foto tersebut.

Sementara itu, Polsek Sektor Pesanggrahan, Polres Metro Jakarta Selatan telah mengidentifikasi tiga pelaku begal di Warung Tegal (Warteg) Mamoka Bahari dan kini tengah memburu para pelaku yang aksinya terekam kamera CCTV.

Begal terekam CCTV
"Dari hasil pemeriksaan dii TKP dan keterangan saksi, pelaku telah berhasil diidentifikasi dan sekarang sedang dicari untuk ditangkap," kata Kapolsek Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kompol Sukadi di Jakarta, Selasa.

Peristiwa pembegalan terjadi Selasa sekitar pukul 01.00 WIB di Warteg Mamoka Bahari Jalan Ciledug Raya, RT 1/RW 1, Petukangan Utara, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Aksi pembegalan tersebut terekam kamera CCTV di Warteg Mamoka Bahari, saat itu satu orang pembeli jadi sasaran begal ketiga pelaku.

"Pada saat korban sedang makan di warteg tiba-tiba datang tiga orang dengan mengendarai motor turun ke warteg dan mendatangi korban lalu mengancam menggunakan sajam celurit," kata Sukadi.

Para pelaku, lanjut Sukadi, memaksa korban untuk menyerahkan barang barang miliknya, karena berada di bawah ancaman korban memberikan barang-barangnya kemudian pelaku kabur meninggalkan korban dengan menggunakan motor.

"Pelaku merampas barang milik korban satu unit ponsel dan uang tunai senilai Rp950 ribu dari korban," kata Sukadi.

Dalam rekaman CCTV, korban terdengar memohon KTP jangan dibawa.

Sukadi mengatakan, anggota Polsek Pesanggrahan telah menerima laporan tersebut dan langsung pengecekan serta olah tempat kejadian perkara, lalu mencari informasi dari saksi serta memeriksa CCTV.

Baca juga: Tiga begal di Warteg terekam CCTV

Baca juga: Sidang pelajar bunuh begal karena mau perkosa pacarnya


Pewarta :
Editor : Iskandar Zulkarnaen
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar