Gubernur: Potensi wisata Desa Mara Satu harus dikembangkan
Minggu, 9 Mei 2021 20:46 WIB
Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang. Dokumen Diskominfo Pemprov Kaltara.
Tarakan (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang mendukung keinginan Pemerintah Desa Mara Satu Kecamatan Tanjung Palas Barat, Kabupaten Bulungan untuk menjadi salah satu desa wisata di Kaltara.
Zainal di Tanjung Selor, Minggu mengatakan potensi wisata budaya daerah yang memiliki lamin (rumah adat panjang khas Dayak) itu harus dikembangkan.
"Kita mendukung Desa Mara Satu ini ditingkatkan jadi desa wisata karena desa ini memang punya potensi yang cukup memungkinkan,” kata Zainal.
Menurutnya kekayaan budaya yang dimiliki Desa Mara Satu mempunyai daya tarik wisatawan.
Sebab Mara Satu merupakan salah satu ikon kultural masyarakat Dayak Kenyah Lepu Tau.
Selain potensi obyek wisata budaya, juga memiliki potensi wisata alam karena daerahnya memiliki pemandangan yang indah.
Kawasan ini terletak di pinggir Sungai Kayan dan berjarak sekitar 50 Km dari Tanjung Selor.
“Di sini juga ada goa dan air terjun. Artinya banyak potensi yang bisa dimaksimalkan,” kata Zainal.
Di tengah keterbatasan fiskal daerah akibat pandemi COVID-19, Pemprov Kaltara siap membantu Pemkab Bulungan dalam merealisasikan keinginan Pemdes Mara Satu tersebut. "Untuk infrastruktur akan kita bantu bupati,” tegas dia.
Sementara itu, Bupati Bulungan Syarwani mengapresiasi dukungan Pemprov Kaltara dalam mengembangkan potensi pariwisata di Bumi Tenguyun.
Menurut Syarwani, sektor tematik pembangunan dapat menjadi pengungkit utama dalam upaya mengakselerasi pemulihan ekonomi di tengah pandemi.
"Kita menyambut baik niat pak gubernur yang ingin menjadikan Desa Mara Satu ini sebagai desa wisata yang ada di Kabupaten Bulungan,” katanya.
Dia mengungkapkan secara birokrasi penetapan Mara Satu sebagai desa wisata bakal di proses oleh Pemda.
“Saya sebagai kepala daerah mendukung sepenuhnya. Penetapan yang disampaikan dari kepala desa nantinya akan berjenjang sampai ke tingkat kabupaten untuk kita tetapkan Desa Mara Satu ini sebagai desa wisata,” terangnya.
Ditambahkannya, untuk memudahkan aktivitas pariwisata, peningkatan kualitas sarana dan prasarana tentu menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan.
“Untuk bisa memaksimalkan serta mengoptimalkan desa wisata ini nantinya akses menjadi bagian yang tak kalah penting. Alhamdulillah tadi pak gubernur juga siap membantu kita,'' kata Zainal.
Baca juga: Gubernur minta potensi wisata Malinau dioptimalkan
Baca juga: Kaltara janji percantik situs PD II di Tarakan sebagai wisata sejarah
Zainal di Tanjung Selor, Minggu mengatakan potensi wisata budaya daerah yang memiliki lamin (rumah adat panjang khas Dayak) itu harus dikembangkan.
"Kita mendukung Desa Mara Satu ini ditingkatkan jadi desa wisata karena desa ini memang punya potensi yang cukup memungkinkan,” kata Zainal.
Menurutnya kekayaan budaya yang dimiliki Desa Mara Satu mempunyai daya tarik wisatawan.
Sebab Mara Satu merupakan salah satu ikon kultural masyarakat Dayak Kenyah Lepu Tau.
Selain potensi obyek wisata budaya, juga memiliki potensi wisata alam karena daerahnya memiliki pemandangan yang indah.
Kawasan ini terletak di pinggir Sungai Kayan dan berjarak sekitar 50 Km dari Tanjung Selor.
“Di sini juga ada goa dan air terjun. Artinya banyak potensi yang bisa dimaksimalkan,” kata Zainal.
Di tengah keterbatasan fiskal daerah akibat pandemi COVID-19, Pemprov Kaltara siap membantu Pemkab Bulungan dalam merealisasikan keinginan Pemdes Mara Satu tersebut. "Untuk infrastruktur akan kita bantu bupati,” tegas dia.
Sementara itu, Bupati Bulungan Syarwani mengapresiasi dukungan Pemprov Kaltara dalam mengembangkan potensi pariwisata di Bumi Tenguyun.
Menurut Syarwani, sektor tematik pembangunan dapat menjadi pengungkit utama dalam upaya mengakselerasi pemulihan ekonomi di tengah pandemi.
"Kita menyambut baik niat pak gubernur yang ingin menjadikan Desa Mara Satu ini sebagai desa wisata yang ada di Kabupaten Bulungan,” katanya.
Dia mengungkapkan secara birokrasi penetapan Mara Satu sebagai desa wisata bakal di proses oleh Pemda.
“Saya sebagai kepala daerah mendukung sepenuhnya. Penetapan yang disampaikan dari kepala desa nantinya akan berjenjang sampai ke tingkat kabupaten untuk kita tetapkan Desa Mara Satu ini sebagai desa wisata,” terangnya.
Ditambahkannya, untuk memudahkan aktivitas pariwisata, peningkatan kualitas sarana dan prasarana tentu menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan.
“Untuk bisa memaksimalkan serta mengoptimalkan desa wisata ini nantinya akses menjadi bagian yang tak kalah penting. Alhamdulillah tadi pak gubernur juga siap membantu kita,'' kata Zainal.
Baca juga: Gubernur minta potensi wisata Malinau dioptimalkan
Baca juga: Kaltara janji percantik situs PD II di Tarakan sebagai wisata sejarah
Pewarta : Susylo Asmalyah
Editor : Iskandar Zulkarnaen
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wakil Bupati Tekankan Sinergi dan Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Bencana di Bulungan
06 November 2025 16:12 WIB
Gubernur Kaltara Ajak Pengusaha Muda Kembangkan Potensi Ekonomi Daerah
22 January 2025 13:43 WIB, 2025
Pollymaart Himbau Waspadai Potensi Konflik Usai Pilkada Serentak 2024
02 December 2024 18:35 WIB, 2024
Tertarik Potensi Kaltara, Investor Korsel Tawarkan Teknologi Baterai
06 October 2024 12:48 WIB, 2024
Terpopuler - Ekonomi & Teknologi
Lihat Juga
Catatan Ana Sriekaningsih: Local Currency Settlement (LCT) Menuju Kemandirian Ekonomi Nasional
30 January 2026 8:00 WIB
Telkomsel di Kalimantan Sukses Kawal Lonjakan Trafik 15,16% Selama Libur Natal dan Tahun Baru
14 January 2026 19:31 WIB
Perkuat Transformasi Digital, Transaksi Digital Pegadaian Tumbuh Empat Kali Lipat Sepanjang 2025
08 January 2026 16:07 WIB