Anies terpilih jadi Wakil Ketua C40 Cities

id Anies Baswedan ,Wakil ketua C40

Anies terpilih jadi Wakil Ketua C40 Cities

terpilih jadi anggota Komite Pengarah C40

Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Gubernur Tokyo, Yuriko Koike, terpilih menjadi anggota Komite Pengarah atau setingkat Wakil Ketua C40Citiesdengan tugas memberikan arahan strategis mengatasi krisis iklim untuk jaringan global 97 kota dunia.

Dalam keterangan tertulis Pemprov DKI Jakarta, Sabtu, usai dipilih menjadi anggota Komite Pengarah C40Cities setingkat wakil ketua, yang ditetapkan di London, Jumat (4/11) lalu, Anies menyatakan pihaknya ingin bekerja sama dengan berbagai pihak sebagai upaya untuk perbaikan iklim.

Baca juga:Rangkaian demo warnai Jakarta, Anies batal ke Denmark

"Jakarta bertekad memperluas jangkauan C40 untuk bekerja sama dengan kota dan para pemangku kepentingan lainnya, dalam rangka memenuhi tujuan dari implementasi aksi iklim yang transformatif, mengacu pada Perjanjian Paris (Paris Agreement)," kata Anies dalam keterangan itu.

Perkembangan terkini, lanjut Anies, di kawasan Asia Timur, Tenggara dan Oseania telah menciptakan peluang yang belum pernah terjadi sebelumnya, yakni kolaborasi bersama generasi muda, sektor swasta, pemerintah nasional, serta mitra non-pemerintah lokal maupun internasional.

Baca juga:Wali kota Paris ikut kecam pembakaran hutan Amazon

Di masa pandemi COVID-19 ini, dalam pernyataan itu juga, Anies dan Koike juga akan bekerja sama dan mendukung para wali kota anggota C40 untuk mendorong pemulihan ekonomi kota akibat dampak pandemi COVID-19, melalui pendekatan yang ramah lingkungan dan berkeadilan, serta penanganan krisis iklim.

Di Jakarta sendiri, dijelaskan keterangan itu, upaya perbaikan kualitas udara agar lebih bersih dan bebas polusi telah dilakukan. Di mana pada September 2020, Anies turut mendukung peluncuran program Kemitraan Udara Bersih (Clean Air Partnership) di Jakarta untuk menangani polusi udara dan meningkatkan kesadaran akan dampaknya bagi kesehatan.

Kemudian, terkait kebijakan penanganan pencemaran udara, Pemprov DKI Jakarta telah mengesahkan Peraturan Gubernur Nomor 66 Tahun 2020 tentang Uji Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor pada bulan Juli 2020 dan saat ini sedang menyusun revisi terkait Baku Mutu Emisi Sumber Tidak Bergerak dan revisi ISPU dengan memasukkan parameter PM 2,5 di dalam perhitungan.

Baca juga:Jakarta tuan rumah C40 Cities Climate Action Planning Programme

Sebelumnya, pada bulan Agustus 2019 lalu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga telah mengeluarkan Instruksi Gubernur Nomor 66 tetang Pengendalian Kualitas Udara, di mana terdapat tujuh aksi untuk mengendalikan pencemaran udara.

Pengembangan fasilitas untuk mendukung penggunaan kendaraan bebas emisi seperti sepeda dan bus listrik, juga terus diupayakan di mana pesepeda menempati prioritas kedua sebagai pengguna jalan setelah pejalan kaki.

"Sehingga pembangunan jalur sepeda juga menjadi prioritas sejak 2019. Saat ini sepanjang 78,4 kilometer jalur sepeda telah dibangun pada 22 ruas jalan, dari total target pembangunan mencapai 500 kilometer pada 2030," ujar Anies dalam keterangan itu.

C40 Cities merupakan jaringan yang menghubungkan 97 kota besar dunia yang telah berkomitmen untuk mengambil langkah-langkah progresif terkait perubahan iklim, untuk masa depan lingkungan kota yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. C40 mewakili lebih dari 700 juta warga di dunia dan seperempat ekonomi global.

Para pemimpin kota anggota C40 berkomitmen untuk mewujudkan tujuan utama Kesepakatan Paris di tingkat lokal, sekaligus untuk menciptakan udara bersih untuk warga kota.

Ketua C40 saat ini adalah Walikota Los Angeles, Eric Garcetti, dan Michael R. Bloomberg yang pernah menjabat sebagai Walikota New York selama tiga periode berperan sebagai Dewan Presiden C40.
Kegiatan C40 didukung oleh tiga penyandang dana strategis: Bloomberg Philanthropies, Children’s Investment Fund Foundation (CIFF) dan Realdania. Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Ganet Dirgantara

Pewarta :
Editor : Iskandar Zulkarnaen
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar