Nunukan (ANTARA) - Menghadapi pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur pada pilkada serentak 2020, maka KPU Kalimantan Utara akan merekrut relawan demokrasi dengan harapan meningkatkan partisipasi pemilih di tengah pandemi COVID-19 ini.

Jumlah relawan demokrasi yang akan direkrut sebanyak 80 orang setiap kabupaten/kota yang akan disebar pada seluruh kelurahan/desa selama tiga bulan sebelum hari H pencoblosan, sebut Ketua KPU Kaltara, Suryanata Al Islami di Nunukan, Jumat.

Ia menyadari, pandemi COVID-19 ini bakal mempengaruhi minat pemilih untuk menggunakan hak pilihnya pada pilkada serentak baik pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur maupun Bupati-Wakil Bupati.

di Kalimantan Utara sendiri, akan digelar pilkada serentak untuk pemilihan GUbernur-Wakil Gubernur juga Bupati-Wakil Bupati pada empat kabupaten yakni Nunukan, Bulungan, Malinau dan Tana Tidung.

Suryanata menjelaskan, pada pemilihan Presiden-Wakil Presiden dan legisltif partisipasi pemilih di Kalimantan Utara sebesar 79 persen lebih atau melampui target nasional yang dipatok hanya 77 persen.

Keberadaan relawan demokrasi ini nantinya, minimal partisipasi pemilih sama dengan pilpres dan pileg. Sebab, pandemi COVID-19 ini memang menjadi tantangan bagi penyelenggara pemilu untuk mengajak masyarakat wajib pilih menggunakan hak suaranya.

"Relawan demokrasi ini kita harapkan mampu meningkatkan partisipasi pemilih pada pilkada serentak 2020 ini atau minimal sesuai capaian pada pilpres dan pileg 2019 lalu," ucap Ketua KPU Kaltara.

Jumlah relawan demokrasi yang akan direkrut secara keseluruhan mencapai 400 orang pada lima kabupaten/kota dimana keberadaannya akan mengsosialisasikan pilkada serentak 2020 ini secara masif kepada masyarakat khusus wajib pilih.  

 

Pewarta : Redaksi
Editor : Rusman
Copyright © ANTARA 2024