Tiga PDP di Tarakan meninggal dunia
Senin, 4 Mei 2020 20:07 WIB
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kaltara, Agust Suwandy
Tarakan (ANTARA) - Sebanyak tiga orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Tarakan meninggal dunia yakni seorang perempuan inisial MH (68), laki – laki inisial RT (44) dan laki – laki TF (39).
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kaltara, Agust Suwandy dalam siaran pers diterima di Tarakan, Senin mengatakan bahwa pasien MH meninggal pada hari Minggu (03/05) pukul 00.15 Wita pernah dirawat Rumah Sakit Petra Medika kemudian dirujuk di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan dan tidak ada riwayat bepergian tapi ada penyakit penyerta TBC, stroke ringan dan pneumonia yang menunjukan sebagai PDP.
Kemudian pasien RT meninggal pada hari Minggu (03/05) pukul 11.00 Wita di RSUD Tarakan dirawat seminggu yang lalu sebagai PDP dan riwayat bepergian dari Kalimantan Tengah (Kalteng) ada penyakit infeksi akut dan adanya pneumonia,
Selanjutnya pasien TF meninggal Senin (04/05) pukul 11.53 Wita di RSUD Tarakan dan pernah menjalani perawatan selama satu minggu sebagai PDP di RSUD Tarakan ada infeksi akut dan pneumonia.
"Telah disampaikan bahwa pemakaman jenazah telah mengikuti protokol yang telah ditetapkan untuk COVID-19,” kata Agust.
Saat ini pasien positif COVID-19 di Kaltara sebanyak 130 orang, yang menyebar di Nunukan sebanyak 36 orang, Malinau ada 22 orang, Bulungan ada 37 orang dan Tarakan sebanyak 35 orang. Pasien positif COVID-19 yang meninggal satu orang.
Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 150 orang, di Tarakan 98 orang, Malinau ada enam orang, Nunukan ada 17 orang, Tana Tidung ada empat dan Bulungan 25 orang.
Kemudian Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 633 orang, yang tersebar di Tarakan 311 orang, Malinau ada 54 orang, Nunukan ada 77 orang, Tana Tidung ada 17 orang dan Bulungan 178 orang.
Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 25 orang, di Tarakan ada tiga orang, Malinau ada empat orang, Nunukan ada dua orang dan Bulungan ada 16 orang.
Baca juga: Gugus Tugas: Batasi keluar rumah untuk hentikan COVID-19
Baca juga: Sejumlah provinsi alami perlambatan COVID-19 pasca-penerapan PSBB
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kaltara, Agust Suwandy dalam siaran pers diterima di Tarakan, Senin mengatakan bahwa pasien MH meninggal pada hari Minggu (03/05) pukul 00.15 Wita pernah dirawat Rumah Sakit Petra Medika kemudian dirujuk di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan dan tidak ada riwayat bepergian tapi ada penyakit penyerta TBC, stroke ringan dan pneumonia yang menunjukan sebagai PDP.
Kemudian pasien RT meninggal pada hari Minggu (03/05) pukul 11.00 Wita di RSUD Tarakan dirawat seminggu yang lalu sebagai PDP dan riwayat bepergian dari Kalimantan Tengah (Kalteng) ada penyakit infeksi akut dan adanya pneumonia,
Selanjutnya pasien TF meninggal Senin (04/05) pukul 11.53 Wita di RSUD Tarakan dan pernah menjalani perawatan selama satu minggu sebagai PDP di RSUD Tarakan ada infeksi akut dan pneumonia.
"Telah disampaikan bahwa pemakaman jenazah telah mengikuti protokol yang telah ditetapkan untuk COVID-19,” kata Agust.
Saat ini pasien positif COVID-19 di Kaltara sebanyak 130 orang, yang menyebar di Nunukan sebanyak 36 orang, Malinau ada 22 orang, Bulungan ada 37 orang dan Tarakan sebanyak 35 orang. Pasien positif COVID-19 yang meninggal satu orang.
Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 150 orang, di Tarakan 98 orang, Malinau ada enam orang, Nunukan ada 17 orang, Tana Tidung ada empat dan Bulungan 25 orang.
Kemudian Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 633 orang, yang tersebar di Tarakan 311 orang, Malinau ada 54 orang, Nunukan ada 77 orang, Tana Tidung ada 17 orang dan Bulungan 178 orang.
Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 25 orang, di Tarakan ada tiga orang, Malinau ada empat orang, Nunukan ada dua orang dan Bulungan ada 16 orang.
Baca juga: Gugus Tugas: Batasi keluar rumah untuk hentikan COVID-19
Baca juga: Sejumlah provinsi alami perlambatan COVID-19 pasca-penerapan PSBB
Pewarta : Redaksi
Editor : Susylo Asmalyah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jangan panik, virus ini sudah terdeteksi di Indonesia dan kenali gejala HMPV
07 January 2025 23:57 WIB, 2025
Hoaks! Surat Edaran Kemenkes wajibkan masker mulai 15 Desember 2023
18 December 2023 14:57 WIB, 2023
Presiden sebut Pemerintah belum putuskan imbau pakai masker soal COVID-19
16 December 2023 8:39 WIB, 2023
Catatan Ilham Bintang - Jumpa Farhan Faris, TikToker tampan yang dapat berkah dari Pandemi COVID-19
10 June 2023 6:18 WIB, 2023
Terpopuler - Kesehatan
Lihat Juga
Pemprov Kaltara Usulkan Pembangunan Rumah Sakit Tipe B di Tanjung Selor ke DPR
29 November 2025 21:13 WIB
Kader Kesehatan di Desa Ujung Tombak Mendeteksi Dini Masalah Kesehatan Ibu dan Anak
11 November 2025 7:25 WIB