Waspada dampak El Nino
Selasa, 1 Agustus 2023 6:11 WIB
Waspada Dampak El Nino (dkisp)
Tanjung Selor (ANTARA) - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kalimantan Utara (Kaltara) mengikuti rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), H.M. Tito Karnavian bersama Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati secara virtual dari ruang rapat lantai 3, Gedung Kantor Gubernur Kaltara, Senin (30/7).
Pada kesempatan tersebut Mendagri memberikan arahannya terkait penekanan laju inflasi serta mewaspadai dampak El Nino/Kemarau di seluruh Indonesia.
“Kita bersiap menghadapi El Nino dimulai Agustus hingga Oktober, walaupun Kaltara tidak se-ekstrim provinsi lainnya, namun kita tetap perlu menyiapkan diri. Di Kaltara ada dua daerah yang sensitif yaitu Tarakan dan Nunukan terutama daerah-daerah kepulauan yang masih mengandalkan curah hujan dalam memenuhi baku air bersihnya,” kata Saiful Djamal Analis Kebijakan Ahli Madya Biro Perekonomian, Setprov Kaltara.
Sementara untuk Bulungan, Tana Tidung dan Malinau masih tergolong aman karena memiliki sumber baku air bersih yang melimpah dari aliran sungai.
“Kecuali yang belum terlayani PDAM. Saya kira Bulungan, KTT, Malinau relatif aman, hanya pulau Tarakan dan pulau Nunukan yang memang secara jumlah penduduk juga lebih besar,” tambahnya.
Terkait penekanan inflasi menurutnya Kaltara selalu masuk dalam 10 besar daerah inflasi terendah sebesar 2,9 persen dibawah rata-rata nasional sebesar 3,5 persen.
“Untuk komoditas-komoditas yang bisa kita budidaya di Kaltara seperti cabe, yang tahun lalu sudah Pak Gubernur galakan dan itu memang berdampak menekan harga cabe. Yang bisa kita budidayakan kita dorong seperti cabe dan tomat serta buah dan sayur lainnya,” tambahnya.
Kemendagri dan Kemenkeu juga untuk kali pertama memberikan reward dalam bentuk Dana Fiskal atau dulu disebut Dana Insentif Daerah kepada pemerintah daerah tingkat I dan II yang berhasil menekan laju inflasi di daerahnya berdasarkan indikator-indikator yang ditetapkan pemerintah pusat. (dkisp)
Baca juga: Gubernur sebut peluang bisnis properti di Bulungan cukup menjanjikan
Baca juga: Usung Konsep Perumahan Modern, Gubernur Sebut Bisnis Properti Cukup Prospektif
Baca juga: Pengurus DPP KPM Bone Provinsi, DPK KPM Bone Bulungan dan IWK Kaltara Resmi Dilantik
Baca juga: Pemprov Kaltara ajak Pelajar di Tanjung Selor Menabung Sejak Dini
Baca juga: Pembukaan Kerjurnas IV Domino Indonesia 2023 di Kaltara
Pada kesempatan tersebut Mendagri memberikan arahannya terkait penekanan laju inflasi serta mewaspadai dampak El Nino/Kemarau di seluruh Indonesia.
“Kita bersiap menghadapi El Nino dimulai Agustus hingga Oktober, walaupun Kaltara tidak se-ekstrim provinsi lainnya, namun kita tetap perlu menyiapkan diri. Di Kaltara ada dua daerah yang sensitif yaitu Tarakan dan Nunukan terutama daerah-daerah kepulauan yang masih mengandalkan curah hujan dalam memenuhi baku air bersihnya,” kata Saiful Djamal Analis Kebijakan Ahli Madya Biro Perekonomian, Setprov Kaltara.
Sementara untuk Bulungan, Tana Tidung dan Malinau masih tergolong aman karena memiliki sumber baku air bersih yang melimpah dari aliran sungai.
“Kecuali yang belum terlayani PDAM. Saya kira Bulungan, KTT, Malinau relatif aman, hanya pulau Tarakan dan pulau Nunukan yang memang secara jumlah penduduk juga lebih besar,” tambahnya.
Terkait penekanan inflasi menurutnya Kaltara selalu masuk dalam 10 besar daerah inflasi terendah sebesar 2,9 persen dibawah rata-rata nasional sebesar 3,5 persen.
“Untuk komoditas-komoditas yang bisa kita budidaya di Kaltara seperti cabe, yang tahun lalu sudah Pak Gubernur galakan dan itu memang berdampak menekan harga cabe. Yang bisa kita budidayakan kita dorong seperti cabe dan tomat serta buah dan sayur lainnya,” tambahnya.
Kemendagri dan Kemenkeu juga untuk kali pertama memberikan reward dalam bentuk Dana Fiskal atau dulu disebut Dana Insentif Daerah kepada pemerintah daerah tingkat I dan II yang berhasil menekan laju inflasi di daerahnya berdasarkan indikator-indikator yang ditetapkan pemerintah pusat. (dkisp)
Baca juga: Gubernur sebut peluang bisnis properti di Bulungan cukup menjanjikan
Baca juga: Usung Konsep Perumahan Modern, Gubernur Sebut Bisnis Properti Cukup Prospektif
Baca juga: Pengurus DPP KPM Bone Provinsi, DPK KPM Bone Bulungan dan IWK Kaltara Resmi Dilantik
Baca juga: Pemprov Kaltara ajak Pelajar di Tanjung Selor Menabung Sejak Dini
Baca juga: Pembukaan Kerjurnas IV Domino Indonesia 2023 di Kaltara
Pewarta : DKISP
Editor : Iskandar Zulkarnaen
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gubernur Kaltara Segera Terbitkan Edaran Tentang Larangan Gratifikasi Jelang Hari Raya
27 February 2026 18:57 WIB
Binrohtal Polda Kaltara, Fondasi Spiritual Personel dalam Pengabdian Tugas Kepolisian
26 February 2026 14:30 WIB
Dishub Kaltara Gelar Inspeksi Keselamatan Angkutan di Terminal Damri Tanjung Selor
25 February 2026 17:05 WIB
BKD Pastikan Pelantikan Pejabat Sudah Sesuai Regulasi dan Persetujuan BKN
21 February 2026 20:46 WIB
Ada OPD Berubah Nomenklatur, Gubernur Kaltara Lantik dan Kukuhkan 86 Pejabat
21 February 2026 7:16 WIB
Gubernur Kaltara Harapkan Program Pokir DPRD Dapat jadi Instrumen Pembangunan
11 February 2026 8:11 WIB
Terpopuler - Lingkungan Hidup
Lihat Juga
M4CR Perkuat Sinergi Pemerintah dan Desa dalam Konsolidasi DMPM di Kaltara
24 December 2025 8:10 WIB
Pemkab Bulungan dan WRI Indonesia Tindaklanjuti Kerjasama Program Lingkungan dan Pertanian Berkelanjutan
24 October 2025 11:28 WIB
Delegasi Sri Lanka ke Kaltara Mempelajari Upaya Rehabilitasi Ekosistem Mangrove
27 August 2025 18:46 WIB
KKN-PPM UGM bersama Pertamina EP Tarakan dan Lantamal XIII Tanam 1000 Mangrove
04 July 2025 17:58 WIB